?>
LADIESTORY.ID | COMMUNITY BLOG | HEALTH | ASI BOOSTER ALAMI UNTUK IBU MENYUSUI

ASI BOOSTER ALAMI UNTUK IBU MENYUSUI

Kd Mumpuni
Penulis: Kd Mumpuni
Durasi baca: 4 menit, 5 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

ASI BOOSTER ALAMI UNTUK IBU MENYUSUI

Buat para ibu - ibu yang reseh dengan kuantitas jumlah asi, tidak perku risau lagi yah. Karena menurut penelitian terbaru enam makanan ini dapat meningkatkan jumlah asi lowh dan ibu bisa memberikan asi ekslusif selama 6 Bulan atau bahkan 2 Tahun. Mau tahu makanan apa saja yang bisa menjadi booster alami untuk para busui. Berikut ini saya akan bahas 6 makanan yang bisa menjadi booster alami : 

Bayam : Bayam yang terkenal dengan nama ilmiah ya (Amaranthus spp) merupakan tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik namun sekarang tersebar ke seluruh dunia. Tumbuhan ini dikenal sebagai sayuran sumber zat besi yang penting bagi tubuh. Kandungan besi pada bayam relatif lebih tinggi daripada sayuran daun lain (besi merupakan penyusun sitokrom, protein yang terlibat dalam fotosintesis) sehingga berguna bagi penderita anemia.

Biji Chia : Chia seed merupakan jenis biji-bijian kecil yang berasal dari tanaman Salvia hispanica L. Tanaman ini tumbuh di Meksiko dan Amerika Selatan. Namun sekarang ini, chia seed sudah banyak masuk ke Indonesia dan menjadi salah satu makanan organik favorit. Rasa dari chia seed sendiri cenderung hambar. Kandungan nutrisi yang terdapat pada chia seed meliputi karbohidrat, protein, air, serat, asam lemak omega-3, asam lemak omega-6, dan sejumlah vitamin dan mineral seperti vitamin A dan B, kalsium, mangan, fosfor, selenium, kalium, zinc, zat besi, magnesium, dan tembaga. 

Baca juga: 5 Produk Colored Stone Frank & Co. Yang Cocok Dijadikan Mahar Pernikahan

Yoghurt : Yoghurt atau yogurt adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Yoghurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk sari kacang kedelai. Produksi modern saat ini didominasi susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat yang berperan dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan aroma unik pada yoghurt. Yoghurt tersedia dalam beraneka macam rasa, rasa alami, rasa buah, rasa vanilla, atau rasa cokelat juga populer.

Yoghurt dibuat melalui proses fermentasi menggunakan bakteri asam laktat pada temperatur yang dikontrol, disesuaikan dengan suhu optimum pertumbuhan bakteri.Yoghurt yang telah dipasteurisasi memiliki rentang hidup yang panjang dan tidak membutuhkan kulkas.

Yoghurt kaya akan protein, beberapa vitamin B, dan mineral yang penting. Yoghurt memiliki lemak setara dengan susu yang menjadi bahannya. Yoghurt bisa dikonsumsi orang yang alergi terhadap susu karena struktur laktosa yoghurt telah dirusak oleh bakteri. Yoghurt juga kaya dengan vitamin B.

Daun Katuk : Katuk (Sauropus androgynus) adalah spesies tumbuhan yang banyak terdapat di Asia Tenggara termasuk ke dalam genus sauropus dalam suku phyllanthaceae. Daun katuk dapat mengandung hampir 7% protein dan serat kasar sampai 19%. Daun ini kaya vitamin K, selain pro-vitamin A (beta-karotena), B, dan C. Mineral yang dikandungnya adalah kalsium (hingga 2,8%), besi, kalium, fosfor, dan magnesium. Warna daunnya hijau gelap karena kadar klorofil yang tinggi. 

Daun katuk dapat diolah seperti kangkung atau daun bayam. Ibu-ibu menyusui diketahui mengonsumsi daunnya untuk memperlancar keluarnya ASI. Perlu diketahui, daun katuk mengandung papaverina, suatu alkaloid yang juga terdapat pada candu (opium). Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti keracunan papaverin. Menurut dokter yang juga aktivis Pejuang ASI, Ameetha Drupadi, daun katuk mengandung banyak zat gizi seperti asam folat, Vitamin A, B, C. Di daun berwarna hijau ini mampu meningkatkan hormon prolaktin yang mampu membuat produksi ASI meningkat.

Baca juga: 5 Cara Memutihkan Kulit BayiAgar Halus dan Lembut dengan Bahan Alami


Ubi : Ubi adalah istilah untuk tanaman yang memiliki umbi atau bagian akar yang membesar dan bisa dijadikan makanan karena menumpuknya nutrisi di bagian ini. Walaupun orang Indonesia biasanya merujuk istilah ubi kepada ketela pohon. Menurut Livescience, satu buah ubi berukuran sedang (130 gr), memiliki kalori sebesar 100 kalori dengan nol kalori dari lemak. Berbagai studi menyarankan untuk meningkatkan konsumsi ubi jalar untuk mengurangi berbagai penyakit. 

Ikan Salmon : Salmon adalah jenis ikan dari famili Salmonidae. Ikan lain yang berada dalam satu famili dengan salmon adalah Trout. Perbedaan kedua jenis ikan tersebut antara lain: salmon bermigrasi, sedangkan trout hidup menetap. Salmon hidup di Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik.

Secara umum, salmon adalah spesies anadromous, yaitu spesies yang bermigrasi untuk berkembang biak. Salmon lahir di perairan air tawar, bermigrasi ke laut, lalu kembali ke air tawar untuk bereproduksi. Ada kepercayaan bahwa salmon selalu kembali ke tempat ia dilahirkan untuk berkembang biak. Penelitian menunjukkan demikian, tetapi mengapa hal itu terjadi dan bagaimana salmon dapat menyimpan memori tersebut masih merupakan misteri.

Ikan salmon termasuk salah satu ikan yang paling bergizi di dunia lho, karena merupakan salah satu sumber terbaik asam lemak omega -3, serta kaya akan vitamin dan juga protein yang berkualitas tinggi. Asam lemak omega-3 ini sangat penting bagi tubuh karena memiliki peranan yang sangat besar dalam menjaga kesehatan tubuh, dan merupakan lemak yang sangat istimewa serta sehat. 

Wah ternyata asi booster ya enak - enak semuanya yah dan mudah ditemukan baik di pasar tradisional maupun supermarket bahkan buat ibu yang malas belanja ke sekarang bisa klik - klik di toko online tinggal tunggu cantik pesanan pun datang. Tidak ada salahnya mencoba semua jenis makanan untuk memperbanyak jumlah asi. Owh ya, jangan lupa ya untuk menyusui kurang lebih 15 menit untuk satu payudara. Karena asi itu tidak berlimpah dengan sendirinya cara menyusui dan memompa asi saat malam hari terbukti dapat meningkatkan jumlah asi selain makan makanan yang bergizi. Selamat Mencoba ya Ibu. 

Baca juga: DIY Bahan Dapur Yang Bisa Menjadi Bahan Pelembut Pakaian

ASI BOOSTER BOOSTER ASI ASI

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

Related Posts

Trending On Health