?>
LADIESTORY.ID | HEALTH | BERAS TERBAIK UNTUK PROGRAM DIET, BERANI COBA?

Beras Terbaik Untuk Program Diet, Berani Coba?

LS Health
Penulis: LS Health
Durasi baca: 2 menit, 26 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Beras Terbaik Untuk Program Diet, Berani Coba?

Orang yang sedang diet disarankan untuk mengganti konsumsi nasi putih dengan beras merah. Memiliki kalori yang lebih rendah, tetapi kaya akan serat dan vitamin adalah alasan beras merah baik untuk menurunkan berat badan. Berikut adalah aneka pilihan macam beras untuk diet. 

Beras Merah


Meski dikenal dapat membantu diet, sebenarnya beras merah memiliki kandungan gizi yang melimpah. Jenis beras ini tidak melewati proses penggilingan, sehingga kandungan magnesium dan serat yang terkandung di bagian kulit arinya (aleuron) masih tetap terjaga. Beras merah mengandung antosianin (zat warna merah) yang tinggi sehingga bahan makanan ini memiliki warna merah. Selain sebagai zat pewarna, antosianin juga berperan sebagai antioksidan yang berfungsi menangkal radikal bebas.

Beras merah memiliki kandungan nutrisi, serat, vitamin, dan mineral yang tinggi. Pada 100 gram beras merah mentah mengandung 352 kalori, 7,3 gram protein, 0,9 gram lemak, 76,2 gram karbohidrat, 0,8 gram serat, 15 mg kalsium, 4,2 mg zat besi, 202 mg kalium, 1,9 mg zinc, serta 0,34 mg Vitamin B1.

Baca juga: Makanan Terbaik Untuk Diet Golongan Darah B

Beras Shirataki


Dibandingkan beras shirataki, mungkin kamu lebih mengenal mie shirataki untuk membantu diet. Sebenarnya kandungan keduanya hampir sama. Beras shirataki terbuat dari zat bernama glukomanan. Glukomanan merupakan salah satu jenis serat makanan alami yang larut dalam air, yang diambil dari ekstrak akar ubi gajah atau dikenal dengan konjak. Glukomanan mengandung 40% berat kering ubi gajah yang berasal dari Asia Tenggara.

Selain kandungan kalori dan karbohidrat yang sangat rendah, glukomanan juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Menurut hasil sistematis dari 14 studi, glukomanan dapat menurunkan kolesterol sebesar 19 mg/dL, kolesterol LDL “jahat” sebesar 16 mg/dL, trigliserida sebesar 11 mg/dL, dan gula darah sebesar 7,4 mg/dL.

Beras Hitam


Berbeda dengan beras merah dan cokelat yang cukup mudah didapatkan, beras hitam termasuk “langka”. Dari segi penampilan, bulir berasnya mengilap dan berukuran lebih panjang dan ramping ketimbang beras merah yang “bantet”. Setelah matang, warna hitamnya akan memudar sehingga akan menghasilkan warna ungu gelap. Beras hitam mengandung zat yang disebut antosianin. Ini adalah antioksidan yang juga ditemui pada anggur ungu dan bluberi.

Beras Cokelat

Jenis yang satu ini bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Beras ini penuh serat yang bisa meningkatkan metabolisme juga membantu turunkan berat badan. Dalam 100 gram beras cokelat mengandung sekitar 111 kalori.

Beras Basmati


Beras basmati merupakan beras yang berasal dari India dan Pakistan. Di Indonesia, biasanya beras basmati banyak dijual di toko India atau toko milik orang Arab. Namun, kamu juga bisa membelinya di swalayan maupun pasar tradisional. Tekstur beras basmati lebih besar dan panjang, serta juga tidak lengket dibandingkan dengan beras lainnya. Beras basmati terdiri dari dua jenis lho, yaitu jenis putih dan coklat. Harga beras basmati relatif lebih mahal lho dibandingkan dengan harga beras lainnya. Kandungan indeks glikemik dan karbohidrat yang rendah pada beras basmati, dapat menjadikan beras dari India tersebut sebagai makanan yang tepat untuk seseorang yang sedang menurunkan berat badan. Selain itu, mengonsumsi nasi dari beras basmati ini, dapat mengontrol rasa lapar sehingga kamu akan merasa kenyang lebih lama.

Itulah lima beras yang cocok untuk program diet kamu, apakah kamu sudah pernah mencobanya ladies?

beras diet diet beras merah beras hitam beras bahmati

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

Related Posts

Trending On Health