?>
LADIESTORY.ID » PARENTING » MOM, INILAH 5 CARA MEMBANTU ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS KETIKA BELAJAR

Mom, Inilah 5 Cara Membantu Anak Berkebutuhan Khusus Ketika Belajar

LS Parenting
Durasi baca: 3 menit, 14 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Mom, Inilah 5 Cara Membantu Anak Berkebutuhan Khusus Ketika Belajar

Melahirkan anak berkebutuhan khusus bukanlah hal yang mesti disesali, Ladies. Sebab, anak berkebutuhan khusus bukanlah aib yang harus disembunyikan. Sama seperti anak-anak lainnya, anak berkebutuhan khusus juga memiliki hak hidup, hak asuh, dan hak perlindungan yang sama dengan anak-anak normal lainnya. Memang sih, masih banyak di sekitar kita yang belum memahami pentingnya menjaga kesehatan mental orang lain, sehingga orang-orang seperti itu pun akan dengan mudahnya melakukan bullying terhadap kita sebagai orang tua dari anak special needs, atau bahkan yang paling parah adalah ketika mereka terang-terangan mengolok anak kita yang berkebutuhan khusus. Tak usah dihiraukan perkataan orang-orang semacam itu. Ada baiknya jika kita fokus merawat anak kita dengan sebaik mungkin terutama yang berhubungan dengan pendidikan mereka. Nah, berikut ini ada 5 cara membantu anak berkebutuhan khusus ketika belajar. Simak, ya!

1. Ciptakan suasana yang tenang dan jauh dari gangguan ketika anak belajar

Berikan suasana yang tenang untuk anak
sumber: freepik.com

Biasanya, anak dengan kebutuhan khusus akan sulit mendengar dan menerima informasi ketika berada di dalam ruangan yang ramai, gaduh, dan tidak terorganisir. Jadi, jangan biarkan anak duduk di dekat jendela atau pintu ketika belajar. Sebab, fokus mereka akan mengikuti suara angin, udara, atau degup langkah orang di luar jendela dan pintu. Mereka akan sukar mendengar permintaan atau ajaran kita, Ladies. Sehingga, ada baiknya jika kamu ciptakan suasana yang tenang, jauh dari gangguan dan kebisingan. Setelah itu, kamu bisa mengajak anak untuk tetap aktif bergerak selama belajar, namun dengan tetap mengutamakan fokusnya. Misalnya saja, dengan mengajaknya bermain tanya jawab. Ketika ia memberikan jawaban yang benar, anak harus berjalan maju satu langkah ke depan menuju pelukanmu, ibunya yang tercinta.

2. Ketika beristirahat dari kegiatan belajar, mainkan musik untuknya

Mainkan musik ketika beristirahat dari kegiatan belajar
sumber: freepik.com

Untuk melatih keaktifan pendengarannya, kita juga perlu memberikannya stimulus agar anak bisa mengenal berbagai macam nada. Caranya, kamu bisa memainkan musik di kala pergantian waktu belajar atau ketika sedang beristirahat. Kamu bisa menyetel alunan instrumental piano yang bisa menenangkan dan melatih ketajaman fokus anak berkebutuhan khusus, Ladies. Ketika di awal, mungkin anak belum terlalu banyak merespons bebunyian merdu dari melodi yang diperdengarkan. Namun, lama-lama anak akan terbiasa dengan bebunyian itu dan mulai meresponsnya dengan lebih aktif.

Baca juga: 5 Cara agar Proses Belajar Anak di Rumah Berjalan Efektif Selama Pandemi Corona

3. Buat instruksi belajar sesederhana dan sedatail mungkin, hindari memberikan gambaran besar

Berikan instruksi belajar dengan penjelasan sesederhana dan sedetail mungkin
sumber: freepik.com

Cara membantu anak berkebutuhan khusus ketika belajar agar efektif adalah dengan memberikannya tugas yang harus dikerjakannya seperti anak-anak lain pada umumnya. Akan tetapi, kamu perlu memberikan satu tugas dalam bentuk penjelasan yang sesederhana dan sedetail mungkin, Ladies. Sebab, biasanya anak dengan special needs akan merasa kesulitan mencerna instruksi yang panjang lebar atau beberapa instruksi sekaligus. Nah, setelah kamu memberikan satu tugas untuknya, mintalah buah hatimu untuk mengulangi pertanyaan atau tugas yang kamu berikan untuk memastikan bahwa ia memahaminya.

4. Gunakan strategi multi indra agar anak mengaktifkan panca indranya

Gunakan strategi multi indra
sumber: freepik.com

Selain kegiatan membaca dan menulis yang kerap mengaktifkan indra pendengaran dan penglihatannya, ada baiknya jika kita juga melatih indra peraba atau sentuhan, pengecap, dan penciuman anak. Misalnya dengan melatihnya merasakan tekstur buah-buahan yang keras, berambut, berkulit licin, dan lainnya. Lalu, mengajarkannya merasakan berbagai macam rasa dalam camilannya, seperti rasa manis, asin, asam, pahit, dan sebagainya. Kemudian, melatih indra penciumannya dengan membaui aroma buah, masakan ibu, minuman, dan snack. Dengan begitu semua indra anak akan aktif seperti anak-anak lainnya.

5. Berikan peluang untuk anak agar berprestasi dan berikan apresiasi untuk usahanya

Berikan anak peluang berkompetisi
sumber: freepik.com

Jika kamu sudah bisa melihat perkembangan anak secara signifikan. Lalu, dia sudah menunjukkan bahwa dirinya punya skill yang oke dan layak ditunjukkan di depan umum, kamu bisa mengajaknya ikut kompetisi sesuai dengan bidang yang dikuasainya. Dengan begitu, anak akan merasa dirinya sama seperti anak-anak lain yang layak mendapat kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuannya. Setelah itu, jangan lupa berikan apresiasi kepada anak apapun hasil yang didapatkannya ya, Ladies. Sebab, apresiasi adalah motivasi untuk anak agar ia tetap mau berkreasi, meskipun kala itu ia kalah dalam suatu perlombaan.

Nah, itulah 5 cara membantu anak berkebutuhan khusus ketika belajar. Kamu bisa menerapkannya di rumah agar anak bisa semakin semangat belajar!

Baca juga: Berbagai Macam Tipe Kecerdasan Pada Anak


parenting ibu dan anak ABK anak berkebutuhan khusus cara membantu anak berkebutuhan khusus ketika belajar belajar cara mengajarkan anak ibu anak

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS

TRENDING ON PARENTING