Ladiestory.id » Parenting » 10 Makanan Untuk Menambah Berat Badan Janin Selama Kehamilan

10 Makanan Untuk Menambah Berat Badan Janin Selama Kehamilan

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 03:00:00
Durasi baca: 3 menit, 40 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

 10 Makanan Untuk Menambah Berat Badan Janin Selama Kehamilan

Berat badan janin dalam kandungan menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian para dokter dan juga orang tua. Hal ini menentukan optimal atau tidaknya tumbuh kembang janin.

Jika berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan berat badan janin masih kurang dan masih perlu ditambah sesuai grafik yang dianjurkan, Mama bisa mendapatkannya melalui konsumsi makanan yang tepat.

Bukan berarti harus makan dengan porsi dobel ya, Ma. Utamakan kualitas dan bukan kuantitas saja.

Baca juga: Kata Siapa Badan Mungil Cuman Bisa Pakai Outfit Itu-Itu Aja, Lihat Dulu 4 Fashion Hacks Ini

Memilih asupan yang padat gizi akan membantu meningkatkan berat badan janin tanpa berlebihan. Nah, dirangkum Popmama.com , berikut 10 makanan yang bisa Mama konsumsi untuk menambah berat badan janin selama kehamilan:

1. Ubi jalar

Unsplash/Hanson Lu

Ubi jalar mengandung serat, kalium, vitamin C, vitamin B6, zat besi, tembaga, dan beta-karoten. Kehadiran antioksidan beta-karoten dalam ubi jalar akan dikonversi menjadi vitamin A oleh tubuh.

Nah, vitamin A sangat penting untuk kulit, tulang, dan mata janin. Ubi jalar juga dapat membantu meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh. Ubi jalar bisa diolah dengan berbagai cara, mulai dari ditumbuk, dibakar, direbus, atau digoreng.

2. Kacang-kacangan

Freepik/gdolgikh

Lentil dan kacang-kacangan penuh dengan zat besi dan protein. Dengan mengonsumsi asupan ini, Mama akan mendapatkan cukup serat, folat dan kalsium.

Manfaat ini juga bisa didapat jika Mama adalah seorang vegetarian. Kacang-kacangan membantu memberikan Mama tambahan mineral yang tak bisa Mama dapatkan dari asupan non-vegetarian seperti daging.

Baca juga: Badan Gampang Memar, Ternyata Tubuh Kekurangan Vitamin Ini!

Selain itu, kacang juga kaya akan seng, yang membantu mengurangi risiko persalinan lama, bayi berat lahir rendah, atau kelahiran prematur.

3. Jeruk

Freepik/spkphotostock

Mulailah hari Mama dengan segelas jus jeruk segar dan tingkatkan vitamin C, kalium, dan folat dalam tubuh. Asam folat sangat penting dalam proses kehamilan.

Dengan memenuhi kebutuhan nutrisi harian asam folat sehari-hari, Mama membantu mengurangi risiko janin terkena cacat lahir.

Buah jeruk juga membantu menjaga kesehatan tubuh Mama secara keseluruhan, menyeimbangkan metabolisme, dan fungsi otot secara keseluruhan. Berat badan janin pun akan naik secara terkendali.

4. Yoghurt

Pixabay/ponce_photography

Kalsium, protein, vitamin B, seng dan nutrisi pembentuk tulang lainnya adalah nutrisi yang terkandung dalam yoghurt. Sebagai calon ibu, kebutuhan kalsium harian Mama adalah 1.000 mg, yang dapat Mama penuhi salah satunya dengan mengonsumsi yoghurt.

Baca juga: Makanan Sehat Ini Berbahaya Jika Nggak Dimasak Secara Benar

Selain menjaga kesehatan tulang dan gigi Mama, asupan kalsium yang cukup selama kehamilan juga mengurangi risiko persalinan prematur atau bayi lahir dengan berat rendah.

5. Sayuran berdaun hijau

Freepik/Narong27

Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, dan asparagus sarat dengan nutrisi penting dan antioksidan. Sayuran jenis ini pun sangat baik dikosumsi secara rutin oleh ibu hamil. Terutama di trimester pertama dan kedua, di mana janin sedang tumbuh secara optimal.

Dengan mengonsumsi sayuran berdaun hijau, Mama bisa mendapatkan kalsium, kalium, vitamin A, folat, dan serat harian.

Agar manfaatnya lebih maksimal, Mama bisa mengolah sayuran berdaun hijau dengan cara direbus atau dikukus.

6. Ikan salmon

Unsplash/David B Townsend

Apakah Mama doyan makan ikan? Jika ya, ada banyak manfaat yang bisa didapat. Terutama dari ikan dengan kandungan asam lemak omega 3 tinggi seperti salmon.

Baca juga: Resto Makanan Indonesia Terbaru Bergaya Jepang-Prancis Modern di Bali

Salmon adalah salah satu sumber terbaik asam lemak omega 3 dan protein. Asam lemak omega 3 sangat bermanfaat untuk pertumbuhan janin karena membantu perkembangan otak dan mata, serta memasok protein dalam jumlah yang dibutuhkan.

Namun saat mengonsumsinya, pastikan ikannya diolah dengan benar-benar matang sempurna, ya.

7. Telur

Unsplash/Wenping Wang

Telur adalah sumber protein, vitamin A, dan vitamin D, yang semuanya dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Telur juga menjadi salah satu makanan bergizi yang baik dikonsumsi selama hamil.

Telur juga kaya akan asam folat dan zat besi, yang mampu memperkuat selaput ketuban dan mencegah cacat lahir, serta mampu menambat berat badan janin.

8. Susu dan produk olahannya

Freepik/tirachardz

Asupan harian 200-500 ml susu per hari dapat membantu meningkatkan berat badan janin selama kehamilan. Susu mengandung protein dan kalsium dalam jumlah tinggi, yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.

Baca juga: 4 Diet yang Harus Dihindari untuk Menjaga Berat Badan Tetap Stabil

Susu segar bisa diminum langsung atau dibuat menjadi smoothie agar terasa lebih segar. Mama juga bisa mendapatkan manfaat dari susu melalui produk olahannya, termasuk dari keju dan es krim.

9. Daging ayam

Unsplash/Ella Olsson

Daging ayam juga menjadi salah satu makanan yang baik dikonsumsi ibu hamil guna meningkatkan berat badan janin. Daging tanpa lemak ini kaya akan protein yang mendorong perkembangan sel dan otot dalam tubuh.

Selain protein, daging ayam juga memiliki jumlah zat besi yang tinggi untuk  mengurangi risiko anemia pada Mama dan janin.

10. Kacang kedelai

Freepik/Rawpixel.com

Kedelai adalah sumber protein yang baik untuk para vegetarian dan dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk. Misalnya dari sari kedelai, tempe atau tahu. Kandungan zat besi yang tinggi dalam kedelai juga membantu mencegah anemia pada ibu hamil.

Untuk mengetahui apakah berat badan janin sudah sesuai atau belum, lakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan ya, Ma.

pregnancy second-trimester

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS

TRENDING ON PARENTING