Ladiestory.id » Travel » K11 MUSEA, Destinasi Seni Baru di Hong Kong

K11 MUSEA, Destinasi Seni Baru di Hong Kong

Minggu, 15 September 2019 | 04:00:00
Durasi baca: 2 menit, 26 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

K11 MUSEA, Destinasi Seni Baru di Hong Kong

Foto-foto: dok. K11 MUSEA

Anda yang menyukai seni dan desain punya tujuan baru saat berkunjung ke Hong Kong. K11 Musea Agustus lalu secara resmi telah dibuka untuk publik. K11 MUSEA berada di lokasi yang sebelumnya dikenal dengan nama Holt’s Wharf, sebuah warehouse penting di Tsim Sha Tsui yang sudah ada sejak 1910. Pusat logistik bersejarah yang menjadi salah satu bandar tersibuk di dunia itu kini beralih menjadi tempat berbagai budaya bertemu. Di sini Anda dapat mengakses kurasi koleksi seni publik kelas dunia dan menikmati program-program budaya sepanjang tahun.

Sejarah tempat ini dan lokasi dermaganya berpengaruh besar terhadap desain interiornya. Pada satu bagian, struktur atap waffle orisinal dari era 1970-an dipreservasi dan dimodernisasi oleh Speirs + Major. Desain lightingnya pun unik, menggunakan lampu-lampu hasil tiupan mulut yang menyerupai mercusuar. Sementara lantainya berupa gabungan semen dan cangkang. Sesuai dengan visinya sebagai A Muse by the Sea.



Diprakarsai oleh Adrian Cheng sejak sepuluh tahun lalu, keindahan kompleks bangunan setinggi 10 tingkat ini adalah hasil kolaboratif lebih dari 100 orang arsitek, seniman dan desainer lokal dan internasional. Bersama menciptakan landmark retail-budaya baru, dengan 100 desain ruang yang diharapkan dapat mendorong lahirnya kreativitas dalam keseharian pengunjung. 

Desain spektakuler yang diperkaya permainan cahaya akan segera memukau sejak Anda memasuki pintu-pintu megah MUSEA Entrance. Di sini Anda bisa menikmati berbagai karya seni karya seniman dari berbagai negara seperti; Elmgreen & Dragset (Denmark dan Norwegia), Erwin Wurm(Austria), Katharina Grosse (Jerman), Adrian Wong (AS), Cheng Ran (Tiongkok), dan Zhang Enli (Tiongkok). Tentu saja ada karya seniman lokal Hong Kong termasuk Graphic Airlines, Kristopher Ho, Parent’s Parents, Simple Bao dan Katol@Start From Zero, yang dipajang bersama desain ceria dari seniman Amerika Ron English. Tak perlu bingung, Anda bisa menikmati tur seni dengan pemandu atau mendengarkan panduan digital via mobile app khusus ciptaan K11.



Destinasi retail-budaya ini juga menjadi rumah dari MoMA Design Store pertama di Tiongkok Raya, dan terbesar di Asia. Untuk pertama kalinya, MoMA Design Store berkolaborasi dengan EDGE Design asal Hong Kong untuk desain tokonya, yang menjunjung warisan budaya dan identitas khas kota ini. 

Sebuah pameran dari K11 Craft & Guild Foundation, diciptakan untuk menjaga kelangsungan hidup seni keterampilan Tionghoa yang mulai menghilang. Organisasi non-profit ini mengawetkan seni tradisional Tionghoa dan mempromosikan warisan budayanya dengan mendukung keterampilan yang kini terancam punah. Anda juga bisa melihat dan membali karya dari oraganisasi ini di sini.



Juga menarik, gedung yang bersertifikat green building ini memiliki urban farming di atap untuk pengalaman makan farm-to-table dan lebih dari 50,000 kaki persegi dinding hidup (sama dengan luas permukaan 18 lapangan tenis). 

Anda pun bisa mengajak anak-anak untuk menikmati proses belajar positif melalui permainan, seperti perosotan Peacock dan Donut yang dibangun oleh spesialis taman bermain Monstrum asal Denmark.



Karena saat ini kerap terjadi aksi unjuk rasa di Hong Kong, baiknya cari info keamanan area sekitar lokasi yang akan Anda kunjungi, berikut rute dan alat transportasi yang akan digunakan. Dan usahakan untuk tidak banyak beraktivitas di luar saat malam hari.

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS

TRENDING ON TRAVEL