Ladiestory.id » Parenting » Komunikasi Aktif Keluarga Poduktif

Komunikasi Aktif Keluarga Poduktif

Yunika Indah
Kamis, 25 Juli 2019 | 04:32:38
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Komunikasi Aktif Keluarga Poduktif

KOMUNIKASI AKTIF KELUARGA PRODUKTIF

Komunikasi merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi setiap orang, khususnya dalam bersosialisasi. Tidak adanya komunikasi di dalam kehidupan merupakan sebuah hal yang timpang, karena tanpa komunikasi seseorang tidak akan bisa mendapatkan apa yang menjadi tujuannya dalam bersosialisasi. Tak ayal, tanpa hubungan komunikasi antara satu orang dengan orang lainnya adalah hal yang mustahil dalam kehidupan sosial. Tanpa disadari, komunikasi yang baik tidaklah bermula langsung pada komunikasi masyarakat luas atau sosial. Namun, sebuah komunikasi berawal dari komunikasi keluarga sebagai gambaran masyarakat yang ada.

Baca juga: Yang Dilakukan Raline Shah Saat tak Disetujui Jadi Artis Oleh Keluarga

Komunikasi yang aktif antara satu anggota keluarga dengan yang lain juga sangat membantu kecerdasan dalam sebuah masa tumbuh kembang seorang anak. Tak bisa dipungkiri, kecerdasan seorang anak haruslah dilatih untuk terus mempunyai rasa ingin tahu akan segala sesuatu yang ia lihat, ia dengar, bahkan ia rasakan. Kecerdasan anak dapat dirangsang oleh orang tua dengan cara melatih anak untuk secara kritis berbicara dan bertanya dalam sebuah berbincangan ringan antara orang tua dan anak. Tidak hanya itu, orang tua juga dapat memancing anak untuk mencari tahu lebih banyak hal yang telah ia ketahui sebelumnya.

Dengan komunikasi yang aktif antara satu anggota keluarga dengan lainnya adalah mengetahui apa yang menjadi kebiasaan dan yang dipentingkan satu sama lain. Mengungkapkan rasa sayang, merupakan salah satu contoh dari ajakn komunikasi yang baik dari orang tua ke anak. Dimulai dari ungkapan rasa sayang, lambat laun anak akan merasa nyaman untuk menceritakan apa yang dibutuhkan dan dirasakan kepada orang tua.

Baca juga: Apakah Keluarga Kita Bermasalah?

Mengetahui apa yang anak inginkan, maka orang tua menjadi tau mana hal yang terbaik bagi anaknya. Disamping hal tersebut, setiap anak yang dekat dengan orang tua tidak akan membutuhkan orang lain untuk menjadi pendengar ceritanya dalam senang maupun sulit. Sebab, anak yang sudah merasakan kenyamanan dengan orang tua mereka sendiri pasti tidak akan mencari yang lain karena keberadaan orang tua sudah lebih dari cukup dari pada orang lain.

Motivasi

Baca juga: Jangan Buru-Buru Keluar dari WAG Keluarga, Yuk Pertahankan Hubungan dengan Orangtua

Anggota keluarga yang baik adalah yang mau memotivasi anggota keluarga lainnya. Entah itu orang tua yang memotivasi anak ataupun sebaliknya. Terkadang motivasi tidaklah hanya berupa sebuah semangat untuk menjadi yang lebih baik dari pada sebelumnya, tapi motivasi juga bisa berupa pujian atas sebuah pencapaian. Dalam kehidupan berkeluarga pujian menjadi penting untuk memberikan sebuah penghargaan atas usaha anggota kelurga, menjadi rasa saling menghargai tercipta.

Komunikasi yang aktif antara satu anggota keluarga dengan yang lainnya juga akan menjadikan kehidupan yang demokratis. Kehidupan yang memberikan hak penuh antar anggota keluarga untuk mengutarakan maksud hatinya. Hal tersebut, secara tidak langsung dapat menjadikan keluarga yang produktid untuk memilih dan memilah mana hal terbaik yang seharusnya dilakukan.

Harmonisasi

Mengharmoniskan segala aspek dalam kehidupan rumah tangga adalah salah satu hal yang dapat membangun komunikasi aktif dan menghasilkan keluarga produktif. Komunikasi yang teriring baik dan aktif, mampu mendorong munculnya ide-ide baik dalam cita-cita keluarga produktif. Keluarga produktif disini tidak hanya dimaksudkan dalam pencapaian keberhasilan komunikasi sosial saja, tapi juga dengan berbagai aspek dalam kehidupan. Aspek-aspek yang dapat direngkuh oleh keluarga produktif seperti aspek pendidikan, ekonomi, politik, dan sosial yang bermula dari gambaran keluarga hingga dapat berpengaruh kepada kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Bisa dibayangkan bagaimana produktifnya negara Indonesia jika setiap keluarga dalam wilayahnya mempunyai kehidupan yang produktif.

Baca juga: Kegiatan Fun agar Karyawan Makin Produktif Selain Outing

Produktif dalam berkarya yang tentunya setiap orang punya ranah produktifnya masing-masing. Keproduktifan masyarakat indonesia akan mengurangi kapasitasnya sebagai negara yang komsumtif, dan berangsur secara bertahap. Proses berangsurnya sebuah karya dari produktifitas masyarakat diharapkan akan dapat menjadikan Indonesia sebagai negara yang produktif seutuhnya. (Kamis, 25 Juli 2019) Sumber Foto: victory.id

 

Keluarga Aktif Produktif

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

TRENDING ON PARENTING

RECOMMENDATION FOR YOU

End of content

No more pages to load

End of content

No more pages to load