?>
LADIESTORY.ID | LIFESTYLE | BAGAIMANA MENGURANGI PIKIRAN NEGATIF TENTANG SUAMI SAAT MENJALANI LDM

Bagaimana Mengurangi Pikiran Negatif tentang Suami Saat Menjalani LDM

LS Lifestyle
Durasi baca: 2 menit, 7 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Bagaimana Mengurangi Pikiran Negatif tentang Suami Saat Menjalani LDM

Hubungan pernikahan jarak jauh terdengaran sangat menakutkan, ya? Kenyataannya adalah banyak dari kita menjalani hubungan jarak jauh, baik itu masih pacaran atau sudah menikah. Dalam menikah namanya, Long Distance Marriage (LDM). Apalagi dalam situasi seperti pandemik Covid-19 ini: suami jadi sulit untuk pulang ke rumah karena satu dan lain hal. Misalnya, karena mengikuti anjuran dari pemerintah untuk tidak mudik dan melakukan perjalanan ke daerah untuk membatasi penyebaran Covid-19.

Sedangkan sebagai istrik kamu sedang rindu atau butuh pelukan hangat dan kehadiran suami. Kamu mungkin menjadi lebih banyak pikiran dan terkadang liar dan membayangkan yang tidak-tidak. Lalu bagaimana caranya agar kamu bisa tetap harmonis dan tidak berpikiran negatif saat melakukan LDM ini? Simak tips di bawah ini. 

Mencari Kesibukan

Saat memiliki kesibukan, kamu tidak akan sempat meluangkan waktu untuk memikirkan hal-hal lain secara berlebihan. Jadi, carilah kegiatan seperti membaca, menonton, bersosialisasi virtual, memasak, berolahraga, yoga, atau bahkan bermain dengan anak. Cobalah hal-hal baru positif yang belum pernah kamu lakukan selama ini. 

Baca juga: Stalking Mantan! Mempunyai Efek Negatif Buat Kesehatan Loh

Miliki Sikap Menerima 

Terkadang sulit sekali menerima kenyataan bahwa kita mengalami sebuah hubungan LDM. Jika kamu adalah tipe pasangan yang mudah cemburu, mungkin akan sulit menghindari pikiran-pikiran negatif. Namun, cobalah tarik nafas dan terima situasi ini dengan lapang dada. Dan mengucap syukur, karena kamu dan pasangan masih dalam kondisi sehat. 

Menyadari Keadaan

Overthinking tidak akan bisa diatasi jika kamu tidak menyadari bahwa kamu sering memiliki kebiasaan berpikir terlalu berlebihan. Jika kamu selalu merasa cemas, khawatir, dan ketakutan saat memikirkan satu hal secara terus-menerus, bahkan hingga sulit tidur, kemungkinan besar kamu sedang berada dalam fase overthinking. Sadari bahwa sikap tersebut tidak sehat, dan tekadkan untuk menghentikannya. Lakukan sesuatu hal atau aktivitas yang menyenangkan. Dan ingat, situasi ini akan berlalu. 

Ubah Prespektif

Cobalah untuk melihat berbagai hal dengan perspektif yang berbeda. Ketika kamu memiliki suatu ketakutan, cobalah untuk berpikir kembali seberapa besar kemungkinan hal tersebut dapat terjadi. Jika kamu tidak dapat memastikan kemungkinan itu terjadi, artinya kamu tidak perlu merasa khawatir.

Nikmatilah Setiap Momen

Salah satu konsekuensi terburuk dari terlalu overthinking adalah hal itu bisa membuat kamu tidak bisa menikmati momen sekarang. Membuatmu justru berada dalam tekanan tentang sesuatu hal yang belum mungkin terjadi. Yang sebaiknya kamu lakukan adalah menikmati setiap menit atau bahkan detik momen bersama pasangan seperti tetap berkomunikasi, menulis kalimat mesra dan melakukan hal-hal romantis saat sedang menjalani LDM ini.

Tujuan sebuah pernikahan adalah untuk saling melengkapi,menunjukkan kasih dan untuk berbuat baik, sehingga diperlukan kerjasama antara keduanya. Jangan menyerah dengan keadaan dan tetap berpikir positif adalah kunci sebuah LDM (Long Distance Married) seperti saat ini.

Baca juga: Mencubit Balita Berdampak Negatif, Ini Beberapa Cara Menghadapi Anak yang Suka Membangkang


Sumber foto utama: 

menghadapi Long Distance Married cara Long Distance Married agar tetap harmonis tetap harmonis saat Long Distance Married.

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

Related Posts

Trending On Lifestyle