LADIESTORY.ID | HEALTH | KULINER DUNIA YANG DINOBATKAN UNESCO SEBAGAI WARISAN BUDAYA TAK BENDA

Kuliner Dunia yang Dinobatkan UNESCO Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

LS Culinary
Durasi baca: 2 menit, 57 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Kuliner Dunia yang Dinobatkan UNESCO Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Makanan juga menjadi salah satu budaya yang turun-temurun dari nenek moyang. Banyak jenis makanan yang tersebar di seluruh dunia menjadi khas suatu daerah atau negara. Selain lezat, makanan khas tersebut bahkan sudah ada yang mendunia.

Tiap negara pasti menyediakan menu makanan yang mendunia dan sangat umum dijumpai. Ternyata dari sekian banyak makanan di dunia, ada yang sudah dijadikan warisan dunia menurut UNESCO. Penasaran makanan apa saja yang menjadi warisan dunia? Yuk, simak ulasan berikut:

Rendang - Indonesia

Baca juga: Kuliner Khas Thailand Yang Wajib Kamu Coba Saat Berkunjung Ke Thailand

Makanan dari Indonesia ini termasuk warisan dunia UNESCO. Rendang biasanya terbuat dari daging dan dimasak dengan santan sampai kuahnya kering, serta menjadi salah satu makanan terlezat di dunia.

Dolma – Azerbaijan

Tak jauh dari Armenia, negara Azerbaijan punya makanan bernama dolma yang juga diakui oleh UNESCO. Makanan yang terbuat dari isian daging cincang, nasi dan bawang bombay dengan dibungkus daun anggur atau daun lainnya ini bisa dengan mudah kamu temukan di seluruh restoran Azerbaijan.

Kata dolma adalah versi singkat dari doldurma dalam bahasa Turki yang artinya “diisi”. Jadi, bahan makanan apapun sebenarnya bisa dibikin dolma, seperti tomat atau terong yang diberi isian. Nah, selain dapat dijumpai di seluruh restoran, makanan ini juga bisa ditemui dalam acara-acara khusus dan dijadikan simbol penyambut tamu.

Kopi Turki – Turki

Setidaknya ada tiga kuliner Turki yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Namun, kopi turki yang dinobatkan pada 2013 adalah yang paling terkenal. Sejarah kopi di Turki yang cukup panjang jadi salah satu alasan mengapa ia menjadi warisan budaya. Tradisi kopi di Bosnia dan Herzegovina hari ini pun berkaitan erat dengan kopi turki, karena dua wilayah tersebut dikuasi oleh Kekaisaran Ottoman pada abad ke-15 yang menyebarkan kopi ke seluruh Kekaisaran.

Selain itu, cara pembuatan kopi turki juga jadi alasan lain. Dalam prosesnya, penyeduhan kopi dilakukan dengan menggunakan cawan khusus yang disebut cezve. Dulunya, cezve digunakan untuk menghidangkan kopi dalam jumlah banyak. Oleh karena itu hingga saat ini, menyesap kopi turki di kaveh kanes (sebutan untuk kedai kopi di Turki) mencerminkan budaya komunal masyarakatnya.

Kimchi – Korea

Makanan khas Korea yang mungkin telah dicoba oleh pecinta drakor di seluruh dunia ini diakui UNESCO karena unik dan telah berusia berabad-abad. Di beberapa bagian Korea, produksi kimchi hari ini bahkan masih seperti yang dilakukan orang Korea berabad-abad lampau: kubis dipanen, difermentasi dan diasinkan, ditambahkan cabai dan bahan lainnya, lalu disimpan selama setahun penuh.

Nah, nggak cuma makanannya, proses tradisional pembuatan kimchi yang dikenal dengan sebutan kimjang juga telah menjadi warisan budaya. Menurut catatan yang dapat ditelusuri, tradisi kimjang tersebut sudah ada sejak masa Dinasti Joseon (1392-1897).

Baca juga: Wisata Kuliner Keluarga adalah Sarana, Namun Tujuan Akhirnya adalah Keharmonisan

Washoku – Jepang

Pecinta kuliner Jepang agaknya akan kesulitan jika diminta memilih satu saja hidangan tradisional Negeri Matahari Terbit yang spesial. Begitu pula dengan UNESCO. Karena, pada tahun 2013 UNESCO menobatkan seluruh makanan tradisional Jepang yang disebut washoku sebagai warisan budaya tak benda.

Makanan yang dikelompokkan ke dalam washoku biasanya terdiri atas empat elemen, yakni nasi, sup, lauk pauk dan acar. Tapi secara menyeluruh, washoku merujuk pada makanan yang mencerminkan rasa hormat kepada alam dengan menggunakan bahan-bahan alami lokal. Sugoi!

Hawker Food Culture – Singapura

Hawker food culture atau pusat pedagang kaki lima di Singapura didaulat UNESCO sebagai warisan budaya tak benda pada 2020 lalu. Alasannya, Singapura adalah negara multikultural sehingga menghasilkan pusat kuliner yang menyuguhkan beragam kuliner. Kamu bisa menemukan tumpang tindih hidangan dengan cita rasa Melayu, China, India dan lain sebagainya.

Baca juga: 8 Tempat Kuliner Terbaru di Bandung Yang Bikin Kamu Betah Berlama-lama Bersama Keluarga

Itu dia 6 di antara sekian banyak makanan dan budaya kuliner yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Nah, kalau di daerahmu ada budaya kuliner unik dan otentik, yuk terus dilestarikan sebagai warisan untuk generasi selanjutnya.

Sumber Foto Utama: istockphoto.com

 

Kuliner Kuliner terlezat di Dunia Kuliner Dunia Kuliner Warisan UNESCO UNESCO

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

Related Posts

Trending On Health