Beberkan Alasan Pakai Ganja, Anji: Karena Bermanfaat

Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30:00

Muna Alkatiri

Penulis : Muna Alkatiri

Beberkan Alasan Pakai Ganja, Anji: Karena Bermanfaat

Anji. (Special)

Ladiestory.id - Anji baru-baru ini mengunggah sebuah foto kilas balik dirinya yang dipenjara karena kasus narkoba di Instagram. Dalam keterangan unggahan tersebut, ia menjelaskan alasannya menggunakan benda terlarang itu.

Sudah tepat setahun Erdian Aji Prihanto, atau yang biasa dikenal dengan nama panggung Anji, menghirup udara bebas. Pada 11 Juni 2021, dirinya ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Jakarta Barat karena kedapatan memiliki ganja. 

Unggahan Instagram Anji (Instagram.com/duniamanji)

"[cerita] ANJI DAN GANJA. Tepat setahun lalu saya ditangkap karena Ganja. Jika ditanya, kenapa pake Ganja, Nji? Jawabannya adalah karena bermanfaat," jelas Anji pada Minggu (12/6/2022). 

Dalam unggahannya itu, ia menyuguhkan beberapa fakta dan edukasi mengenai ganja. Unggahan tersebut berisikan foto dan video dengan total jumlah 6 slides.

Video yang ia unggah berisi cuplikan Pandji Pragiwaksono dalam acara stand up comedy yang menyebutkan kesaksiannya perihal Anji . Pandji mengatakan bahwa Anji tidak pernah mengkonsumsi ganja di Indonesia. Ia juga menyebutkan contoh negara yang melegalkan ganja sebagai obat medis.

Pada dua slides berikutnya, ia mengutip berita mengenai dilegalkannya ganja di Thailand. Dalam kutipan tersebut disebutkan regulasi yang baru ditetapkan oleh pemerintah Thailand. Di mana warganya diperbolehkan untuk menanam ganja dengan alasan untuk keperluan medis atau kuliner. Sehingga, Thailand memberikan bibit ganja gratis kepada masyarakat.

Kemudian dua slides terakhirnya berupa tangkapan layar film dokumenter tentang ganja. Anji merekomendasikan dua film tersebut dengan tujuan agar masyarakat tidak menghakimi pemakai ganja.

Anji mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan kembali menggunakan ganja. Namun, ia menambahkan hal tersebut berlaku jika di Indonesia. Karena dirinya sudah kapok dipenjara dan direhab.

Walaupun tidak secara terang-terangan, Anji menyinggung hukum Indonesia dalam menangani kasus narkotika. Anji menyebutkan bahwa penjara dan rehabilitasi tidak efektif untuk para pecandu.

Ia berpendapat bahwa penjara dan rehabilitasi menyembuhkan para pecandu atas dasar keadaannya yang menyedihkan atau menakutkan. Mereka tidak mendapat esensi atau ajaran dari kedua hal tersebut.

Terakhir, Anji menyatakan dirinya sudah berhenti memakai ganja di Indonesia. Dirinya juga memberikan himbauan untuk masyarakat agar tidak mengonsumsinya di Indonesia karena aturan yang masih melarang. Ia berharap nantinya ganja tidak masuk golongan 1 dalam UU Narkotika dan segera dilegalkan untuk alasan medis.

s