HUAWEI ECG, Pantau Kesehatan Jantung Sejak Dini

Jumat, 30 September 2022 | 21:00:00

Andi Afifah

Penulis : Andi Afifah

Huawei Ecg, Pantau Kesehatan Jantung Sejak Dini

Ilustrasi jaga kesehatan hati. (Special)

Ladiestory.id - Hari Kesehatan Jantung Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 29 September, tahun ini mengangkat tema “Use Heart for Every Heart”. Data statistik WHO menunjukan bahwa sekitar 17,9 juta orang meninggal karena penyakit kardiovaskular setiap tahunnya, hal ini menyumbang sebesar 31% angka kematian di seluruh dunia. 

Di Indonesia penyakit jantung jadi penyebab kematian tertinggi. Hal ini berdasarkan data yang dikutip dari Kemenkes, Global Burden of Disease dan Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) pada 2014-2019. Dari pemaparan tersebut, kesehatan jantung tentu saja menjadi fokus utama yang perlu diperhatikan dari berbagai kalangan usia.

Untuk mendeteksi jantung melalui teknologi, HUAWEI ECG bantu menganalisis aktivitas electrophysiological jantung atau elektrokardiogram (ECG) secara otomatis melalui HUAWEI Watch GT 3 Pro dan HUAWEI WATCH D. Fitur HUAWEI ECG ini juga telah memperoleh sertifikasi CE dari National Medical Products Administration di Eropa.

Teknologi ini dirancang dalam wujud elektroda kecil yang disematkan pada jam tangan pintar HUAWEI Watch GT 3 Pro dan HUAWEI Watch D. Hal ini mendukung pengguna mendapatkan data ECG komprehensif dalam deteksi dini.

HUAWEI WATCH GT3 Pro (Special)

 

Cara Menggunakan Fitur ECG untuk Pantau Kesehatan Jantung

Untuk memanfaatkan fitur HUAWEI ECG, pengguna HUAWEI Watch GT 3 Pro dan Watch D perlu mengunduh dan memperbarui aplikasi HUAWEI Health yang dapat diunduh di semua sistem operasi. Setelah itu, aktifkan dengan membuka aplikasi HUAWEI Healthtap menu Jantung (atau Heart), kemudian pilih fitur ECG dan ikuti petunjuknya. 

Berikut langkah mudah dalam menganalisa data kesehatan jantung kapanpun dan dimanapun melalui perangkat wearables Huawei:

  1. Buka fitur HUAWEI ECG melalui menu ‘Watch’
  2. Sandarkan lengan dengan rileks pada permukaan datar atau pangkuan
  3. Letakkan jari pada tombol elektroda yang berada di bawah smartwatchuntuk mengukur kondisi detak jantung selama 30 detik. 
  4. Hasil pengukuran akan tampil di smartwatch dan aplikasi HUAWEI Health.
HUAWEI WATCH D (Special)

 Pada tahun 2018, Huawei bermitra dengan institusi global terkemuka di Tiongkok dan 301 rumah sakit, untuk melakukan studi kesehatan jantung yang mencari solusi kesehatan mobile dalam fibrilasi atrium. Penggunaannya divalidasi dalam skenario pengawasan dan penyaringan yang dikombinasikan dengan perangkat Huawei.

Empat tahun berselang, hasil studi tersebut dirilis pada ajang konferensi European Society of Cardiology (ESC) pada Agustus 2022. Hasilnya menunjukkan peran signifikan yang dapat diberikan oleh teknologi wearables dalam pengobatan dini penyakit jantung.

Alhasil kini solusi kesehatan mobile, bersama dengan perangkat Huawei, semakin banyak digunakan untuk menyaring dan memantau fibrilasi atrium, salah satu jenis gangguan irama jantung. Gejalanya bisa hilang timbul, berlangsung lama, atau bahkan permanen. Apabila dibiarkan, atrial fibrilasi bisa mengakibatkan gagal jantung dan stroke.

Untuk diketahui bahwa hipertensi jangka panjang, fluktuasi tekanan darah abnormal, dan tekanan denyut nadi lebih dari 60 mmHg akan meningkatkan risiko fibrilasi atrium. Terbukti bahwa perangkat seperti HUAWEI WATCH GT 3 Pro dan HUAWEI WATCH D, dengan kemampuan ECG, adalah solusi skrining yang berguna untuk pasien berisiko tinggi. Selain itu, perangkat dengan pemantauan detak jantung (PPG) real-time yang bermanfaat untuk memantau kesehatan jantung bagi pasien. populasi umum, dan membantu pengguna mendeteksi terjadinya penyakit kardiovaskular.

“Bahkan, data ECG yang direkam oleh perangkat wearables Huawei dapat membantu pasien mengatasi risiko sleep apnea obstruktif yang disebabkan oleh hipertensi dan aritmia, serta mengembangkan kebiasaan olahraga yang baik. Selain itu, Huawei juga tidak henti mewujudkan misi inti perusahaan untuk mencegah dan mengurangi risiko penyakit kronis, yakni melalui kerja sama dengan berbagai penyedia layanan kesehatan,” ungkap Patrick Ru, Country Head of  Huawei Device Indonesia.

Dikutip dari rilisnya pada Jumat (30/09/2022), Huawei telah berkolaborasi dengan lebih dari 80 lembaga penelitian kesehatan global, di mana studinya mencakup kesehatan jantung, sleep apnea, kesehatan pembuluh darah, kesehatan pernapasan, kesehatan perempuan, dan lain-lain. 

Melalui aplikasi HUAWEI Health, Huawei berkomitmen menghadirkan solusi teknologi berkelanjutan untuk mendampingi kesehatan dan kebugaran pengguna. Terangkum sebagai menu utama pada perangkat wearables untuk kesehatan dan kebugaran dari Huawei, aplikasi ini juga terintegrasi dengan berbagai manfaat tambahan dari para pengembang dan mitra di industri terkait. 

HUAWEI Health merupakan bagian dari komitmen nyata Huawei dalam menyediakan solusi manajemen kebugaran dan kesehatan berskala penuh untuk individu, keluarga, dan kelompok, yakni melalui manfaat digital yang dapat dirasakan di berbagai aspek kehidupan, menjadikan hidup sehat lebih mudah dijalani.

“Baik untuk memulai kehidupan bugar, memantau kesehatan diri, atau mengelola perangkat pintar yang mudah dan selaras digunakan saat beraktivitas, HUAWEI Health memiliki semua solusi terbaik bagi pengguna. Ini mempertegas upaya Huawei dalam mewujudkan konsep Seamless AI Life di bidang kesehatan, sekaligus mendorong digitalisasi yang lebih luas di tengah masyarakat,” tutup Patrick.