Attrakt Resmi Putus Kontrak dengan 3 Member FIFTY FIFTY

Selasa, 24 Oktober 2023 | 10:13:00

Bulan Maghfira

Penulis : Bulan Maghfira

Attrakt Resmi Putus Kontrak Dengan 3 Member Fifty Fifty

FIFTY FIFTY. (Special)

Ladiestory.id - Perseteruan antara FIFTY FIFTY dengan agensinya, Attrakt masih terus berlanjut. Baru-baru ini, CEO Attrakt telah mengumumkan bahwa Saena, Aran, dan Sio telah resmi mengakhiri kontrak mereka dengan Attrakt.

“Kontrak eksklusif Aran, Saena, dan Sio berakhir pada 19 Oktober,” kata CEO Attrakt, melansir berbagai sumber, pada Senin (23/10/2023). 

Seperti diketahui, perseteruan antara kedua pihak terjadi ketika para member melaporkan agensi sekaligus CEO Attrakt ke pengadilan atas permasalahan transparansi bayaran dari agensi kepada para member.

Kasus tersebut pun masih bergulir di pengadilan meski kontrak Aran, Saena, dan Sio telah berakhir. Pihak agensi juga menyatakan bahwa mereka akan terus melanjutkan permasalahan pemutusan kontrak sepihak itu.

“Ketiga anggota FIFTY FIFTY belum menunjukkan tanda-tanda refleksi mengenai pelanggaran kontrak serius mereka sehingga kami telah mengambil keputusan,” lanjut CEO Attrakt.

FIFTY FIFTY. (Special)

 

Menindaklanjuti hal tersebut, Attrakt masih berdiskusi perihal lanjutan dari kasus ini untuk ketiga anggota FIFTY FIFTY tersebut.

“Kami akan membahas langkah-langkah tindak lanjut mengenai anggota ke depan,” lanjut CEO Attrakt.

Sementara itu, Keena FIFTY FIFTY dipastikan akan melanjutkan kontraknya dengan FIFTY FIFTY, berbeda dengan ketiga rekannya yang lain yang memutuskan keluar dari agensi.

“Kami, Attrakt, secara alami akan menerima kembali Keena. Namun, karena kondisinya saat ini begitu kelelahan, diskusi lebih jauh akan menunggu sampai setidaknya ia beristirahat selama beberapa hari,” kata pihak Attrakt mengenai kembalinya Keena ke agensi.

Sebagai informasi, FIFTY FIFTY mengajukan tuntutan ke Pengadilan Seoul pada 19 Juni 2023 lalu. Dalam tuntutan tersebut, FIFTY FIFTY menuduh Attrakt menganiaya mereka dan memaksa mereka untuk bekerja meskipun kondisi kesehatan mereka memburuk dan gagal membagi pendapatan perusahaan dengan FIFTY FIFTY.