Jenis Olahraga Mengecilkan Paha Yang Mudah Dan Praktis

Friday, 18 Jun | 21:46:46

LS Health

Penulis : LS Health

Jenis Olahraga Mengecilkan Paha Yang Mudah Dan Praktis

Foto: Pinterest/Vemale

Punya bentuk tubuh yang indah pastinya jadi impian semua perempuan. Namun, sayangnya gaya hidup yang kurang sehat serta pola makan yang buruk membuat lemak jadi tertimbun di bagian-bagian tertentu.

Salah satu yang paling dikeluhkan perempuan adalah ukuran paha yang besar.

Paha adalah bagian tubuh yang cukup bermasalah, terutama bagi wanita. Sebab bagian tubuh ini cenderung menimbun lemak yang dapat mengganggu penampilan. 

Tak jarang berbagai cara dilakukan untuk mengatasinya. Namun, usaha untuk mendapatkan paha yang ramping bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, olahraga dan diet tidak dapat memastikan lemak berkurang di tempat yang diinginkan.

Meski keberadaan lemak di kaki pada umumnya normal, misalnya karena faktor keturunan, ada sebagian orang yang ingin menghilangkannya agar paha terlihat ramping.

Untuk mendapatkan hal ini sebenarnya tidak sulit, karena ada beragam pilihan olahraga yang bisa membantu mengecilkan paha.

Nah, berikut ini adalah beberapa olahraga untuk mengecilkan paha yang bisa dicoba:

Jenis Olahraga Mengecilkan Paha

1. Squat

Foto: Ladiestory.id

Bukan hanya bisa mengcilkan paha, gerakan ini juga ampuh untuk mengecilkan betis serta melatih otot bagian bawah. Berdirilah dengan posisi kaki terbuka selebar bahu dengan kedua tangan lurus kedepan. Lalu, turunkan pantatmu hingga mendekati lantai. Tahan posisi ini selama 15-30 detik dan kembali ke posisi semula. Ulangi hingga 10 kali. 

2. Bersepeda 

Foto: Ladiestory.id

Bersepeda adalah salah satu olahraga untuk mengecilkan paha yang menyenangkan untuk dilakukan. Saat bersepeda, kaki termasuk paha dan betis akan lebih aktif bergerak untuk mengayuh sepeda agar tetap berjalan.

Gerakan mengayuh dapat menghancurkan lemak yang menumpuk di area kaki. Oleh karena itu, bersepeda merupakan olahraga yang cocok untuk Anda yang sedang ingin mengecilkan area kaki, terutama paha.

3. Lari

Foto: Ladiestory.id

Lari atau joging merupakan salah satu olahraga yang paling dianjurkan bagi Anda yang ingin mengecilkan area paha. Olahraga mengecilkan paha yang satu ini memang kerap kali menjadi andalan ketika ingin menurunkan berat badan.

Saat Anda lari, anggota tubuh yang paling banyak bergerak adalah bagian kaki. Lemak yang terdapat di area paha, bokong, dan betis pun akan terbakar dengan sendirinya.

4. Criss-cross Scissors

Gerakan yang satu ini dapat membantu Anda untuk mengecilkan paha. Ikuti beberapa langkah berikut:

  • Gerakan dimulai dengan posisi tidur di atas matras.
  • Luruskan dan angkat sedikit kedua kaki di atas matras.
  • Lakukan gerakan menyilangkan kedua kaki secara bergantian seperti gunting.

Pada saat melakukan gerakan criss-cross scissors, pastikan punggung bawah Anda menempel pada matras untuk menghindari cedera punggung.

5. Bridge Butterfly

Jika malas, berbaring pun bisa menjadi pilihan olahraga untuk mengecilkan paha, lho. Gerakan ini dikenal dengan nama bridge butterfly. Selain baik untuk paha, gerakan ini juga baik untuk otot perut Anda.

Cara melakukan olahraga ini cukup sederhana. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  • Posisikan tubuh berbaring.
  • Letakkan tangan di samping, kemudian tekuk sedikit kaki dan angkat bokong Anda.
  • Secara bergantian angkat salah satu kaki Anda, dengan tetap mempertahankan posisi bokong terangkat.

6. Side Lunges

Olahraga untuk mengecilkan paha lainnya adalah side lunges. Gerakan ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Posisikan tubuh berdiri tegak dengan kedua kaki terbuka selebar bahu.
  • Lakukan gerakan lunge ke arah kanan tempat kaki kanan menekuk, sedangkan kaki kiri dalam posisi lurus.
  • Perlahan-lahan kembali ke posisi semula, lalu ulangi lagi pada kaki kiri.

Itulah jenis-jenis olahraga mengecilkan paha. Tak harus selalu mahal atau dilakukan di pusat kebugaran, Anda bisa mempraktikkannya sendiri di rumah dengan menggunakan alat-alat sederhana. Asalkan Anda melakukan latihan fisik secara konsisten dibarengi dengan pengaturan pola makan.

Berita Terkait