LADIESTORY.ID | HEALTH | WALAUPUN SUDAH ADA VAKSIN COVID-19, JANGAN LENGAH UNTUK TETAP MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN

Walaupun Sudah Ada Vaksin COVID-19, Jangan Lengah Untuk Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

LS Health
Penulis: LS Health
Durasi baca: 2 menit, 13 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Walaupun Sudah Ada Vaksin COVID-19, Jangan Lengah Untuk Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

Sebanyak 3 juta dosis vaksin sinovac telah tiba di Indonesia. Vaksin yang saat ini disimpan di Bio Farma dan tengah menunggu izin penggunaan darurat dari BPOM dijadwalkan akan diberikan pertama kali pada kelompok tenaga kesehatan. Indonesia sudah bersiap untuk vaksinasi COVID-19. Selain tenaga kesehatan, pemerintah juga memprioritaskannya untuk kelompok usia dewasa daripada lansia yang disebut sebagai cara untuk mendapatkan herd immunity atau kekebalan kelompok atas COVID-19. Sinovac adalah satu dari tiga vaksin COVID-19 eksperimental yang telah digunakan Cina untuk menyuntik ratusan ribu orang di bawah program penggunaan darurat.

Bagaimana skema penerapan pemberian vaksin COVID-19 di Indonesia?

Di tahapan awal, vaksinasi COVID-19 akan diperuntukkan bagi garda terdepan dengan risiko tinggi, yaitu tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik. Lalu secara bertahap akan diperluas seiring dengan ketersediaan vaksin dan izinnya, yaitu penerima bantuan iuran BPJS, dan kelompok masyarakat lainnya. Terkait perencanaan vaksinasi bertahap hal yang lebih detail, saat ini pemerintah sedang menyusun peta jalan atau roadmap yang akan menjelaskan mekanisme pelaksanaan vaksinasi COVID-19 secara menyeluruh.

Bagaimana cara vaksin COVID-19 bekerja?

Secara umum, vaksin bekerja dengan merangsang pembentukan kekebalan tubuh secara spesifik terhadap bakteri/virus penyebab penyakit tertentu. Sehingga apabila terpapar, seseorang akan bisa terhindar dari penularan ataupun sakit berat akibat penyakit tersebut.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Tubuh agar Imunitas Tetap Terjaga

Fakta Terkait Vaksin Sinovac

Sinovac adalah satu dari tiga vaksin COVID-19 eksperimental yang telah digunakan Cina untuk menyuntik ratusan ribu orang di bawah program penggunaan darurat. Dua vaksin lain dalam program tersebut, keduanya dikembangkan oleh institut yang terkait dengan Sinopharm, dan vaksin lain dari CanSino Biologics, juga terbukti aman dan memicu respons kekebalan dalam uji coba tahap awal dan menengah, menurut penelitian. Gang Zeng, seorang peneliti Sinovac yang terlibat dalam studi CoronaVac, mengatakan vaksin bisa menjadi pilihan yang menarik karena dapat disimpan pada suhu lemari es normal 2 hingga 8 derajat Celcius (36 ° -46 ° F) dan dapat tetap stabil hingga tiga tahun. Sinovac berharap dapat memproduksi 300 juta dosis setiap tahun dan bertujuan untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas produksi kedua pada akhir tahun 2020 untuk meningkatkan kapasitas produksi tahunan CoronaVac menjadi 600 juta dosis.

Tetap Jaga Imun Meski Ada Vaksin COVID-19

Jika nanti kamu sudah divaksinasi COVID-19, bukan berarti bisa lalai dalam menjaga kesehatan dari virus apa pun, khususnya virus corona. Perlu diketahui, seseorang yang sudah divaksinasi COVID-19 tidak serta merta langsung kebal terhadap virus corona. Namun, seseorang yang telah mendapatkan vaksin cenderung mengalami gejala yang lebih ringan dibanding orang yang belum divaksin. 

Jadi, kamu mungkin tidak bisa bergantung sepenuhnya pada vaksin, karena memang tidak akan melindungi tubuh dari paparan virus seratu persen. Maka itu, sebaiknya tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan. Hingga saat ini, penggunaan masker adalah salah satu cara pencegahan yang paling efektif. 

Sumber Foto Utama: Freepik.com

Fakta Terkait Vaksin Sinovac Vaksin Sinovac Vaksin Sinovac Covid 19 Covid 19 Vaksin Covid 19 Di Indonesia

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

Related Posts

Trending On Health