Ladiestory.id » Lifestyle » Tragis! 7 Selebritas yang Wafat di Tangan Penggemarnya Sendiri

Tragis! 7 Selebritas yang Wafat di Tangan Penggemarnya Sendiri

Selasa, 24 September 2019 | 01:00:00
Durasi baca: 4 menit, 44 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

 Tragis! 7 Selebritas yang Wafat di Tangan Penggemarnya Sendiri

Menjadi selebritas atau public figure merupakan kebanggaan tersendiri bagi mereka yang bisa mencapai titik tersebut. Bukan hanya saja tenar, mereka juga menjadi pusat perhatian banyak masyarakat.

Tapi terkadang, ketertarikan penggemar kepada beberapa selebritas bisa menimbulkan banyak masalah, bahkan berakibat fatal. Berikut daftar selebritis yang menerima kematian dari penggemar mereka yang berbahaya.

1. Selena

Penyanyi Latin, Selena Quintanilla-Prez atau yang lebih dikenal sebagai Selena merupakan bintang populer yang kariernya sedang menanjak pada tahun 90an. Namun, seorang pendiri klub penggemarnya Yolanda Saldivar, menembaknya di usia 23, pada 31 Maret 1995. 

Menurut Time, Selena berteman dengan Saldivar setelah fan club-nya didirikan pada tahun 1991 dan akhirnya mempekerjakannya sebagai asisten dan kembali diangkat sebagai manajer butik pakaian Selena Etc. Saat itulah masalah dimulai. 

Saldivar dipecat setelah dilaporkan menggelapkan dana dari pemenang Grammy tersebut. Beberapa waktu kemudian, Selena kembali bertemu dengan Saldivar di Inn's Day untuk mengambil beberapa catatan keuangan. Di sanalah Saldivar menembak Selena. 

Saldivar dijatuhi hukuman seumur hidup di penjara.

Baca juga: Ini 7 Quotes yang Mampu Membuatmu Menghargai Diri Sendiri

2. Rebecca Schaeffer

Pembunuhan aktris pendatang baru, Rebecca Schaeffer, menuai ketegangan di masyarakat kala itu. Bintang My Sister Sam yang berusia 21 tahun itu ditembak di depan pintu rumahnya di Hollywood oleh penggemar maniaknya, Robert John Bardo pada 18 Juli 1989.

Menurut Los Angeles Times, Bardo menguntit Schaeffer selama tiga tahun sebelum pembunuhan dan bahkan mengirim surat-surat dan berusaha bertemu dengannya di set sitkomnya. Ketika tindakan itu gak digubris oleh Rebecca, Bardo meminta bantuan seorang penduduk Tuscon bernama Ariz (penyelidik swasta) dengan membayarnya sekitar 250 dolar AS untuk melacak alamat Rebecca Schaeffer.

Bardo kemudian melakukan kunjungannya ke rumah selebritas idolanya itu, lalu menyergapnya ketika dia membuka pintu. Fatalnya, dia membunuhnya, seperti yang dilaporkan Los Angeles Times.

3. Dimebag Darrell

Mantan gitaris Pantera Dimebag Darrell ditembak ketika tampil di panggung 8 Desember 2004 pada usianya 38 tahun. Pembunuhnya adalah penggemar Pantera bernama Nathan Gale, mantan pemain sepak bola dan Marinir AS. Teman-temannya menggambarkan dia sebagai pria yang baik sampai kabar pembunuhan itu tersebar. 

Selama pertunjukan naas di Columbus, Ohio, pria 25 tahun itu dilaporkan bergegas ke panggung dan berteriak, "You broke up Pantera!" Gale membunuh gitaris dan tiga lainnya sebelum ditembak dan dibunuh oleh seorang perwira polisi.

Baca juga: FIMELA FEST 2019: Stop Body Shaming, Mulai Cintai Diri Sendiri dengan 5 Cara Ini


4. Albert Ebosse

Bintang sepak bola Kamerun, Albert Eboss dilaporkan tewas di tangan penggemar setelah pertandingan pada 23 Agustus 2014 di Aljazair. Menurut The Guardian, striker berusia 24 tahun itu dan rekan tim JS Kabylie meninggalkan lapangan setelah kalah dari USM Alger. 

Para pemain dilaporkan dihujani oleh proyektil yang dilemparkan oleh fans yang marah ketika sesuatu menghantam kepala Ebosse. Benda itu menusuk tengkoraknya dan membunuhnya, namun itu hanya dugaan.

Seperti yang dilaporkan The Guardian, "Sebuah otopsi baru, mengklaim bahwa Eboss ditusuk dan dipukuli secara brutal sampai mati di ruang ganti ...".Patologi mengatakan bahwa pemain menderita lebih dari sekedar trauma kepala, termasuk ruptur vertebra serviks dan luka lain yang mengindikasikan pembunuhan yang disengaja. 

5. John Lennon

Hal terburuk tentang kematian John Lennon adalah penembakan yang dilakukan Mark David Chapman pada 9 Desember 1980. Chapman bukanlah superfan Beatles, dia gak terobsesi dengan Lennon atau istrinya, Yoko Ono dan dia gak terdorong oleh beberapa pesan subliminal yang dia dengar dalam salah satu lagu John.

Chapman menargetkan Lennon hanya karena dia terkenal, dan Chapman ingin terkenal juga. Dalam pikirannya, dia mengira selebritis besar akan memberinya ketenaran instan. Untuk itu, dia mendekati Lennon, meminta tanda tangan dan kemudian kembali lagi untuk menembaknya mati. Semua karena dia menginginkan ketenaran. 

Baca juga: Cara Mudah Jika Ingin Memiliki Brand Kecantikan Sendiri

Saat pembebasan bersyarat, untuk kesembilan kalinya pada bulan September 2016, dia mengatakan kepada dewan (seperti dikutip oleh Telegraph) bahwa dia memiliki "pikiran sosiopat sejati" dan bahwa dia ingin "menembak Lennon sehingga Chapman bisa jadi seseorang". Gak mengherankan, dewan pembebasan bersyarat menolak permintaannya untuk kebebasan, seperti yang telah mereka lakukan delapan kali di masa lalu. 

6. Christina Grimmie

Christina Grimmie adalah penyanyi berusia 22 tahun yang sedang naik daun. Dia memukau penonton di The Voice, menempati posisi ketiga di musimnya. Penggemar maniak bernama Kevin James Loibl membunuhnya di depan fans pada 10 Juni 2016 lalu. 

Seperti dilansir Click Orlando, Loibl dideskripsikan oleh temannya, Cory Dennington, sebagai seorang penyendiri yang parah, yang pada tahun sebelumnya sudah menggemari Grimmie secara berlebihan. Dia selalu menonton video Grimmie di YouTube tanpa henti, mengubah penampilannya (melalui Lasik, pemutihan gigi dan implan rambut).

Akhirnya, Loibl memutuskan untuk bertemu Grimmie, dan ia berpikir kalau dia gak bisa memiliki pujaan hatinya itu, maka orang lain pun gak bisa. Pada tanggal 10 Juni, Grimmie membuka jumpa fans setelah ia menyanyi, lalu Loibl mendekat.

Namun bukan seperti penggemar Grimmie yang lain, yang sedang meminta tanda tangan, Loibl justru mengeluarkan senjata yang entah bagaimana dia selundupkan ke dalam gedung dan menembak penyanyi itu. Kakak Grimmie yang melihat kejadian itu, dengan cepat meraih Loibl, namun dia berhasil melarikan diri hanya untuk menembak dirinya sendiri.

Baca juga: FIMELA FEST 2019: Menjadi Diri Sendiri, Kebahagiaan yang Disarankan Aristoteles Sejak Zaman Dulu

7. Andres Escobar

Pada tanggal 1 Juli, Escobar berada di sebuah restoran di kota kelahirannya, Medellin, Kolombia. Dia terlibat pertengkaran dengan beberapa pengunjung restoran di sana, dan seorang pengunjung mengakhiri pertengkaran tersebut dengan menembakkan peluru berkali-kali. Dikutip dari The Independent, salah satu dari mereka berteriak "thanks for the own goal!" saat dia menembak Escobar.

Dilansir Fox News, penembak adalah seorang gangster bernama Humberto Munoz Castro. Selain menjadi penggemar,  pembunuh Escobar terlibat dalam perdagangan narkoba dan perjudian. Gengster itu marah karena pada 23 Juni, selama Piala Dunia 1994, Kolombia salah satu club favorit mereka menerima kekalahan 2-1, fatalnya berkat gol bunuh diri dari Andres Escobar dari Kolombia. Escobar berusaha untuk memblokir bola tetapi malah menggiring bola melewati kipernya sendiri.

Itulah tujuh selebritis yang mengalami nasib naas di tangan penggemarnya. Mudah-mudahan kejadian serupa nggak terulang kembali.

 

Disclaimer: Artikel ini telah terbit di laman IDNTimes.com dengan judul "Tragis! 7 Selebritis Ini Dihabisi Oleh Penggemarnya Sendiri"

Baca juga: Perbedaan Tipis Antara Percaya Diri dan Sombong, Kamu yang Mana?

career inspiration

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS

TRENDING ON LIFESTYLE