Ladiestory.id » Parenting » FIMELA FEST 2019: Bagian dari Mindful Parenting, Kenali Tanda-Tanda Anak Jadi Tukang Bully

FIMELA FEST 2019: Bagian dari Mindful Parenting, Kenali Tanda-Tanda Anak Jadi Tukang Bully

Jum'at, 20 September 2019 | 01:00:00
Durasi baca: 2 menit, 7 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

FIMELA FEST 2019: Bagian dari Mindful Parenting, Kenali Tanda-Tanda Anak Jadi Tukang Bully

Fimela.com, Jakarta Seperti yang pernah dibahas sebelumnya, mindfull parenting adalah tentang bagaimana menjadi sosok orangtua yang baik bagi anak, sekaligus membesarkan sosok anak yang baik. Mindful parenting memang merupakan bahasan yang luas dan erat kaitannya dengan bully.

Nyatanya, anak juga bisa menjadi salah satu tukang bully , bagaimana cara mengenalinya? Dilansir dari sheknows.com , Jumat (20/9/2019), berikut ini adalah beberapa tanda untuk mengenali anak tukang bully , sebagai bagian dari mindful parenting , penasaran?

Baca juga: Manfaat Tak Terduga dari Kebiasaan Menonton di Bioskop Bersama Anak

1. Guru mengeluhkan tentang perilaku antisosial yang bermasalah di sekolah

Guru bisa menjadi pemerhati perilaku antisosial dari anak. Ketika guru mengeluhkan sesuatu tentang anak, jangan langsung dibantah, tukang bully sering memilih cara yang tidak terlalu menyenangkan untuk berinteraksi dengan teman sebaya mereka.

Cara terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan diskusi tebuka dan menghindari pembelaan diri. Pahami bahwa informasi yang diberikan guru adalah cara untuk membantu anak.

Baca juga: 5 Hal yang Menyebabkan Anak Rentan Alergi

2. Anak memilih bergaul dengan anak-anak agresif lainnya

Bully biasanya adalah kegiatan berkelompok, sehingga ketika anak memilih untuk bergaul dengan anak-anak lain yang agresif, ini adalah cara mereka untuk saling melengkapi satu sama lain. Langkah pertama yang harus kamu ambil adalah berbicara dengan anak, coba cari tahu apa yang menarik mereka masuk ke dalam kelompok tersebut, dan bagaimana memenuhi kebutuhan tersebut dengan cara yang lebih sehat sebagai bagian dari mindful parenting .

3. Anak selalu melakukan pembenaran atas tindakan kekerasan atau kata-kata kasar mereka

Ketika anak melakukan sesuatu yang tidak baik pada anak lain, lihat apa yang dilakukannya setelahnya? Apa mereka meminta maaf atau justru melakukan pembenaran?

Jika yang terjadi adalah yang terakhir, kemungkinan besar mereka tidak menyesal dan terbiasa melakukan intimidasi. Doronglah anak untuk lebih bertanggung jawab atas tindakan mereka secara positif.

Baca juga: Kapan Anak Boleh Berhenti dari Aktivitas Tidur Siang?

4. Anak mudah marah dan merasa frustasi

Anak tukang bully biasanya memiliki emosi yang cepat tersulut dan sulit bersabar. Berikan anak lingkungan yang aman dan terjamin agar mereka lebih mudah memadamkan amarah dan memahami pentingnya bersabar.

5. Anak memiliki sejarah diintimidasi

Terkadang korban bully memutuskan untuk membalaskan dendam mereka dengan menjadi tukang bully. Sebenarnya ini adalah lingkaran setan yang sangat umum.

Ingin tahu lebih banyak tentang mindful parenting ? Daftarkan dirimu segera dan dapatkan kesempatan untuk hadir di Fimela Fest 2019 di sini !

Baca juga: Membangun Ikatan Batin dengan Anak Sesuai Tahapan Usia (Bagian 3-habis)

Saksikan video menarik setelah ini

#GrowFearless with FIMELA

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS

TRENDING ON PARENTING