?>
LADIESTORY.ID » HEALTH » TURUNKAN BERAT BADAN SAAT BERPUASA DENGAN KONSUMSI MAKANAN ORGANIK

Turunkan Berat Badan Saat Berpuasa dengan Konsumsi Makanan Organik

LS Health
Penulis: LS Health
Durasi baca: 2 menit, 12 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Turunkan Berat Badan Saat Berpuasa dengan Konsumsi Makanan Organik

Sering heran kenapa berat badan kamu terus naik padahal baru selesai puasa? Hal tersebut bisa terjadi karena kamu menyepelekan asupan gizi saat sahur dan berbuka! Untuk menyiasatinya, hentikan konsumsi makanan nggak sehat dan penuh lemak seperti yang sering kamu konsumsi di bulan puasa itu dan beralilah kepada makanan organik! Kira-kira makanan organik apa saja, ya yang bisa kamu konsumsi untuk menghilangkan lemak yang terkumpul di bulan puasa kali ini dan baik bagi tubuh?

Beras Merah Organik

Meski dikenal dapat membantu diet, sebenarnya beras merah memiliki kandungan gizi yang melimpah. Jenis beras ini tidak melewati proses penggilingan, sehingga kandungan magnesium dan serat yang terkandung di bagian kulit arinya (aleuron) masih tetap terjaga. Beras merah mengandung antosianin (zat warna merah) yang tinggi sehingga bahan makanan ini memiliki warna merah. Selain sebagai zat pewarna, antosianin juga berperan sebagai antioksidan yang berfungsi menangkal radikal bebas.

Sayur Organik

Makanan organik pertama yang dapat kamu konsumsi untuk mendukung program diet yang kamu lakukan adalah mengonsumsi salad sayur yang berasal dari sayuran organik yang bebas pestisida dan juga bahan kimia berbahaya. Cara membuat makanan ini juga sangat mudah, bahan yang kamu butuhkan adalah selada organik, tomat cery organik, bawang bombai organik, mentimun organik dan juga minya zaitun dan garam.

Baca juga: Yuk Cek Bahan Makanan Yang Bikin Jerawatan

Buah Organik

Buah-buahan organik yang dihasilkan dari lahan organik, memiliki kandungan gizi, vitamin, dan mineral yang lebih tinggi dibandingkan dengan buah-buahan konvensional (non organik). Tomat, semangka, melon, jeruk, apel, anggur, dan lain-lainnya kini bisa dinikmati dan diambil manfaat gizinya secara utuh tanpa terkontaminasi residu racun-racun kimia. Cita rasanya pun lebih baik dari buah-buahan yang ditanam secara konvensional. Renyah, manis, dan menyehatkan tubuh.

Beras Shirataki Organik

Dibandingkan beras shirataki, mungkin kamu lebih mengenal mie shirataki untuk membantu diet. Sebenarnya kandungan keduanya hampir sama. Beras shirataki terbuat dari zat bernama glukomanan. Glukomanan merupakan salah satu jenis serat makanan alami yang larut dalam air, yang diambil dari ekstrak akar ubi gajah atau dikenal dengan konjak. Glukomanan mengandung 40% berat kering ubi gajah yang berasal dari Asia Tenggara.

Glukomanan terkenal memiliki kandungan kalori yang sangat rendah. Bahkan, glukomanan kerap disebut “zero calorie” karena hampir tidak memiliki kandungan kalori atau nol kalori dan nol karbohidrat. Karena kandungan kalorinya yang sangat rendah, glukomanan dalam beras shirataki dikenal sebagai bahan yang efektif untuk diet

Daging Organik

Untuk mendapatkan daging organik, hewan potong yang diambil dagingnya tersebut tidak boleh mendapat suntikan antibiotik atau pun hormon. Ditambah lagi, ada pula hewan potong yang hanya mengonsumsi rumput organik sebagai makanannya.

Kelima makanan di atas adalah contoh makanan organik yang dapat membantu program diet yang kamu lakukan. Cara membuat menu berbuka dan sahur dengan bahan makanan organik juga sangat mudah ladies.

Baca juga: Olahraga yang Cepat Menurunkan Berat Badan Saat Diet


 

Sumber foto utam: freepik.com

 

Makanan Organik diet organik Makanan Organik Membantu Menurunkan Berat Badan

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS

TRENDING ON HEALTH