- Home
- Tag
# kenapa anak suka membully
1 artikel
Sampai saat ini kasus pembullyan masih saja marak terjadi dan menjadi perhatian utama dari orangtua, lembaga sekolah dan juga pemerintah. Kasus pembullyan pada dasarnya adalah kasus kriminal karena berusaha mengambil hak dan mengganggu ketenangan orang lain. Namun, dalam penanganannya kasus pembullyan sulit sekali diberikan sanksi atau hukuman yang setimpal karena pelakunya adalah anak-anak yang masih usia sekolah. Menurut the National Bullying Prevention Center yang dilansir dari situs KVC, satu dari lima anak melaporkan bahwa ia sering dibully selama sekolah. Satu dari lima remaja yang memiliki rentang usia 9 sampai 12 tahun mengatakan bahwa mereka pernah dibully di dunia maya, dibully orang lain dan melihat pembullyan atau perundungan di dunia maya secara online. Pelaku atau korban pembullyan yang masih berusia anak-anak ini memiliki resiko gangguan kesehatan mental di dalam dirinya, seperti gangguan keecemasan, depresi, susah tidur sampai menggunakan obat-obat terlarang. Secara konstruksi sosial, anak-anak seperti ini biasa memiliki prestasi akademik yang rendah dan cenderung putuh sekolah. Yang paling parah adalah sampai bunuh diri karena merasa tidak diterima oleh lingkungannya. Anak ketika menjadi seorang pembully kebanyakan tidak mengerti bahwa sikap mereka salah dan tidak peduli tentang perasaan korban bully. Mereka tidak perlu alasan mengapa memilih untuk menjadi pembully dan melakukan perundungan pada orang lain. Alasan utama mengapa anak menjadi seorang pembully sulit sekali untuk ditentukan penyebabnya. Namun, ada beberapa hal yang menjadi faktor pemicu mengapa anak jadi pembully. Yuk, Simak di bawah ini!