Fenomena Baru Transplantasi Rambut, Apakah Aman?

Jumat, 7 Januari 2022 | 00:01:00

Prisca Devina

Penulis : Prisca Devina

Fenomena Baru Transplantasi Rambut, Apakah Aman?

Ilustrasi Transplantasi Rambut (Special)

Ladiestory.id - Media dihebohkan dengan penampilan terbaru dari musisi legend Anang Hermansyah yang sudah menjalani transplantasi rambut saat berlibur di Turki. Sebenarnya, apakah istilah dari transplantasi rambut? Jadi, Transplantasi rambut merupakan nama lain dari cangkok rambut atau tanam rambut.

Pada postingan yang diunggah Anang terlihat kepala yang hampir tidak memiliki rambut. Katanya, ini adalah kali keduanya mencukur rambut botak,pertama waktu bayi dan sekarang.

Dari situlah, para warganet mulai ramai membicarakan tentang penampilan baru Anang setelah menjalani transplantasi rambut. Ternyata, bukan hanya Anang Hermansyah kabarnya, Kevin Aprilio pernah melakukan transplantasi rambut di negara yang sama.

Rasanya ini mulai menjadi trend, penasaran tentang bagaimana sebenarnya transplantasi rambut itu, apakah aman dari  risiko serta biaya yang perlu dikeluarkan? Saatnya Kamu temukan jawabannya! 

Pengertian Transplantasi Rambut

Ilustrasi Transplantasi Rambut (Special)
Ilustrasi Transplantasi Rambut (Special)

 

Transplantasi rambut merupakan suatu langkah atau cara mengembalikan rambut akibat kebotakan. Jadi, Istilah transplantasi rambut biasa disebut cangkok rambut atau tanam rambut sekilas hampir sama dengan tanaman.

Proses dari transplantasi rambut, untuk membuat seseorang dapat mengembalikan rambutnya kembali utuh sehingga lebih percaya diri dengan penampilannya.

Umumnya, transplantasi rambut terdapat tiga jenis yaitu.

Follicular Unit Extraction (FUE)

Cara yang dilakukan dokter mencukur rambut dengan mencabut folikel rambut. Kemudian dokter menanam pada kebotakan ke dalam kulit.

Direct Hair Implantation (DHI)

Ini dapat dikatakan sebagai metode terbaru transplantasi rambut hampir sama dengan metode Follicular Unit Extraction (FUE) tapi menggunakan Choi Implanter Pen supaya menanam rambut jadi lebih akurat dari sudut dan kedalamannya.

Follicular Unit Strip Surgery (FUSS)

Ini adalah metode yang dilakukan dokter dengan menyayat kulit kepala kemudian mencangkok pada area yang mengalami kebotakan.

Maka dari itu, memilih transplantasi rambut tentu perlu disesuaikan kondisi kulit kepala. Sebelum itu, Kamu perlu menjalani konsultasi, tes darah dan biopsi oleh dokter sehingga dapat menentukan kelayakan dalam menjalani transplantasi rambut.

Dampak dan Resiko Transplantasi Rambut

Ilustrasi Transplantasi Rambut (Special)
Ilustrasi Transplantasi Rambut (Special)

 

Segala sesuatu yang Kamu alami tentu saja ada dampak. Sama halnya dengan transplantasi rambut memicu resiko atau efek samping secara umum. Kemungkinan resiko efek samping transplantasi rambut yang ditimbulkan adalah pendarahan, timbul jaringan parut, infeksi dengan kulit kepala kemudian pertumbuhan rambut baru yang kurang stabil dan beraturan.

Selain itu, efek samping dari transplantasi rambut adalah gatal di kulit kepala, bekas luka jatihan menjadi sulit bahkan tidak dapat hilang, adanya keloid pada jahitan, dan rambut mengalami kerontokan.

Anggaran dan Biaya Transplantasi Rambut

Umumnya, biaya transplantasi rambut sekitar Rp 25 juta hingga Rp 100 juta tergantung dengan jumlah helai rambut yang ditanam serta jenis metode transplantasi. Ini terjadi dengan kurun waktu 6 hingga 9 bulan hasil rambut transplantasi dapat terlihat.

Pemahaman Tentang Transplantasi Rambut

Sebelumnya, Kamu perlu mengert jika transplantasi rambut tidak direkomendasikan dengan kondisi kerontokan rambut secara meluas pada seluruh kulit kepala. Kemudian, seseorang dengan bekas luka keloid, tebal dan berserat sehingga muncul setelah cedera atau operasi.