Daftar Film Edukasi untuk Anak SD, Ayo Nonton!

Rabu, 23 Juni 2021 | 17:47:47

Maria Nanda

Penulis : Maria Nanda

Daftar Film Edukasi untuk Anak SD, Ayo Nonton!

Foto: Ladiestory.id

Memberikan hiburan untuk anak sangat diperlukan, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini yang mengharuskan anak sekolah masih belajar di rumah. Dengan orangtua memberikan hiburan, anak tidak mudah stress karena terlalu lama belajar di rumah.

Belajar bisa dilakukan melalui media apa saja. Tidak pula harus dengan guru. Kita bisa belajar di mana pun, dari siapa pun, dan kapan pun.

Film menjadi media paling kreatif dalam menyampaikan pesan, tidak terkecuali soal pendidikan. Tidak terkesan menggurui, pelajaran yang disampaikan lewat film justru lebih mengena. Selain itu, belajar lewat film dijamin tidak akan membosankan.

Film adalah gambar hidup, film teater atau foto bergerak, merupakan serangkaian gambar diam, yang ketika ditampilkan pada layar akan menciptakan ilusi gambar bergerak karena efek fenomena phi. Ilusi optik ini memaksa penonton untuk melihat gerakan berkelanjutan antar objek yang berbeda secara cepat dan berturut-turut. 

Selain itu film dapat mengedukasi. Mendidik anak-anak memiliki karakter positif bisa dilakukan melalui berbagai cara. Terkadang orangtua pun memiliki media tersendiri dalam memberikan gambaran berperilaku yang baik agar bisa diterapkan oleh anaknya.

Film menjadi salah satu media yang cukup bisa diberikan untuk mengedukasi. Melalui film, anak bisa melihat berbagai visual gambar yang menarik sekaligus mendapatkan berbagai pesan positif dari tontonannya.

Namun tidak sembarang film diperlihatkan ke anak terutama yang duduk di bangku sekolah dasar. Tentu film edukasi untuk anak SD yang layak disajikan. Kira-kira apa saja ya?

List Film Edukasi untuk Anak SD

1. 5 Elang 

Film edukasi pertama berlatar belakang pendidikan berikutnya mengambil tema kepramukaan. Dibintangi oleh Iqbaal Ramadan saat masih belia, 5 Elang ini berkisah tentang petualangan 5 orang anak yang mengikuti perkemahan.

Baron yang kesal ikut orang tuanya pindah ke Balikpapan dan menutup diri, mencuri kesempatan dengan mengikuti kemah agar bisa ke festival mobil RC. Namun siapa sangka, dia dan empat anak lain harus berurusan dengan komplotan penebang dan pemburu liar.

Pendidikan berkarakter yang diangkat dalam film ini terdapat dalam kegiatan kepramukaan. Kegiatan kepramukaan serta 10 pilar dasa darma menjadi kegiatan yang dapat menumbuhkan karakter bangsa dan menjadi standar tingkah laku pramuka di masyarakat.

2. Laskar Pelangi 

Foto: Pinterest/blogerturu

Tidak bisa dipungkiri bahwa film Laskar Pelangi ini langsung melejit ketika awal launching tahun 2008. Bagaimana tidak? Film edukasi ini mengisahkan perjuangan dua orang guru dan murid dari sekolah yang jauh dari kesempurnaan akan nilai pendidikan.

Bu Muslimah yang diperankan oleh Cut Mini sebagai guru yang telaten mengajar dan sabar dan Pak Harfan yang diperankan oleh Ikranagara memberikan pelajaran lewat motivasi.

Sementara murid-muridnya yang terdiri dari Ikal, Lintang, Mahar, Harun, Sahara, A Kiong, Flo, Borek, Kucai, Syahdan, Trapani, dan A Ling semangat menuntut ilmu dan optimis. 

3. Sang Pemimpi 

Foto: Pinterest/Sang Pemimpi

Sang Pemimpi merupakan film lanjutan dari Laskar Pelangi. Film ini menceritakan hidup salah satu murid laskar pelangi yang bernama, Ikal. Ikal menjalani hidup remaja yang mencari jati dirinya.

Namun, bukan seperti remaja yang nakal, melainkan anak remaja yang bersungguh-sungguh belajar hingga ke Eropa. Ini tentunya sangat menginspirasi anak sekolah.

4. Jembatan Pensil

Foto: Instagram/boxofficemovie

Film Jembatan Pensil ini benar-benar mengajarkan kepada anak-anak untuk tetap bersyukur dan lebih semangat belajar. Film ini mengisahkan sekelompok anak SD yang harus berjuang untuk tetap bisa belajar.

Mereka harus menempuh perjalanan ke sekolah hingga belasan kilometer, belum lagi berbagai macam rintangan yang dihadapi. Meski begitu, semangat belajar mereka tetap membara. Sebab itu, film ini cocok untuk dimasukan dalam list film edukasi untuk anak SD.

5. Serdadu Kumbang

Foto: Pinterest/Best Indonesian Actor

Serdadu Kumbang mengambil latar suatu desa di puncak bukit. Film edukasi ini bertokoh utama Amek, siswa SD yang tidak lulus ujian. Meskipun punya keterbatasan fisik berupa bibir sumbing, dia memiliki kelebihan dalam berkuda. Agar bisa lulus di tahun pengulangannya, Amek mendapat pengajaran tambahan dari kakaknya, Minun. Selain itu, ia juga berharap adiknya bisa mengejar cita-cita.

Dari film rilisan tahun 2011 ini bisa ditarik nilai pendidikan humanis yang mendudukkan manusia sederajat meskipun ada yang berkondisi cacat bibir sumbing. Selain itu, tampak juga sifat yang mendidik lain berupa kegigihan anak-anak dalam meraih cita-cita meskipun dalam suasana keterbatasan. Sangat menggugah hati para pemirsanya.

6. Di Timur Matahari

Di Timur Matahari merupakan film yang menceritakan tentang anak-anak yang tertinggal jauh pendidikan yang berasal dari Indonesia Timur. Setiap harinya, anak-anak timur ini menunggu guru yang datang untuk belajar. Namun, suatu ketika guru yang ditunggu tak kunjung datang.

Meski begitu, semangat belajar anak timur ini patut diacungi jempol. Tanpa guru, mereka masih tetap bisa belajar melalui alam sekitarnya dengan bantuan orang-orang sekitar.

7. Tanah Surga, Katanya

Foto: Pinterest/ekomarwanto

Berlatar di daerah perbatasan Indonesia (Kalimantan Barat)-Malaysia (Sarawak), Tanah Surga, Katanya menampilkan permasalahan krisis pendidikan dan nasionalisme. Film yang rilis pada 2012 silam ini memotret tiga generasi di perbatasan. Hasyim, si kakek yang terjebak dalam kenangan konfrontasi perbatasan; Haris, anak Hasyim yang lebih suka hidup di negara tetangga karena lebih makmur; dan Salman, cucu Hasyim yang sangat nasionalis.

Dari sini kita bisa memetik pelajaran tentang pentingnya pemerataan pendidikan. Masih ada anak-anak di daerah perbatasan yang belum mendapat pendidikan layak.

Fasilitas yang kurang memadai makin memperburuk keadaan. Lebih penting lagi masalah pendidikan rasa cinta tanah air. Ironis sekali melihat warga negara kehilangan jati dirinya. 

Dampingi dan Berikan Bimbingan saat Menonton

Meski khusus film edukasi untuk anak SD, tetap saja sebagai orangtua perlu mendampingi anak ketika menonton film hingga selesai.

Sebab setiap film anak pastinya ada adegan perkelahian, debat, permusuhan sebagai bumbu film tersebut. Nah, sebagai orangtua, perlu memberikan bimbingan dari film tersebut.

Berita Terkait