?>
LADIESTORY.ID » COMMUNITY BLOG » LIFESTYLE » 5 RAGAM PERAYAAN NATAL UNIK YANG HANYA BISA DITEMUI DI INDONESIA

5 Ragam Perayaan Natal Unik yang Hanya Bisa Ditemui di Indonesia

Faradisa Maisarah
Kamis, 26 Desember 2019 | 10:30:25
Durasi baca: 2 menit, 58 detik
Dibaca: 4 kali
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

5 Ragam Perayaan Natal Unik yang Hanya Bisa Ditemui di Indonesia

Perayaan natal merupakan momen yang sering ditunggu-tunggu oleh umat Kristiani setiap tahunnya. Semua orang berantusias menyambut hari natal dengan membuat pohon natal, dan membeli kado natal bahkan berbelanja berbagai aksesoris serta fashion natal. Yah, perayaan natal memang sangat meriah terlebih waktunya yang berdekatan dengan tahun baru. Namun tahukah kamu dalam perayaan natal, ternyata ada banyak kota di Indonesia yang memeriahkan pesta natal dengan cara yang unik. Apa saja sih keunikan-keunikan tersebut? Yuk simak selengkapnya.

 

1. Wayang Kulit dari Yogyakarta

Baca juga: Tokoh Inspiratif Untuk Para Wanita Tangguh Di Indonesia

Sumber: Kaskus

Seperti yang sudah diketahui Yogyakarta adalah salah satu kota seni dan tradisi di Indonesia. Makanya nggak salah di setiap perayaan keagamaan dirayakan dengan seni tradisional. Saat perayaan Natal pastor atupun romo memimpin ibadah Natal dengan menggunakan bahasa Jawa Kromo Inggil. Bukan hanya itu saja biasanya pastor atau romo juga memilih menggunakan pakaian khas Yogyakarta seperti beskap ataupun blangkon.

Bukan hanya itu saja biasanya gelaran wayang kulit juga meramaikan Natal. Biasanya wayang kulit ini memiliki jalan cerita dengan tema “Kelahiran Yesus Kristus”.  Selain wayang kulit tradisi lain yang ada di Jogjakarta adalah saling berkunjung ke rumah sanak keluarga selayaknya saat Lebaran.

 

2. Ngejot dan penjor di Bali

Sumber: Tribun News

Walaupun kebanyakan masyarakat Bali beragam Hindu bukan berarti perayaan Natal dilakukan dengan tidak meriah. Di Bali saat menjelang Natal banyak gereja yang bersolek dengan hiasan penjor khas Bali. Selain penjor masih ada tradisi ngejot selama perayaan Natal.

Baca juga: Traveller, Ini Daftar 5 Penginapan dengan Kamar Unik untuk Staycation di Jakarta


Ngejot adalah tradisi berbagi makanan di masyarakat Bali. Saat Natal tiba biasanya warga nasrani memasak makanan khas Bali dan membagikan makanan tersebut ke tetangga yang beragam Hindu. Dua kebiasaan ini tentu saja bisa menjaga toleransi umat beragam karena mengajarkan saling menghargai.

 

3. Meriam bambu di Flores

Sumber: Tribun News

Petasan selalu hadir di tiap perayaan-perayaan besar mulai dari Lebaran, tahun baru, sampai Natal. Malam Natal di Flores juga diramaikan dengan suara dentuman meriam yang mirip dengan petasan. Berdasrkan budaya Manggarai dan Flores dentuman dipergunakan sebagai pemberitahuan untuk sebuah kemalangan. Namin saat ini dentuman meriam di malam Natal mengungkapkan kegembirian atas kelahiran Yesus Kristus. Selain meriam bambu, Natal dirayakan juga dirayakan dengan kompetisi membuat Kandang Natal.

 

Baca juga: Unik Banget Cara Mengikat Rambut ala Korea Bikin Pangling Tanpa Potong Rambut

4. Kunci taon di Manado

Sumber: Klik Hotel

Biasanya perayaan Natal baru mulai dirayakan tanggal 24 Desember namun di Manado ada yang berbeda. Natal di Manado dirayakan lebih dahulu. Sejak tanggal 1 Desember ibadah pra-Natal sudah dilaksanakan di gereja-gerja. Selain ibadah Natal, perayaan ini juga dihiasi dengan tradisi ziarah ke kuburan para kerabat dan makan bersama di sana.

Tak jarang warga Manado memberikan hiasan lampu hias di kuburan para kerabatnya. Puncak dari perayaan Natal di Manado biasanya jatuh di Minggu pertama Januari. Tradisi yang disebut dengan kunci taon akan menjadi penutup perayaan Natal di Manado. Biasanya di tradisi kunci taon ini warga melakukan pawai keliling dengan berbagai kostum yang lucu.

 

5. Rabo-rabo di Jakarta

Baca juga: Ini Dia! Daftar Online Shop Hijab Terbaik Di Indonesia

Sumber: Surat Kabar

Mungkin kamu yang tinggal di Jakarta juga belum mengetahui perayaan Natal Rabo-rabo. Perayaan Natal ini berlangsung di Kampung Tugu, Cilincing, Jakarta Utara. Rabo-rabo disebut-sebut sebagai tradisi yang sudah dilakuakn sejak ratusan tahun lalu. Tradisi ini berasal dari peninggalan orang Portugis, setelah selesai ibadah di geraja beberapa orang akan saling berkunjung ke rumah tetangga sambil diiringi musik.

Di penghujung acara setiap orang akan diberikan bedak warna-warni. Biasanya setiap orang mukanya akan dipenuhi dengan bedak warna-warni. Bedak ini menyimbolkan bentuk penebusan dosa dan saling memaafkan di penghujung tahun yang akan berlalu.

Seru dan unik bukan? Nah buat kamu yang lagi merayakan natal dan ingin menikmati keragaman budaya di berbagai kota atau propinsi di Indonesia, mungkin beberapa daftar di atas bisa jadi alternatif untuk kamu kunjungi. Selain berlibur kamu juga bisa mengenal budaya-budaya di daerah lain. Selamat menikmati hari natal, semoga liburanmu menjadi kesan bahagia.

 

Baca juga: Kartini Modern: Azalea Ayuningtyas bersama Du Anyam Bawa Anyaman Karya Perempuan Indonesia Timur Mendunia

Hari Natal Ucapan hari natal Perayaan Natal Fashion Natal Kado Natal

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS

TRENDING ON LIFESTYLE