LADIESTORY.ID | HEALTH | MEMAHAMI PERBEDAAN DIET VEGETARIAN DAN VEGAN

Memahami Perbedaan Diet Vegetarian dan Vegan

LS Health
Penulis: LS Health
Durasi baca: 2 menit, 8 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Memahami Perbedaan Diet Vegetarian dan Vegan

Gak semua orang yang makan tumbuh-tumbuhan disebut vegan. Biar gak salah kaprah dan lebih kenal dengan jenis-jenis diet sehat, yuk pelajari beberapa perbedaannya di atas! Dari ketiga jenis diet ini, mana nih yang paling bikin kamu penasaran? Vegetarian dan vegan memang terdengar serupa. Bahkan, banyak orang menganggap keduanya adalah sama. Keduanya memang sama-sama mengonsumsi makanan nabati. Jadi, adakah perbedaan vegan dan vegetarian yang dijalani para pelaku dietnya? Tidak ada keraguan bahwa pola diet seperti vegetarian dan vegan semakin meningkat di masyarakat.

Vegetarian

Vegetarian bisa diartikan sebagai seseorang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan, seperti daging dan unggas. Namun, pelaku diet vegetarian masih mungkin mengonsumsi produk olahan hewan seperti telur, keju, atau susu.

Baca juga: Menu Makanan Diet Keto Super Sederhana Ini Sangat Cocok Untuk Pemula

Berikut beberapa jenis vegetarian yang paling umum, yaitu:

  • Lacto-ovo vegetarian:Vegetarian yang menghindari konsumsi semua daging hewan, tapi masih mengonsumsi produk berbahan dasar susu dan telur.
  • Lacto vegetarian:Vegetarian yang menghindari konsumsi daging hewan dan telur, tapi masih mengonsumsi produk olahan susu.
  • Ovo vegetarian:Vegetarian yang menghindari konsumsi semua produk olahan daging hewan, kecuali telur.
  • Pescatarians:Vegetarian yang menghindari konsumsi semua daging, tapi masih mengonsumsi makanan laut.

Vegan

Berbeda dengan vegetarian, diet vegan bisa dibilang sebagai jenis vegetarian yang paling ketat.  Saat ini, veganism dikatakan sebagai cara hidup yang berupaya untuk menghindari segala bentuk eksploitasi pada hewan, termasuk dalam proses pembuatan makanan. Ketika menjalani diet vegan, kamu juga harus menghindari bahan seperti gelatin, madu, albumin, protein whey protein casein, dan beberapa bentuk vitamin D3. Tidak hanya itu, veganism juga memperluas prinsipnya di luar pola makan. Mereka juga menghindari produk apa pun yang secara langsung dan tidak langsung melibatkan penggunaan hewan.

Manfaat Diet Vegetarian dan Vegan

Meskipun ada perbedaan vegetarian dan vegan, manfaat sehat menjalani dua diet tersebut hampir sama dan telah terbukti. Berikut adalah manfaatnya.

  • Menurunkan berat badan dengan efektif.
  • Menurunkan risiko terkena penyakit, seperti jantung, stroke, ginjal, dan diabetes.
  • Menurunkan tekanan darah tinggi.
  • Menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.
  • Menurunkan terjadinya stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh.

Semua manfaat yang bisa didapatkan ini telah terbukti berdasarkan berbagai penelitian yang telah dilakukan. Namun, tetap saja pelaku diet ini berisiko kekurangan beberapa asupan nutrisi seperti yang telah disebutkan di atas. Untuk menyiasatinya, pelaku diet bisa memperkaya asupan nabati sehari-harinya. Misalnya, kalsium dapat diperoleh dari susu kacang kedelai yang difortifikasi, tahu, tempe, brokoli, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan kacang almon.

Meskipun demikian, kebanyakan penelitian sejauh ini bersifat observasional. Ini menunjukkan bahwa sulit untuk memutuskan dengan pasti aspek mana dari gaya hidup vegan yang menghasilkan keuntungan ini atau mengkonfirmasi bahwa veganlah yang menjadi faktor penentu.

 

Sumber Foto Utama: Freepik.com

Diet Vegetarian Diet Vegan Perbedaan Diet Vegetarian dan Vegan Diet Keto

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

Related Posts

Trending On Health