Ladiestory.id » Parenting » Manfaat Sensory Baik Untuk Stimulus Anak

Manfaat Sensory Baik Untuk Stimulus Anak

Kd Mumpuni
Penulis: Kd Mumpuni
Kamis, 07 November 2019 | 09:36:26
Durasi baca: 2 menit, 31 detik
Dibaca: 7 kali
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Manfaat Sensory Baik Untuk Stimulus Anak 

Bermain permain sensori sebenarnya bukan hal baru lagi di dunia parenting, karena banyak sekali manfaat yang akan di dapatkan anak dengan bermain di kelas sensori. Permainan sensori misalnya dapat memberikan efek yang menenangkan kepada anak sehingga anak tidak mudah bosan atau rewel. Selain itu permainan ini juga dapat mengembangkan kemampuan problem solving anak - anak saat menuang, memindahkan, melempar dan lain sebagainya. 

Berikut Manfaat Sensory Play Yang Dapat Merangsang Stimulasi Si Kecil :

Stimulasi Kognitif 

Baca juga: Manfaat Tak Terduga dari Kebiasaan Menonton di Bioskop Bersama Anak

Tahu gak moms dari kegiatan sensorial yang moms lakukan bersama anak, seperti menuang air kedalam beberapa wadah yang berbeda misalnya, anak akan belajar banyak hal. Seperti bagaimana cara agar bisa menuang air ke wadah tanpa tumpah,seberapa penuh air yang dituang supaya air tidak bleber atau tumpah kemana - mana dengan begitu saraf - saraf yang ada di otak anak akan semakin besambungan, sehingga hal ini dapat meningkatkan kemampuan berfikir atau kognitif.

Stimulasi Bahasa

Salah satu kegiatan sensori yang mampu meningkatkan kemampuan berbahasa pada anak adalah dengan DIY playdough, seperti membuat adonan slem sendri, anak bisa mengenal istilah atau kata baru karena anak langsung menyentuh bendanya secara langsung. Seperti kata licin, basah, lengket, halus, kasar, padat, kenyal dengan melakukan kegiaatan secara langsung anak akan lebih mudah memahami makna sebuah kata.

Stimulasi Motorik Halus dan Koordinasi Mata Tangan

Baca juga: 5 Hal yang Menyebabkan Anak Rentan Alergi


Kegiatan mentarnsfer pompom dengan penjepit adalah salah satu contoh dari stimulasi motorik halus dan koordinasi mata serta tangan. Yang memiliki banyak manfaat bagi perkembangan tumbuh kembang si kecil. Selain akan merangsang motorik halusnya yang akan berguna bagi kemampuan menulisnya kelak, si kecil juga belajar bagaimana mengkoordinasikan mata dan tanganya, supaya pompom bisa terjepit sempurna dan bisa dipindahkan dari satu wadah ke wadah lainnya.

Stimulasi Motorik Kasar 

Selain motorik halus juga terdapat motorik kasar juga lowh. Seperti Kanan dan kiri. Aspek yang berpengaruh dalam perkembangan motorik kasar anak yaitu seperti belari. Saat berlari motorik kasar anak akan terarah melalui kegiatan sensorialnya. Selain berlari motorik kasar juga dapat diasah melalui melompat, melempar dan lain sebagainya. Kegiatan fisik lain seperti berjalan diatas papan titian juga dapat menstimulasi indera vestibularnya sehingga dapat meningkatkan keseimbangan.

Stimulasi Kreativitas dan Imajinasi 

Baca juga: Kapan Anak Boleh Berhenti dari Aktivitas Tidur Siang?

Ada satu jenis permainan sensori yang bisa dilakukan untuk merangsang kreativitas dan imajinasi si kecil lowh mom. Permainan sensori dinamakan open - ended play dimana anak dibebaskan bereksplorasi seluas-luasnya terhadap bahan - bahan bermain mereka seperti pasir, pasta dengan berbagai macam bentuk yang sudah diberi pewarna makanan dan lain sebagainya. Hal ini tentu bisa meningkatkan kreativitas dan imajinasi si kecil sejak dini yang bermanfaat besar untuk kepercayaan dirinya kelak.

Bagaimana dengan momy sudahkah merangasang perkembangan si kecil dengan permainan atau hal lainnya yang dapat membantu mengembangkan stimulasi otak dan alat gerak yang ada di tubuh si kecil. Semua hal yang dilakukan dapat di buat sendiri lowh dirumah hal ini bisa menjadi family time di hari libur bersama si kecil dirumah. Setelah sibuk bekerja tak ada salahnya jika bermain dengan si kecil sambil menstimulasi kecerdasaan si kecil ya mom. Tidak perlu pergi ke tempat mahal atau instagramable untuk family time cukup di dalam rumah juga sudah menyenangkan buat si kecil. Yuk coba 

 

Baca juga: Membangun Ikatan Batin dengan Anak Sesuai Tahapan Usia (Bagian 3-habis)

parenting stimulasi kecerdasaa family time permainan sensori sensory play

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS

TRENDING ON PARENTING