DEKRANASDA NTB X Indonesian Fashion Chamber Perkenalkan Budaya Lewat Pagelaran Busana

Jumat, 22 April 2022 | 09:41:00

Arfiah Ramadhanti

Penulis : Arfiah Ramadhanti

Dekranasda Ntb X Indonesian Fashion Chamber Perkenalkan Budaya Lewat Pagelaran Busana

DEKRANASDA NTB X Indonesian Fashion Chamber MUFFEST+ 2022. (Spesial)

Ladiestory.id - Muslimah Fashion Festival atau MUFFEST+ 2022 akan menyuguhkan karya dari 100 desainer yang berpartisipasi memeriahkan acara ini. Salah satunya adalah karya dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berkolaborasi dengan penyelenggara acara, Indonesian Fashion Chamber. 

Opening Ceremony MUFFEST+ 2022. (Ladiestory.id/Arfiah Ramadhanti)

Pada MUFFEST+ 2022, 7 desainer lokal asal NTB menunjukan karya sekaligus memperkenalkan kebudayaan NTB lewat pakaian yang sebagian besar desainnya menggunakan tenun khas daerah yang masih jarang diketahui banyak orang.

DEKRANASDA NTB X Indonesian Fashion Chamber MUFFEST+ 2022. (Spesial)

Desainer Ferry Kuncoro, Dhiah Kahar, Asal, Safira Misy, Andre Manangga hingga Linda Hamidy Grander menyampaikan jika tema besar dari karya yang kali ini dipamerkan memang terinspirasi dari keindahan dari tempat-tempat dan tradisi yang ada di NTB. Sehingga, selain keindahan karya, pengunjung pun bisa secara tidak langsung mengenal lebih dalam mengenai NTB.

Seperti Dhiah Kahar, pada karyanya kali ini, Dhiah mengambil tema yang terinspirasi dari sebuah pantai di NTB bernama pantai Kaliantan. Oleh karena itu, pada koleksinya Dhiah lebih banyak bermain dengan warna-warna khas gradasi pantai, seperti abu-abu, putih dan sedikit biru.

“Tema Kaliantan diambil dari nama sebuah pantai yang masih bisa dibilang virgin beach, masih belum banyak disentuh oleh pengunjung, di mana saya menggunakan warna yang terinspirasi dari gradasi pantai itu sendiri,” ujar Dhiah. 

Dhiah Kahar at MUFFEST+ 2022. (Spesial)

Sedangkan penggunaan tenunnya, Dhiah menggunakan tenun Kembang Kerang dari salah satu daerah di NTB, yang memiliki dominan motif garis-garis dengan perpaduan warna yang senada dengan koleksinya kali ini.

Agak berbeda dengan koleksi desainer lain yang membawa tenun sebagai kain khas NTB, Linda Hamidy Grander, lewat koleksi karyanya yang berjudul Sweet, Summer, Breeze terinspirasi dari kain songket khas Lombok Tengah dan warnanya yang dominan pastel yang kalem. 

Nantinya, Linda akan membawa warna-warna yang lebih kalem namun dengan tetap mempertahankan gaya khas dari desainnya yang simple, casual dan elegan.

Linda Hamidy Grander MUFFEST+ 2022. (Spesial)

“Tema kali ini saya terinspirasi dari kain yang saya gunakan yaitu dari songket Lombok tengah. Saya mengangkat warna-warna yang sedang populer, yaitu warna-warna pastel yang dikemas dengan tema sporty dengan feel yang simple dan elegan,” tutup Linda.

Seperti diketahui, Muslimah Fashion Festival atau MUFFEST+ 2022 telah resmi dibuka pada Kamis (21/4/2022). Acara ini akan diselenggarakan hingga 23 April mendatang yang berlokasi di Grand Ballroom, The Ritz Carlton, Pasific Place.

s