Kata Penghubung: Arti, Jenis, Macam Beserta Contohnya

Monday, 19 Jul | 11:17:05

LS Lifestyle

Penulis : LS Lifestyle

Kata Penghubung: Arti, Jenis, Macam Beserta Contohnya

Foto: Ladiestory.id

Untuk membuat suatu kalimat yang baik dan mudah dipahami, diperlukan yang namanya kata penghubung.

Pada dasarnya kata penghubung ini tidak hanya ada di bahasa Indonesia namun juga di bahasa negara lain, termasuk bahasa Inggris.

Konjugsi atau kata penghubung merupakan kata tugas yang fungsinya menghubungkan antarklausa, antarkalimat, dan antarparagraf.

Memang ketika menggunakannya, kata hubung tidak mengandung suatu makna atau tujuan tertentu. Karena konjungsi memang hanya berperan sebagai kata penghubung atau kata sambung saja.

Namun konjungsi atau kata penghubung ini berfungsi sebagai kata yang menyatukan antara subjek dan predikat, predikat dan objek, hingga keterangan.

Jenis Kata Hubung

  1. Kata Hubung Antar Klausa

Kata hubung atau konjungsi antar klausa kerap kali disebut dengan konjungsi intra kalimat.

Kata hubung ini adalah kata yang menghubungkan klausa induk dan klausa anak dalam satu kalimat. Kata hubung antar klausa ini biasanya terletak di tengah-tengah kalimat.

Konjungsi antar klausa atau intra kalimat juga memiliki dua jenis yakni konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif.

Konjungsi yang menghubungkan dua unsur kalimat atau lebih dengan kedudukan yang setara disebut konjungsi koordinatif. Contoh dari konjungsi ini diantaranya; dan, serta, tetapi, melainkan, atau, padahal.

Sedangkan konjungsi subordinatif merupakan kata hubung yang menghubungkan dua unsur kalimat yang kedudukan tidak setara. Contohnya; agar, bahwa, sehingga, begitu, sambil, supaya, yang, tanpa, jika

  1. Kata Hubung Antar Kalimat

Konjungsi antar kalimat merupakan kata hubung yang menghubungkan kalimat yang satu dengan kalimat yang lainnya.

Kata hubung ini berfungsi untuk menyatakatan kelanjutan, kebalikan, penambahan, konsekuensi, pertentangan, penguatan, pendahulu. Contohnya: sebaliknya, kemudian, sesungguhnya, tak hanya itu, namun, lagipula, kemudian, sesungguhnya, namun begitu.

Macam-Macam Jenis Kata Hubung

Macam-macam jenis kata penghubung dibedakan berdasarkan dari fungsinya

Foto: Ladiestory.id
  1. Kata Hubung Gabungan atau Adiktif

Kata hubung gabungan juga sering disebut sebagai kata hubung adiktif merupakan kata sambung yang berfungsi menghubungkan antar klausa maupun kalimat dan paragaraf yang memang memiliki kedudukan yang setara. Contoh kata hubung gabungan adalah: lagipula, serta, dan.

  1. Kata Hubung Pertentangan

Kata hubung pertentangan merupakan jenis konjungsi yang menghubungkan dua klausa, kalimat, maupun paragraf yang memiliki kedudukan setara namun saling bertentangan. Contoh kata hubung pertentangan adalah: melainkan, tetapi, sedangkan

  1. Kata Hubung Tujuan

Kata hubung tujuan merupakan konjungsi yang berfungsi untuk menjelaskan suatu tujuan atau menjelaskan maksud dan tujuan tujuan dari suatu kejadian yang disampaikan oleh penulis atau penutur. Contoh kata hubung tujuan adalah: agar, supaya, untuk, guna

  1. Kata Hubung Akibat

Kata hubung akibat adalah jenis kata hubung yang memiliki fungsi untuk menjelaskan suatu kejadian yang disebabkan oleh suatu hal. Sehingga kalimat yang dihubungkan merupakan akibat dari penyebab tersebut. Contohnya: sampai, akibatnya, sehingga

  1. Kata Hubung Sebab

Kata sambung sebab merupakan jenis konjungsi yang berfungsi sebagai media untuk menjelaskan suatu kejadian yang terjadi karena sebab tertentu. Contohnya adalah: sebab, karena

Foto: Ladiestory.id
  1. Kata Hubung Syarat

Kata hubung syarat merupakan jenis konjungsi yang menjelaskan bahwa suatu kejadian bisa terjadi jika memenuhi sejumlah syarat tertentu. Dalam konjungsi ini memiliki beragam kata, namun ada beberapa yang paling umum digunakan seperti: kalau, apabila, jika, jikalau.

  1. Kata Hubung Tidak Bersyarat

Kata hubung tidak bersyarat berfungsi untuk menyatakan bahwa suatu hal bisa terjadi tanpa perlu ada syarat yang harus terpenuhi. Contoh kata hubung tidak bersyarat adalah: biarpun, walaupun, meskipun.

  1. Kata Hubung Pilihan

Kata hubung pilihan merupakan jenis konjungsi yang digunakan untuk menghubungkan dua kalimat, paragraf, maupun klausa yang tujuannya untuk memberikan atau menyampaikan beberapa pilihan. Contoh kata hubung pilihan adalah: ataupun, atau, maupun.

  1. Kata Hubung Korelatif

Kata hubung korelatif  berfungsi untuk menjelaskan bahwa dua kalimat masih saling berhubungan, sehingga antara satu kalimat dengan kalimat lain saling memberikan pengaruh. Contohnya: tetapi juga, sehingga, melainkan, tidak hanya, tetapi juga, bukannya.

  1. Kata Hubung Penjelas

Kata hubung penjelas memiliki fungsi untuk menjelaskan kalimat sebelumnya agar lebih terperinci. Contoh kata hubung penjelas yang kerap kali dipakai adalah “bahwa”.

Foto: Ladiestory.id
  1. Kata Hubung Pembenaran

Kata hubung pembenaran kerap kali disebut juga dengan konsesif yang berfungsi menghubungkan dua hal dengan cara membenarkan suatu hal sekaligus menolak hal lainnya. Contohnya: meskipun, biar, biarpun, walaupun.

  1. Kata Hubung Urutan

Kata hubung urutan merupakan jenis kata sambung yang fungsinya adalah menjelaskan suatu urutan dari satu klausa ke klausa lain atau antar kalimat dan paragraf. Kata yang kerap kali dipakai adalah “lalu” dan “kemudian”.

  1. Kata Hubung Perbandingan

Kata hubung perbandingan berfungsi untuk membandingkan dan menghubungkan dua klausa, kalimat, maupun paragraf. Contoh kata hubung perbandingan adalah: seperti, sebagai, bagaikan.

  1. Kata Hubung Pembatas

Kata hubung pembatas tidak hanya menghubungkan namun juga berfungsi sebagai batasan terhadap suatu kejadian atau hal. Contohnya adalah: selain, asal, kecuali.

  1. Kata Hubung Waktu

Kata hubung waktu berfunsgi sebagai kata hubung yang menjelaskan hubungan waktu antara dua hal. Konjungsi waktu bisa menjelaskan hubungan yang sederajat maupun tidak sederajat. Contohnya adalah: selanjutnya, sesudah, sejak, sebelumnya, bilamana.

Itulah arti, jenis, dan macam beserta contoh dari kata penghubung. Semoga membantu!