LADIESTORY.ID | FASHION | FYI, JENIS CINCIN PERTUNANGAN INI MASIH TRENDI DI 2020

FYI, Jenis Cincin Pertunangan Ini Masih Trendi di 2020

LS Fashion
Penulis: LS Fashion
Durasi baca: 3 menit, 21 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

FYI, Jenis Cincin Pertunangan Ini Masih Trendi di 2020

Cincin tunangan atau cincin pertunangan memiliki arti bahwa seorang wanita sudah terikat atau berkomitmen untuk melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya. Namun ini bukan berarti bahwa cincin tunangan adalah bukti resmi bahwa wanita itu telah menikah. Cincin tunangan adalah ungkapan cinta dan komitmen pria untuk menapaki jenjang hubungan yang lebih serius dengan wanitanya. Itulah sebabnya, pria kerap kali memberikan cincin tunangan saat melamar wanita. 

Tradisi melamar dengan cincin tunangan sendiri sudah hadir sejak lama, bahkan sejak ratusan tahun yang lalu. Sebagai simbol cinta dan komitmen, ternyata penggunaan cincin tunangan memiliki sejumlah aturan tak tertulis yang sering kali diikuti oleh para pasangan. Yuk, baca terus untuk mengetahui sejarah tentang cincin tunangan. 

Kapan Tradisi Menggunakan Cincin Tunangan Dimulai?

Cincin tunangan pertama kali digunakan pada masa Romawi Kuno. Sebenarnya, di awal tradisi ini hadir, penggunaan cincin tunangan bukanlah suatu hal yang romantis. Pasalnya, dulu cincin tunangan menjadi simbol kepemilikan.

Baca juga: Kelebihan Cincin Berlian Model Pave Setting dan Rekomendasinya

Menurut Gemological Institute of America (GIA), di masa ini para wanita Romawi menggunakan cincin yang terbuat dari batu, tembaga, besi, gading, dan tulang.  Setelahnya, para wanita mulai mengenakan cincin yang terbuat dari emas. Hal ini terbukti dari ditemukannya cincin emas di antara reruntuhan kota Pompeii.

Tak hanya itu, bangsa Romawi pun ternyata senang memiliki dua cincin tunangan dengan material berbeda. Jika berada di dalam rumah, mereka akan menggunakan cincin tunangan besi. Namun, jika keluar rumah, mereka akan menggunakan cincin tunangan emas. Meski awalnya cincin tunangan menjadi simbol kepemilikan, namun seiring berjalannya waktu, makna cincin tunangan bergeser menjadi lebih bermakna. Tak lagi sebagai tanda kepemilikan, pemberian cincin tunangan kemudian berubah menjadi lambang dari keinginan seorang pria untuk menikahi seorang wanita.

Untuk cincin tunangan berlian sendiri, pertama kali dipakai pada 1477. Cincin berlian ini diberikan oleh Archduke Maximilian of Austria kepada Mary of Burgundy saat melamarnya. Sejak itu, penggunaan cincin tunangan berlian pun mulai populer di kalangan bangsawan.  Di era Victoria, model cincin tunangan yang mengombinasikan berlian dengan batu permata lainnya, seperti safir, rubi, dan zamrud, sangatlah populer. Tak hanya itu, cincin dengan ukiran floral juga banyak disukai.

Seperti Apa Pertunangan di Berbagai Budaya? 

Pertunangan merupakan masa peralihan antara lamaran dengan pernikahan. Biasanya dalam pertunangan terdapat tradisi saling memberikan hadiah.

Tradisi pertunangan berbeda, tergantung pada suku, agama, budaya. Misalnya saja di India Barat pasangan diharuskan untuk saling tukar anak angsa, sementara wanita Tiongkok pada awal abad ke-20 dituntut memberikan hadiah yang pas bagi calon suaminya dalam waktu seminggu setelah pertunangan. Kalau tidak, pernikahannya batal. 

Apa Makna Simbol Berlin pada Cincin Pertunangan? 

Cincin tunangan bertahtakan berlian merupakan simbol ikatan cinta sepanjang masa. Cincin ini menjadi sebuah penanda bahwa kamu dan dia akan melangkah menuju sebuah hubungan yang lebih serius dan eksklusif. Sementara itu, dari dulu sampai sekarang, ada tiga jenis motif berlian yang paling sering dipakai untuk cincin pertunangan. Bahkan tiga jenis cincin tunangan berlian ini masih trendi di tahun 2020! Penasaran seperti apa cincin tunangan berlian yang tidak lekang oleh jaman? Berikut penjelasannya.  

3 Jenis Berlian yang Sering Dipakai untuk Cincin Pertunangan

Heart atau Hati

Tipe cincin tunangan ini adalah simbol dari romantisme sesungguhnya. Jika kamu seseorang yang pemimpi dan memiliki perasaan yang sangat lembut, ini adalah tipe berlian yang tepat untukmu. Selain itu, berlian ini juga cocok untuk seseorang yang sukar memaafkan jika tersakiti, dan mampu melihat dunia dengan optimis. Dengan memakai berlian jenis ini, aura positif pun terpancar sangat kuat dari dalam dirimu.

Emerald

Desain emerald memang tergolong klasik, namun tetap saja bernuansa elegan dan trendi. Dengan potongan yang terbuka, merupakan simbol dari hati yang terbuka dan bersahaja. Kamu yang memilih bentuk berlian ini mengenal betul siapa diri pasanganmu, dan tidak perlu meminta saran dari orang lain untuk membuktikannya.

Buah Pir

Seperti buah pir, bentuk agak lonjong dengan menyudut menggambarkan wanita yang individual. Walaupun begitu, mereka tetap memiliki sisi kewanitaan yang lembut. Desainnya yang menyerupai tetesan air ini juga dianggap melambangkan rasa haru dan bahagia. Cincin berlian model ini cocok untuk kamu yang memiliki idealisme tinggi di beberapa aspek kehidupan, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya.

Itulah sekilas tentang cincin pertunangan masih tetap trendi di tahun 2020 ini. Untuk kamu yang akan menikah tahun ini, semoga artikel ini dapat menginspirasi kamu ya, Ladies.

Baca juga: Tips Memilih Cincin Tunangan Sesuai Dengan Bentuk Tangan

Sumber foto utama: Unsplash.com/ JaceK Dylag

cincin pertunangan jenis cincin tunangan cincin tunangan trend 2020

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

Related Posts

Trending On Fashion