Kena Boikot, Starbucks di Bandara Irlandia Ganti Nama?

Rabu, 10 Januari 2024 | 20:49:00

Atika Febriani

Penulis : Atika Febriani

Kena Boikot, Starbucks Di Bandara Irlandia Ganti Nama?

Starbucks airport. (Pinterest.com/mariana curado)

Ladiestory.id - Ramai diperbincangkan publik, sebuah kafe baru saja buka di terminal satu bandara Dublin, Irlandia. Kafe ini awalnya gerai Starbucks yang dicurigai mengganti nama jadi “Vista Coffee” karena aksi boikot. Hal ini diperkuat karena mereka masih menjual menu minuman dari brand ternama asal Amerika Serikat. 

Lewat akun official X @dublinairport, bandara ini mengumumkan pembukaan kafe “Vista” pada Kamis (4/1/2024). Para kritikus berkomentar bahwa aksi ini adalah langkah untuk memperbaiki pendapatan mereka yang sebelumnya mengalami kerugian miliaran karena produknya diboikot. 

Tweet Dublin Airport. (X.com/dublinairport)

 

Melansir dari Skwawkbox.org yang tayang Sabtu (6/1/2024), juru bicara bandara Dublin mengonfirmasi bahwa penggunaan merek dan produk dari Starbucks bersifat sementara di kafe Vista. Sedangkan Starbucks sudah ditutup karena masa kontraknya telah habis.

Rencananya Vista akan pindah secara permanen ke lokasi sekarang pada bulan Maret mendatang. Pihak coffee shop yang baru saja buka di bandara juga menjelaskan bahwa merka akan tetap memakai produk dari Starbucks sampai bulannya tiba karena ingin memastikan penumpang dalam bandara mendapatkan minuman kafein yang dibutuhkan. 

Pihak Starbucks dan Vista Coffee pun telah menyepakati bahwa mereka akan menggunakan perlengkapan, bahan, hingga menu untuk sementara. 

Pihak bandara kembali menjelaskan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari rencana perombakan secara besar-besaran yang akan dilakukan di bandara Dublin beberapa bulan mendatang. 

Starbucks airport. (Pinterest.com/ starbucks)

 

Starbucks di Amerika Serikat diketahui telah terlibat dalam aksi support Israel. Seruan boikot semakin heboh pasca ramainya serangan Hamas di Gaza, Palestina, yang menewaskan lebih dari 30 ribu warga sipil, wanita hingga anak-anak. 

Usai ramainya aksi boikot yang banyak diikuti hampir seluruh warga di dunia, brand kopi ternama ini merasakan sekali dampak yang cukup besar. Harga saham Starbucks pun turun drastis dan mengalami kerugian yang cukup besar. 

Sementara itu Starbucks Indonesia sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya, termasuk Howards Schultz selaku CEO, tidak membenarkan informasi mengenai keberpihakan mereka terhadap Israel. Mereka mengatakan bahwa brand kopi ternama ini memberikan dukungan berupa finansial kepada Israel di tengah ramainya aksi gempuran.