Ladiestory.id » Parenting » Pilihan Pengobatan Alternatif untuk Ibu Hamil Muda

Pilihan Pengobatan Alternatif untuk Ibu Hamil Muda

Sabtu, 07 September 2019 | 05:00:00
Durasi baca: 2 menit, 42 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

 Pilihan Pengobatan Alternatif untuk Ibu Hamil Muda

Saat menjalani masa kehamilan trimester pertama, maka tidak heran jika Mama mengalami beberapa perubahan kondisi fisik.

Perubahan tersebutlah yang mungkin saja membuat beberapa ibu hamil tidak nyaman dan membutuhkan pengobatan alternatif selain obat yang dianjurkan oleh dokter.

Baca juga: 8 Penyebab Morning Sickness pada Ibu Hamil yang Sering Terjadi

Namun pertanyaannya, apakah hal tersebut aman untuk dilakukan pada kehamilan muda?

Pada dasarnya, beberapa pengobatan alternatif masih boleh dilakukan oleh ibu hamil, namun tidak semua!

Baca juga: Terinspirasi Sang Ibu, Vendryana Pilih Jadi Stay at Home Mom

Nah, untuk lebih jelasnya lagi, berikut Popmama.com  telah merangkum 4 pengobatan alternatif yang aman dan dapat Mama lakukan pada masa kehamilan.

1. Aromaterapi

facefactsbeautysalon.co.uk

Saat trimester pertama kehamilan, maka muntah dan mual akan sering dirasakan oleh ibu hamil.

Baca juga: 8 Trik Membuat Penampilan 10 Tahun Lebih Muda

Untuk mengatasinya, Mama dapat menghirup wewangian dari minyak aromaterapi yang dapat membantu kurangi rasa mual saat hamil muda. 

Agar gejala mual dan muntah dapat teratasi, Mama bisa menghirup minyak dengan aroma lemon atau daun mint.

Cara terbaik memanfaatkan aromaterapi adalah dengan menambahkan beberapa tetes minyak esensial ke bak mandi berisikan air hangat.

Selain itu, minyak aromaterapi mungkin juga bisa membantu tidurmu lebih nyenyak, menyegarkan dan merelaksasi tubuh, serta membuatmu lebih bersemangat.

Baca juga: Kumpulan Doa agar Cepat Hamil

Namun perlu digaris bawahi pula bahwa tidak semua minyak aromaterapi aman untuk ibu hamil. 

Jadi, tanyakan dulu ke dokter perihal jenis minyak apa yang bisa dipakai oleh ibu hamil sebelum membelinya di pasaran.

2. Pijat

thaimassagetools.com

Menurut penelitian, ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh ketika tubuh ibu hamil dipijat selagi masa kehamilan.

Salah satunya dapat membuat suasana hati menjadi lebih baik, mengurangi stres, depresi, dan rasa cemas, mengatasi ketidaknyamanan pada tubuh seperti pembengkakan, nyeri otot, sakit punggung, atau sakit kepala, melancarkan sirkulasi, membuat tidur lebih nyenyak, hingga membantu memperlancar persalinan.

Baca juga: Mengalami Tekanan Rendah Saat Hamil, Apakah Berbahaya?

Meskipun begitu, memijat saat masa kehamilan harus dilakukan secara hati-hati. Mama disarankan untuk tidak memijat area perut saat trimester pertama kehamilan. 

Maka dari itu, pijatlah bagian lainnya seperti kaki atau tangan untuk membuat tubuh Mama lebih rileks.

3. Refleksiologi

goldengateobgyn.org

Meski tidak ada pembuktian secara medis, refleksiologi dipercaya bisa mengatasi sakit kepala ringan saat masa kehamilan. 

Nah, untuk mengatasi kondisi yang satu ini, Mama bisa memijat jempol kaki Mama. 

Baca juga: Enak, Ini 10 Makanan Ibu Hamil Supaya Bayi Terlahir Cerdas

Namun, sebelum memijat, bayangkan permukaan atas jempol kaki adalah bagian depan kepala, sedangkan telapak jempol kaki adalah bagian belakang kepala.

Lalu, sisi jempol yang berdekatan dengan jari telunjuk kaki adalah tepi luar kepala dan telinga, kemudian sisi sebaliknya mewakili bagian tengah kepala.

Setelah mengetahui itu, Mama bisa menekan area jempol sekeras mungkin sesuai lokasi sakit kepala. Tekan beberapa kali hingga rasa sakit di kepala berkurang.

4. Akupuntur

mothering.com

Metode ini mungkin bisa dijadikan pengobatan alternatif untuk mengatasi beberapa ketidaknyamanan saat hamil. 

Namun, akupuntur tidak bisa dipakai untuk mengatasi masalah kesehatan serius. Beberapa kemungkinan manfaat akupuntur pada ibu hamil antara lain dapat mengatasi depresi, mual, sakit punggung, nyeri panggul, serta sakit kepala.

Jika Mama ingin melakukan metode ini, disarankan untuk melakukan ketika kehamilan menginjak usia di atas 12 minggu. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko buruk terjadi pada janin.

Nah, itulah keempat pilihan pengobatan alternatif yang dapat Mama lakukan pada masa kehamilan trimester pertama.

Hal yang perlu diingat adalah pengobatan alternatif tidak bisa menggantikan metode medis yang disarankan oleh dokter. 

Agar lebih aman maka sebaiknya sebelum melakukan salah satu dari pengobatan tersebut maka Mama diharapkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter serta memastikan bahwa Mama telah memilih praktisi pengobatan alternatif yang sudah berkualitas dan memiliki izin praktik resmi.

pregnancy first-trimester

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS

TRENDING ON PARENTING