?>
LADIESTORY.ID » BEAUTY » TIPS! MEMILIH SALEP JERAWAT BERDASARKAN KANDUNGANNYA

Tips! Memilih Salep Jerawat Berdasarkan Kandungannya

LS Beauty
Penulis: LS Beauty
Rabu, 01 Juli 2020 | 10:37:04
Durasi baca: 2 menit, 1 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Tips! Memilih Salep Jerawat Berdasarkan Kandungannya

Ada beberapa cara untuk mengatasi jerawat, salep jerawat merupakan salah satu obat paling umum yang digunakan. Memilih salep jerawat yang tepat akan membantu Anda menghilangkan jerawat dengan cepat. Pahami lebih lanjut berbagai kandungan salep jerawat sebelum memutuskan untuk membelinya. Memilih Salep Jerawat Berdasarkan Kandungannya tidaklah mudah.Simak berbagai kandungan yang terdapat pada salep jerawat berikut ini sebelum membeli dan menentukan pilihan untuk mengobati jerawat yang mengganggu:

Benzoyl peroxide

Benzoyl peroxide bekerja dengan cara membuang sumbatan di pori-pori kulit, membantu menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, dan mengurangi peradangan. Masa-masa awal menggunakan salep jerawat yang mengandung bahan ini, jerawat kemungkinan akan bertambah parah.

Kulit wajah pun bisa menjadi kemerahan dan mengelupas. Namun jangan khawatir, berbagai gejala tersebut akan mulai membaik setelah menggunakan benzoyl peroxide minimal selama 4 minggu. Untuk diketahui, zat ini juga dapat menimbulkan efek samping seperti kulit kering, terasa panas, kesemutan, atau sedikit perih.

Baca juga: Benarkah Perawatan Ini Efektif untuk Atasi Masalah Jerawat?

Salicylic acid

Asam salisilat atau salicylic acid bekerja dengan cara membersihkan pori-pori kulit dari benda-benda yang menyumbat. Salep jerawat ini bisa membuat bagian atas kulit menjadi terkelupas. Kulit juga bisa menjadi kemerahan, kering, dan lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari.

Retinoid

Salep jerawat yang mengandung retinoid mampu menghilangkan sel-sel kulit mati dari permukaan kulit dan membantu mencegah “sampah-sampah” tersebut tersimpan dalam pori-pori kulit. Efek samping paling umum adalah iritasi ringan dan kulit terasa perih. Salep ini biasanya dioleskan 10 hingga 20 menit setelah mencuci wajah hingga bersih, sehari sekali sebelum tidur. Efek perbaikan jerawat biasanya akan terlihat setelah 6 minggu pemakaian salep jerawat yang mengandung retinoid. Selama menggunakan retinoid, disarankan untuk menghindari paparan sinar matahari atau ultraviolet berlebihan.

Azelaic acid

Azelaic acid biasanya digunakan sebagai obat alternatif jika efek samping benzoyl peroxide atau retinoid dirasa sangat menyakitkan dan tidak nyaman. Obat jerawat oles dengan kandungan ini mampu menyingkirkan kulit mati dan membunuh bakteri, namun hasilnya biasanya baru terlihat sebulan setelah pemakaian. Gunakan setidaknya dua kali sehari, atau satu kali sehari jika kulit kamu sensitif. Jika menggunakan obat ini, disarankan untuk menghindari paparan sinar matahari dan berhati-hati dengan risiko seperti kulit menjadi kering, gatal, kemerahan, dan terasa perih.

Antibiotik

Salep jerawat yang mengandung antibiotik bisa mengurangi jumlah bakteri dan peradangan pada kulit, namun tidak cukup ampuh mencabut sumbatan pori-pori. Untuk mengobati jerawat, kandungan antibiotik biasanya dikombinasikan dengan bahan lain seperti benzoyl peroxide atau retinoid. Antibiotik juga bisa mengakibatkan dampak seperti bahan-bahan lain yang telah dipaparkan di atas, dan disarankan untuk tidak digunakan selama lebih dari enam atau delapan minggu.

Sumber foto: Freepik.com

Baca juga: Ini Pilihan Acne Patch Terbaik untuk Membantu Menghilangkan Jerawat


salep jerawat memilih salep jerawat cara memilih salep jerawat

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS

TRENDING ON BEAUTY