?>
LADIESTORY.ID » FASHION & BEAUTY » ASK THE EXPERT: APAKAH USIA MUDA RAWAN MOISTURISER? PERLU ATAU TIDAK YA?

Ask The Expert: Apakah Usia Muda Rawan Moisturiser? Perlu atau Tidak Ya?

Rabu, 02 Oktober 2019 | 12:00:00
Durasi baca: 4 menit, 20 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Ask The Expert: Apakah Usia Muda Rawan Moisturiser? Perlu atau Tidak Ya?

Foto: Shutterstock.com


Masa sih bisa cepat tua kalau memakai skincare mama? Begitulah kira-kira kata anak baru gede kalau ingin menggunakan barang-barang cantik milik ortunya. Umur berapa sih yang paling pantes untuk menggunakan ini dan itu? Semakin banyak kebingungan tentang hal ini, semakin besar peluang produsen kosmetik untuk menawarkan yang belum tentu diperlukan oleh anak-anak usia remaja. 

Berdasarkan kesehatan dan usia jaringan, ada perbedaan mendasar antara usia jaringan wanita berusia 16, 20, 30, 40, 50, 60 tahun ke atas. Semuanya berbeda dari sisi bentuk dan juga ukurannya. Bentuk jaringan kulit akan memberitahukan apa saja yang harus kita lakukan untuk menjaga kulit wajah agar tetap sehat dan terjaga.

Baca juga: Tak Cuma Keren, Ini 5 Manfaat Olahraga Rock Climbing untuk Anak

Berbicara tentang kesehatan kulit wajah dan usia jaringannya, banyak keseruan yang bisa kita bahas bersama. Dari pengalaman saat pasien datang berkunjung ke klinik saya, pertama yang saya lakukan adalah Face Mapping terhadap wajah mereka, hal ini dikarenakan begitu banyak info di luar sana yang membuat banyak dari kita melakukan berbagai macam treatment dengan tujuan yang kita pun tidak terlalu paham apakah perlu melakukan perawatan tersebut atau tidak.

Apa sih Face Mapping itu? Perlu tidak?  Face Mapping merupakan teknik pengecekan wajah dengan melakukan scanning terhadap bagian dermis wajah untuk mendapatkan gambaran lebih akurat tentang apa yang terjadi dengan kulit pasien, apa jenis kulit luar dan dalamnya, keseimbangan air dan minyak yang ada di dalam kulit, serta produk yang terbaik untuk dipakai.

Informasi yang bisa didapat dari Face Mapping diantaranya :
1/ Usia jaringan / usia fisik dan usia jaringan itu berbeda.
2/ Apakah yang terjadi pada kulit yang sebenarnya.
3/ Apakah perawatan sebelumnya membantu dalam proses yang menjadi tujuan kita? 
4/ Apa saja yang terjadi pada kulit wajah kita, misalkan terjadi broken capillary atau   urat pecah akibat penggunaan produk yang terlalu keras terhadap kulit wajah. Biasanya cara wajah menolak adalah mengeluarkan benang-benang halus tersebut, jika berkepanjangan, benang-benang halus tersebut akan berubah menjadi merah tua.

Kesehatan kulit tentu saja perlu dijaga, semakin dini semakin baik. Begitu juga halnya menjaga kesehatan kulit dengan menggunakan moisturizer yang dilakukan oleh anak remaja. Tetapi pertanyaan yang sering dilontarkan adalah apakah perlu? Mulai kapan? apakah akan terjadi masalah nantinya?

Remaja tidaklah perlu menggunakan make up berlebihan, seperlunya saja. Tapi, meski tak menggunakan make up , bukan berarti kulit wajah remaja akan selalu halus saat di pegang. Bagi remaja aktif dengan berbagai kegiatan, wajah akan cendeung memiliki banyak sebum dan juga komedo. Sehingga kulit wajah dan kulit tubuh haruslah selalu dalam kondisi bersih. 

Dalam hal ini, usia tidak bisa menjadi patokan seseorang mulai start menggunakan pelembap. Tetapi kapan dan bagaimana penggunaan pelembap untuk kulit remaja, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan orang tua yang memiliki anak remaja:

1/ Kenali apa tipe kulit anak, mulailah perhatikan saat mereka mulai menunjukkan perubahan, jika anak perempuan saat mereka mulai mengalami menstruasi, sedangkan anak laki-laki saat mereka mulai nampak jerawat-jerawat kecil yang tumbuh.

2/ Jika anak memiliki kulit berminyak, maka langkah utama yang harus kita berikan adalah anjurkan untuk menggunakan pembersih wajah dan bantulah untuk memilih yang cocok dengan kulit wajahnya. Jika belum sempat konsultasi dengan pakar, maka cara mudah adalah mencoba over the counter. Tetapi, jika pemakaian 3-5 hari wajah kelihatan memerah, tumbuh lebih banyak jerawat kecil, maka segera stop penggunaan dan kunjungi dokter. 

3/ Gunakan sabun wajah yang memiliki ph rendah, karena sangat lembut dan tidak merusak bagian lapisan pertahanan kulit, atau barrier wajah kita, tetapi tetap membersihkan dengan sempurna.

4/ Jika wajah anak berjerawat, maka moisturizer belum perlu untuk dipakai, hanya membersihkan dengan benar kemudian dilanjutkan dengan penyegar dan obat jerawat di bagian yang bermasalah.

5/ Ada 2 kondisi seseorang mengalami jerawat. Jerawat bisa tumbuh karena lapisan dalam berminyak tetapi lapisan luar kering atau memang keseluruhan wajah berminyak. Tahapan yang dianjurkan adalah menggunakan pembersih wajah ber-ph rendah kemudian berikan toner untuk mem- balancing  wajah yang sudah dibersihkan. 

6/ Jika wajah dalam kondisi normal dan hanya sedikit terlihat jerawat-jerawat kecil seperti biang keringat, maka masalah ini lebih mudah penanganannya. Bersihkan wajah dengan sabun ber-ph rendah dan lanjutkan dengan toner serta mositurizer yang bersifat mendinginkan atau healing purpose .

7/ Penggunaan moisturizer juga harus benar. Itu sebabnya mengedukasi remaja untuk menggunakan moisturizer perlu dlakukan agar mereka lebih tahu kapan saat yang tepat mengoleskan moisturizer. Moisturizer sangat baik digunakan saat pagi hari, setelah wajah bersih. Untuk kulit berminyak bisa langsung menggunakan moisturizer/toner. Namun untuk kulit kering dan normal, langkah yang benar adalah setelah membersihkan wajah dengan sabun ph rendah 3.5, aplikasikan  toner yang berguna untuk mengembalikan fungsi normal lapisan barrier kulit, baru kenudian aplikasikan  mositurizer,  dan dilanjutkan dengan UV dengan SPF rendah (max 15 spf). 

8/ Remaja tidak dianjurkan untuk menggunakan mositurizer di malam hari, tetapi lakukanlah jika diperlukan. Artinya, saat kulit terasa kering, oleskan mositurizer , tetapi saat kulit sedang berjerawat atau saat menstruasi, jangan gunakan moisturizer , karena akan lebih mudah timbul jerawat. Tetapi jika sedang travel di udara dingin, walaupun kulit dalam kondisi berjerawat, lakukan langkah yang sudah saya berikan di atas. Jangan lupa untuk selalu membawa sabun (ph 3.5), toner, dan moisturizer dalam kantong kosmetik Anda, karena udara dingin bisa menyebabkan kulit semakin sensitif jika tidak dijaga kelembapannya.

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS