?>
LADIESTORY.ID | PARENTING | SIMAK TIPS MELATIH OTAK KIRI DAN OTAK KANAN ANAK AGAR PINTAR MAKSIMAL

Simak Tips Melatih Otak Kiri dan Otak Kanan Anak Agar Pintar Maksimal

LS Parenting
Durasi baca: 2 menit, 16 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Simak Tips Melatih Otak Kiri dan Otak Kanan Anak Agar Pintar Maksimal

Meskipun otak kanan (non-verbal), pemikirannya sering dianggap sebagai lebih ‘kreatif,’ sebenarnya sih anggapan itu tidak benar dan salah salah. Hanya saja, ada dua cara berpikir yang berbeda. Intinya, satu tidak lebih baik daripada yang lain.

Hal yang penting adalah menyadari bahwa ada cara berpikir yang berbeda, mengetahui apa preferensi alamiah kamu, dan jika hal itu sangat verbal (otak kiri) daripada visual (otak kanan). Kamu perlu terbuka untuk mencoba pendekatan baru di luar dominan otak kamu, sehingga melibatkan kedua belahan otak. Jadi, bukan berarti belahan otak kanan lebih penting daripada belahan otak yang kiri, ataupun sebaliknya.

Tips Melatih Otak Kiri dan Otak Kanan Anak Agar Pintar Maksimal

Bermain Alat Musik

Baca juga: Ternyata Belajar Berenang Sejak Dini, Bisa Meningkatkan IQ Pada Otak Anak

Siapa yang menduga, bahwa sering bermain alat musik merupakan salah satu cara mengasah otak kanan lho. Musik apa pun merupakan stimulan yang ampuh untuk membuat kamu tenang atau memberikan dorongan semangat.

Karenanya, bermain gitar, drum, atau piano menjadi aktivitas yang fun. Selain itu, dengan bermain musik, hippocampus (bagian dari otak yang memegang peranan penting dalam memori) akan berkembang. Hal ini mengurangi risiko kamu terkena penyakit alzheimer.

Menggambar

Menggambar merupakan aktivitas fisik yang membentuk imajinasi seseorang, dengan menggunakan banyak pilihan teknik dan alat. Bisa pula berarti membuat tkamu-tkamu tertentu di atas permukaan dengan mengolah goresan dari alat gambar.

Walaupun terkesan simple, kegiatan menggambar dapat merangsang fungsi otak kanan, yaitu mengenal bentuk dan warna. Daya ingat berkembang hingga budi pekerti pun terasah. Memang, pada dasarnya menggambar mempekerjakan seluruh otak dan memicu hubungan emosi.

Baca juga: Selain Penyebab Diabetes, Inilah 3 Pengaruh Buruk Gula pada Otak


Berolahraga

Olahraga merupakan suatu bentuk fisik yang terencana dan terstruktur yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani.

Siapa yang tahu bahwa ternyata olahraga dapat meningkatkan kinerja otak kanan, maka dari itu seseorang yang suka berolahraga cenderung lebih rileks dan santai dalam menyelesaikan masalah.

Membaca Buku Fiksi

Saat membaca buku fiksi, seseorang seperti diajak ’bertualang’ ke dunia lain. Otak pun seakan dimanjakan karena bebas berfantasi dan berimajinasi tanpa mengenal batas. Ternyata, kenikmatan ini juga bermanfaat untuk mendongkrak produktivitas otak kanan. Otak kanan tak lagi cemburu dengan otak kiri yang selalu aktif, karena sisi-sisi kreativitas yang kerap terlelap ikut terbangun.

Bermain Game

Perlu diketahui, game sangat bermanfaat jika digunakan dengan bijak. Seseorang diminta memecahkan masalah rumit dengan memvisualisasikan penempatan benda, lalu menghubungkannya dengan yang lain dengan benar. Contohnya puzzle, kadang puzzle tertulis punya jawaban lebih dari satu. Anak harus bekerja keras menggunakan otak kanan untuk memperoleh jawaban yang paling masuk akal.

Satu hal yang perlu kita ingat bahwa hasil otak kanan untuk menjadi yang sepertinya ide brilian, kreatif, imaginasi, inspirasi, perlu ditindaklanjuti oleh pemikiran kritis otak kiri yang benar-benar kritis, bukan sekadar hanya berpikir biasa seperti kamu berpikir sehari-hari, sehingga menghasilkan karya yang gemilang.

Sumber Foto Utama: Freepik.com

 

parenting stimulasi untuk anak pintar cara menstimulasi otak anak cara membuat anak pintar cara melatih otak kanan dan kiri pada anak

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

Related Posts

Trending On Parenting