?>
LADIESTORY.ID » PARENTING » BOLEHKAH IBU HAMIL MAKAN KIKIL SAAT SEDANG NGIDAM? BEGINI FAKTANYA!

Bolehkah Ibu Hamil Makan Kikil Saat Sedang Ngidam? Begini Faktanya!

Senin, 08 Juli 2019 | 05:00:00
Durasi baca: 3 menit, 30 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

 Bolehkah Ibu Hamil Makan Kikil Saat Sedang Ngidam? Begini Faktanya!

Ketika hamil, tak jarang banyak perempuan yang ngidam ingin mengonsumsi berbagai makanan kesukaannya. Jika Mama termasuk orang yang sering mengonsumsi kikil sebelum hamil, tentu keinginan untuk menyantapnya seringkali kembali muncul apalagi disaat ngidam. 

Kikil seringkali dijumpai melalui berbagai olahan makanan, seperti sate, soto, gulai atau ditumis. Tekstur kikil yang kenyal dan rasa khasnya ketika diolah dalam berbagai olahan makanan membuat ibu hamil ngidam. Tak jarang karena ngidam, kikil yang dikonsumsinya bisa saja dalam jumlah cukup banyak.

Namun, ada beberapa orang menganggap ibu hamil tidak boleh mengonsumsi kikil karena dapat menganggu pertumbuhan serta perkembangan janin.

Baca juga: Tak Cuma Lezat, Ini 5 Menu Buka Puasa untuk Ibu Hamil Agar Janin Selalu Sehat

Berbicara terkait masalah ini, Popmama.com telah merangkum beberapa penjelasan untuk menjawab rasa penasaran semua ibu hamil terhadap konsumsi kikil.

Untuk yang penasaran, langsung disimak yuk! 

1. Amankah mengonsumsi kikil selama hamil?

bukalapak.com/Abdul Muthiy Afifi

Sebenarnya terkait boleh atau tidak mengonsumsi kikil belum ada penelitian secara pasti yang mengatakan dilarang. Namun, perlu Mama ketahui bahwa kikil mengandung lemak dan kolesterol cukup tinggi sehingga perlu berhati-hati ketika mengonsumsinya. 

Kandungan lemak pada kikil pun termasuk lemak jenuh yang berarti kurang baik untuk kesehatan tubuh apalagi jika dikonsumsi secara rutin. 

Ibu hamil boleh saja mengonsumsi kikil, namun sebaiknya tidak terlalu berlebihan karena dapat membahayakan diri sendiri dan juga janain di dalam kandungan. Sebelum dimakan perhatikan juga pengolahan kikil secara tepat agar tetap aman ketika masuk ke dalam tubuh. 

Baca juga: Menu Sehat Buka Puasa Untuk Ibu Hamil yang Harus Jadi Perhatian


Demi mendapatkan nutrisi yang bermanfaat saat mengonsumsi kikil, Mama perlu perlu mengolahnya dengan baik seperti di rebus terlebih dahulu atau diolah secara presto. Bersabarlah dan biarkan proses itu terjadi karena membutuhkan waktu yang cukup lama nih, Ma. 

Baca juga: 

  • Seringkali Jadi Perdebatan, Bolehkah Ibu Menyusui Makan Jengkol?
  • Ngidam Makan Sate, Bolehkah Ibu Hamil Memakannya?

2. Mengenal kandungan di dalam kikil ketika mengonsumsinya

bukalapak.com/STEVEN DAGING SEGAR CENGKARENG

Kikil mengandung protein dan kolagen, sehingga memberikan kesehatan untuk kulit serta antioksidan di dalam tubuh. Kandungan protein di dalamnya tentu bermanfaat bagi tubuh, jika diolah secara benar. 

Pastikan mengonsumsi kikil yang higienis dan matang, ibu hamil perlu mengonsumsi semua makanan yang benar-benar bersih serta tidak mentah agar tetap sehat. Jika ragu ketika ingin makan kikil saat hamil, Mama bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai takaran yang sesuai. 

Selama masa kehamilan, ibu hamil juga perlu memerhatikan segala asupan makanan lain termasuk variasi menu setiap hari. Sebaiknya, Mama tetap mengonsumsi beragam jenis makanan karena kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin tercukupi dengan optimal. 

Baca juga: Ini Menu Sehat Buka Puasa untuk Ibu Hamil

Demi kesehatan si Kecil, semua asupan yang masuk ke dalam tubuh perlu diperhatikan. 

Baca juga: 

  • Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi dan Merawat Wajah dengan Cuka Apel?
  • Bolehkah Ibu Hamil Minum Jamu Kunyit Asam? Cari Tahu Faktanya, Ma!

3. Makanan pengganti sumber protein di dalam kikil

Salah satu sumber Vitamin E adalah kacang almond
Salah satu sumber Vitamin E adalah kacang almond
Unsplash/ Chuttersnap

Perlu diketahui bahwa protein cukup penting untuk ibu hamil karena dapat mendukung perkembangan otak, pertumbuhan sel dan produksi darah sehingga proses tumbuh kembang si Kecil menjadi lebih optimal. 

Untuk Mama yang berusaha mengurangi konsumsi kikil selama masa kehamilan, ada baiknya untuk mencari makanan pengganti sebagai sumber protein untuk tubuh selama masa-masa kehamilan. Beberapa makanan yang bisa dikonsumsi seperti: 

  • Kacang polong termasuk jenis kacang-kacangan yang cukup banyak kandungan protein nabati. Protein di dalamnya cukup baik untuk proses produksi sel pada janin. 
  • Kacang almond bermanfaat dalam membantu proes pembentukan otot janin dan berguna sebagai sumber energi dalam mempersiapkan proses persalinan. 
  • Kedelai yang bisa diproses menjadi tahu atau susu kedelai mampu membantu membentuk organ vital janin selama masa-masa di dalam kandungan termasuk otak. 
  • Telur termasuk salah satu protein yang mudah ditemukan dan diolah karena berdampak positif yakni mampu mencegah inflamasi, membantu perkembangan otak pada janin serta sumber energi bagi ibu hamil. 
  • Daging memiliki sumber protein hewani yang baik untuk kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan. Pengolahan daging yang baik mampu memberikan manfaat optimal bagi selama hamil. 

Itulah beberapa makanan pengganti protein yang didapat dari kikil. Jika Mama masih ingin mengonsumsi kikil selama masa kehamilan, sebaiknya tidak terlalu berlebihan. Bila ada reaksi tertentu setelah mengonsumsi kikil, segeralah berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang terbaik. 

Baca juga: Daftar Aktivitas Seru untuk Ibu Hamil saat Puasa

Ingat, kesehatan diri sendiri dan janin tetap harus menjadi nomor satu!

Baca juga: 

  • Bolehkah Ibu Hamil Makan Rebung? Cek Cara Aman Memakannya, Ma!
  • Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Emping? Hati-Hati, Gejala Asam Urat!

pregnancy first-trimester

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS

TRENDING ON PARENTING