- Home
- Pencarian
“hybe”
59 artikel ditemukan
Perseteruan antara girl group NewJeans dan ADOR masih terus bergulir. Babak terbarunya, NewJeans telah menyiapkan tindakan hukum, termasuk keputusannya segera meninggalkan nama grup mereka saat ini. Hal itu dilakukan usai adanya permintaan perintah pengadilan dari ADOR untuk melarang aktivitas Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein.
Penggemar K-pop global menuntut HYBE, sebagai salah satu perusahaan hiburan besar Korea Selatan sekaligus agensi bintang K-pop global BTS, untuk memimpin perubahan di industri K-pop menjadi lebih ramah lingkungan. Utamanya, HYBE dan perusahaan hiburan lainnya harus mengakhiri praktik penjualan album fisik secara besar-besar yang berdampak pada menggunungnya sampah plastik.
Para member NewJeans memberikan tanggapannya terkait ADOR yang mengajukan gugatan ke pengadilan soal nasib kontrak eksklusif agensi dengan NewJeans. Minji, Hanni, Danielle, Haerin, dan Hyein menuduh ADOR tidak memberikan pernyataan tegas bahwa tidak ada pelanggaran kontrak.
Girl group NewJeans mengumumkan bahwa mereka telah memutus kontrak dan keluar dari ADOR serta HYBE. Para personel menyampaikan hal tersebut lewat konferensi pers yang digelar pada Kamis (28/11/2024). Pemutusan kontrak itu dilakukan karena pihak ADOR tidak dapat memenuhi tuntutan NewJeans terkait pelanggaran kontrak.
NewJeans dikabarkan telah memutus kontrak eksklusif mereka dengan ADOR sekaligus HYBE. Hal tersebut dilakukan oleh NewJeans imbas dari tuntutan para member yang tidak dapat dipenuhi pihak agensi.
NewJeans telah memutus kontrak eksklusif dan memilih untuk keluar dari ADOR, agensi yang selama ini menaungi mereka. Hal itu dilakukan karena ADOR tidak dapat memenuhi tuntutan para personel. Usai memutuskan keluar dari ADOR, kelima personel NewJeans berjanji akan memperjuangkan hak nama grup mereka.
Min Hee-jin resmi mengajukan gugatan terhadap agensi yang menaungi ILLIT, Belift Lab. Mantan CEO ADOR mengajukan gugatan senilai 5 miliar won Korea atau setara dengan Rp56 miliar.
Min Hee-jin mengumumkan dirinya mundur dari jabatannya sebagai anggota direksi ADOR. Keputusan itu diambil setelah dirinya merasa tak lagi bisa mengusahakan ADOR kembali seperti saat dipimpin oleh dirinya.
Mantan CEO ADOR, Min Hee-jin, menuntut agar bisa menggunakan opsi jual saham miliknya di anak perusahaan HYBE tersebut. Ia juga meminta HYBE untuk membeli saham yang dimilikinya.