Logo LadieStory.ID
LADIESTORY.ID | FASHION | BRAND FASHION DUNIA YANG SUKSES MENYULAP SAMPAH MENJADI SNEAKERS

Brand Fashion Dunia yang Sukses Menyulap Sampah Menjadi Sneakers

LS Fashion
Penulis: LS Fashion
Selasa, 27 April 2021 | 08:53:14
Durasi baca: 1 menit, 37 detik
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Brand Fashion Dunia yang Sukses Menyulap Sampah Menjadi Sneakers

Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi pengingat lagi untuk menjaga bumi, salah satunya dengan memproduksi dan memakai fashion berkelanjutan. Sustainability fashion atau eco fashion pun mulai menggema di berbagai pilihan dunia. Dan kini, merek-merek fashion dunia ikut berinovasi 'menyulap' sampah menjadi sebuah harta karun yang baru, bahkan menjadi sneakers yang kini rasanya wajib dimiliki para milenial.

Memperingati Hari Bumi yang jatuh setiap tanggal 22 April lalu, simak brand-brand fashion dunia yang sukses menyulap sampah menjadi sneakers yang keren.

Sneakers Christian Louboutin

Christian Louboutin meluncurkan sneakers bernama The Louis Trash Flat di tahun 2015. Berbahan utama PVC, sneakers ini diisi dengan sampah sungguhan, mulai dari struk belanja, kertas, serutan pensil, bungkus permen dan lain sebagainya. Meski bahan dasarnya sampah, namun harga sepatu ini tak murah, yaitu US$ 1.095 atau Rp 15 jutaan.

Baca juga: Lipstik Lokal Tahan Lama, Wajib Punya!

Sneakers 'Everything You Buy is Rubbish'

Trio desainer asal London membuat sneakers yang seluruh bahannya dari sampah. Sneakers buatan mahasiswa desain di University of London ini dinamai Everything You Buy is Rubbish. Sneakers warna-warni itu dibuat dari plastik yang ditemukan di pantai. Bahkan talinya dibuat dari tali pancing.

Sneakers Nike

Nike membuat sneakers baru dari limbah sampahnya sendiri. Material yang dinamai Nike Grind itu dibuat dari sneakers bekas, botol plastik dan bahan sisa produksi lainnya dari pabrik Nike.

Sneakers Rupert Sanderson

Dalam perayaan Hari Bumi Sedunia tahun ini, Rupert Sanderson telah mengumumkan inisiatif baru yang dilakukan dengan bermitra bersama We Forest. Setiap kali sepasang sepatu dijual di toko Mayfair Rupert Sanderson atau secara online, label tersebut akan mendanai pertumbuhan pohon. "Menjadi lebih berkelanjutan karena kami senang bahwa, sebagai perusahaan kecil dan mandiri, kami dapat membuat perbedaan," jelas label tersebut dalam sebuah unggahan.

Native Shoes

Didirikan pada tahun 2009 di Vancouver, Kanada, label ini selalu beroperasi dengan etos planet pertama. Menawarkan gaya yang cocok untuk pria, wanita, dan anak-anak, Native dapat mengikat seluruh keluarga secara berkelanjutan. Merek ini memperkenalkan sepatu kets kompos penuh pertama di dunia pada bulan Juni tahun lalu, seluruhnya terbuat dari bahan nabati.

Sumber Foto Utama: istockphoto.com

Baca juga: 10 Lipstik Lokal Murah Dibawah 50ribu, Anti Bikin Miskin!


sustainability fashion produk sustainability fashion merek sustainability fashion fashion ramah lingkungan Sneakers eco fashion eco fashion

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

Related Posts

Trending On Fashion