Ciri-Ciri Dan Syarat Kalimat Efektif

Monday, 19 Jul | 15:27:34

LS Lifestyle

Penulis : LS Lifestyle

Ciri-Ciri Dan Syarat Kalimat Efektif

Foto: Ladiestory.id

Membuat suatu kalimat tentu bukan hal yang sulit. Namun apakah kalimat tersebut sudah tergolong kalimat yang efektif?

Kalimat efektif adalah kalimat yang memiliki potensi untuk menyampaikan pesan, ide, gagasan, atau informasi secara utuh, jelas dan tepat sehingga pembaca dapat memahami maksud yang diungkapkan penulis.

Jika kalimat tidak efektif akan membuat pembaca bosan, sebab tidak langsung to the point.

Pada dasarnya, sebuah kalimat dapat dibentuk oleh klausa yang terdiri atas subjek dan predikat dengan penambahan objek, pelengkap.

Biasanya diakhir kalimat juga disertai dengan tanda baca titik (.), tanya (?), atau seru (!).

Jika tidak tepat, penambahan-penambahan tersebut dapat membuat kalimat yang dibuat menjadi tidak efektif.

Foto: Ladiestory.id

 

Syarat Kalimat Efektif

  1. Sesuai EYD

EYD adalah kaidah utama dalam penulisan kalimat bahasa Indonesia sehingga harus menggunakan kata-kata dengan ejaan yang benar.

Sehingga sangatlah pentng untuk selalu menggunakan kata-kata baku, yakni penulisannya sudah sesuai dengan EYD.

Kalimat efektif juga harus menggunakan tanda baca yang tepat dan benar, agar jelas maknanya.

Perhatikan fungsi penggunaan tanda seru, tanda tanya, koma hingga titik dalam sebuah kalimat.

Penerapan EYD dan tanda baca yang benar ini termasuk ketentuan dasar yang wajib dipahami dan diterapkan dalam penulisan kalimat efektif.

  1. Susunan Sistematis

Syarat kalimat efektif selanjutnya adalah susunan kalimat yang sistematis atau tepat.

Kalimat yang efektif memiliki susunan utama subjek dan predikat, lalu diikuti objek, pelengkap dan keterangan.

Urutan tersebut penting agar disesuaikan dengan standar SPOK. Kecuali untuk kalimat tanya dan perintah, maka penempatan subjek dan keterangan bisa dipindahkan sesuai kebutuhan.

Foto: Ladiestory.id
  1. Tidak Bertele-tele

Penggunaan kata yang ringkas dan jelas juga syarat kalimat efektif. Penulis tidak perlu membuat kalimat yang bertele-tele dengan menghindari penggunaan kata, frasa atau bentuk lain yang tak perlu.

Selain itu, tidak menggunakan bahasa yang bertele-tele dapat menghemat pemakaian kata akan membantu penulis lebih produktif.

Pasalnya, waktu yang diperlukan untuk menyusun kalimat panjang dengan kalimat pendek tentu berbeda jauh.

Lebih hemat waktu menulis kalimat pendek namun efektif, dan hasilnya pun lebih memuaskan karena mudah dipahami.

  1. Tidak Ambigu

Ambigu adalah sebuah kata yang telah digunakan untuk menggambarkan suatu ungkapan yang memiliki lebih dari satu makna ataupun makna ganda. Ambigu juga sering disebut multitafsir.

Penyusunan kalimat efektif akan mampu menjelaskan suatu hal dengan baik dan mudah dipahami.

Sehingga mencegah pembaca melakukan multitafsir, sehingga pesan dalam tulisan tidak tersampaikan dengan baik.

Supaya makna dalam kalimat bebas dari resiko ambigu, maka susunannya perlu dibuat ringkas dan sederhana.

Ciri-ciri Kalimat Efektif

Tidak hanya memperhatikan syarat kalimat efektif, namun ciri-ciri kalimat efektif juga harus dipahami dan dimengerti

Foto: Ladiestory.id
  1. Struktur yang Sepadan

Struktur kalimat yang lengkap minimal memiliki dua unsur utama yakni subjek dan predikat. Penulis harus mempertimbangkan gagasan dan struktur yang dipakai harus seimbang.

Hal ini dilakukan dengan memastikan kalimat memiliki subjek dan predikat yang jelas.

Serta menghindari penggunaan kata depan sebelum subjek, kalimat tidak memiliki subjek ganda sehingga tidak fokus dan sulit dipahami, serta predikat dalam kalimat juga tidak didahului oleh kata “yang”.

Sebab, kata “yang” justru menghilangkan unsur predikat dalam suatu kalimat.

  1. Pemilihan Kata yang Efisien

Kalimat efektif adalah ringkas, jelas dan tidak bertele-tele. Karena itu  pemilihan kata yang efisien dan hemat menjadi salah satu ciri-ciri kalimat efektif. Pastikan tidak menggunakan kata ambigu dalam kalimat tersebut.

Biasanya dalam sebuah kalimat efektif  berbentuk kalimat pendek, terdiri dari beberapa kata dan kemudian sudah diakhiri dengan tanda baca yang sesuai.

Kesalahan sering dijumpai, karena menggunakan kata yang sebenarnya tidak diperlukan, akhirnya menimbulkan kesan kalimat yang bertele-tele.

  1. Kesejajaran Bentuk

Penggunaan kata imbuhan dalam suatu kalimat sangat berkaitan dengan kesejajaran bentuk. Bila menggunakan kata imbuhan (me-), maka kalimat tersebut juga memakai keterangan dengan imbuhan (me-) lagi.

  1. Makna Kalimat yang Tegas

Tidak selalu susunan kalimat didahului dengan subjek dan diikuti predikat. Untuk memberi penegasan dalam suatu kalimat, bisa menuliskan predikat terlebih dahulu sebelum subjek.

Sedangkan, keterangan yang berada di bagian depan berfungsi untuk mempertegas kalimat tersebut.

Meskipun memang panduan EYD merupakan salah satu syarat kalimat efektif.

Kalimat efektif cenderung memiliki susunan yang jelas dan tegas, supaya pembaca lebih mudah memahami gagasan penulis.

  1. Kalimat yang Logis

Kalimat efektif harus bersifat logis yakni tidak memiliki makna yang ambigu agar mudah dipahami.

Inilah syarat kalimat efektif beserta pengertian dan ciri-cirinya.