10 Tanda Kamu dan Pasangan Memiliki Hubungan Pernikahan yang Sehat

Jumat, 19 November 2021 | 00:01:00

Devy Felicia

Penulis : Devy Felicia

10 Tanda Kamu Dan Pasangan Memiliki Hubungan Pernikahan Yang Sehat

Foto: Cincin Berlian dari Frank & co

Setiap pasangan menginginkan hubungan pernikahan yang tidak hanya terlihat harmonis di luar, namun juga ‘sehat’ dalam pengertian seutuhnya.

Hubungan yang sehat bisa dibilang mencakup semua aspek penting dalam kehidupan berpasangan, terlebih saat dua orang telah mengenakan cincin kawin atau cincin nikah, sebagai perhiasan berlian atau perhiasan emas yang jadi simbol bersatunya dua insan dalam komitmen kesetiaan.

Namun, nyatanya hubungan yang sehat tidak serta merta datang setelah cincin berlian disematkan di jari masing-masing individu. Hubungan yang sehat perlu diusahakan terus menerus.

Hal ini tidak didapat dengan mudah, namun saat kamu dan pasangan telah berhasil sampai pada fase dimana kalian memiliki hubungan yang sehat, pernikahan akan terasa lebih mudah dan menyenangkan untuk dijalani.

Perhiasan Emas dari Frank & co
Caption

10 tanda hubungan yang sehat

Lantas, bagaimana cara mengetahui bahwa hubungan pernikahanmu dengan pasangan bisa dikatakan sehat? Berikut ini rangkuman 10 tanda-tandanya.

  1. Kamu dan pasangan memiliki pandangan terhadap nilai-nilai dasar dan tujuan hidup yang sama. Kalian sama-sama tahu apa yang paling diinginkan dalam hidup, apa tujuan bersama dan bagaimana cara mencapainya. Dan yang terpenting, meski tujuan itu bukan sesuatu yang mudah dicapai, kamu dan pasangan sama-sama berkomitmen untuk sampai ke sana.
  2. Ada rasa percaya yang kuat. Kamu terbiasa mendiskusikan apapun dengan pasanganmu. Hal baik, buruk, sangat buruk sekalipun, semuanya dapat dengan mudah kamu sampaikan, tanpa harus menutupi apapun.
  3. Kamu dan pasangan tetap menjadi diri sendiri. Pernikahan memang mengubah sebagian besar kehidupan kita, namun, seharusnya tidak serta merta mengubah siapa diri kita sebenarnya. Menjadi diri sendiri sekaligus bagian hidup dari pasangan bisa berjalan bersamaan tanpa harus memberatkan salah satu peran.
  4. Menghabiskan dan menikmati waktu berkualitas bersama. Kamu pasti sudah pernah mendengar istilah quality time.
  5. Kamu dan pasanganmu saling mendorong satu sama lain untuk tumbuh jadi individu yang lebih baik. Menginspirasi satu sama lain, dan mengingatkan dengan cinta bahwa berubah jadi versi terbaik diri sendiri adalah hal baik yang tidak boleh dilupakan.
  6. Merasa aman mengkomunikasikan kebutuhan dan keinginan pribadi, tanpa takut akan ditentang atau menyakiti pasangan. Mendengarkan dengan hati, dan menaruh perhatian penuh akah kebutuhan personal pasangan adalah kunci memberi rasa aman untuk terbuka kepada satu sama lain.
  7. Menghormati perbedaan satu sama lain, bahkan saat kamu belum bisa setuju akan beberapa isu penting di hidup pasanganmu. Kamu tidak perlu selalu sependapat dengan pasangan, namun perlu selalu melakukan kompromi.
  8. Memiliki harapan realistis untuk hubungan. Bukan harapan yang berangkat dari imajinasi atau mimpi yang tidak masuk akal. Ingatlah bahwa pasanganmu merupakan individu kompleks yang unik dan juga memiliki harapan serta kapasitas. Jadi, jangan selalu memaksakan kehendakmu untuk diwujudkan bersama.
  9. Suami istri adalah sebuah tim. Lakukan peran masing-masing dan teruslah bekerjasama untuk mencapai tujuan tersebut. Jangan merasa perlu bekerja sendiri untuk mempercepat waktu untuk sampai pada goals.
  10. Hormati keluarga dan sahabat pasanganmu. Setiap orang idealnya telah menyadari bahwa pasangan mereka adalah individu utama dalam hidup, namun, tetap memberi ruang dan waktu bagi pasangan melakukan perannya dalam keluarga dan pergaulan adalah hal yang penting.
Foto: Cincin Tunangan Leona dari Frank & co

Pada akhirnya, memasangkan perhiasan berlian atau perhiasan emas berupa cincin kawin atau cincin nikah di jari pasangan hanyalah satu langkah kecil pertama, sebelum memulai jutaan langkah besar lainnya dalam pernikahan.