Kisah Perjalanan Spiritual Ayana Moon, Selebgram Asal Korea

Sabtu, 27 November 2021 | 00:01:00

Sofiatun Hasanah

Penulis : Sofiatun Hasanah

Kisah Perjalanan Spiritual Ayana Moon, Selebgram Asal Korea

Foto: Tabloidnyata

Ladiestory.id - Nama Ayana Moon mungkin tidak asing lagi bagi kita semua. Ayana Moon merupakan seorang selegram dan juga model berasal dari Korea Selatan yang menjadi mualaf dan berkarier di Malaysia dan Indonesia. Namanya yang cukup populer saat ini ternyata berawal dari perjalanan spiritual yang panjang dan inspiratif.

Mengenal  Sosok Ayana Moon 

Foto: Okezone Muslim

Latar Belakang

Terlahir dengan nama Ayana Jihye Moon pada 28 Desember 1995 di Korea Selatan. Lahir di negara yang mayoritas penduduknya nonmuslim, tidak membuat Ayana patah semangat dalam menggunakan hijab.

Ayana memang sudah tertarik dengan Islam sejak kecil. Ketika berusia 8 tahun dia mulai penasaran dan mengulik semua hal yang berkaitan dengan Islam.

Keputusannya untuk memperdalam ilmu Islam sempat tidak mendapatkan dukungan dari kedua orang tuanya. Ayahnya berasal dari keluarga dengan pandangan politik yang konservatif sedangkan ibunya lebih ke arah liberal.

Ketika Ayana memutuskan untuk masuk ke dalam agama Islam, orangtuanya dengan tegas tidak mau membiayai  hidupnya lagi.

Berani Nomaden Seorang Diri

Ayana Moon menjadi seorang mualaf sejak berusia 16 tahun tepatnya di tahun 2012 lalu. Awalnya dia ingin belajar agama di Mesir, namun kondisi poilitik saat itu tidak memungkinkan sehingga akhirnya dia memilih untuk ke Malaysia pada tahun 2017.

Menjalani kehidupan di Malaysia kurang lebih satu tahun, kemudian Ayana Moon beralih ke Indonesia pada tahun 2018 untuk bekerja sebagai model.

Foto: Tabloidnyata

Lika-liku Seorang Mualaf

Perjalanan spiritual Ayana Moon sebagai mualaf tidaklah mudah. Selain tidak mendapatkan dukungan dari keluarga dan lingkungannya, dia sempat mengalami cobaan, hujatan, bahkan kehabisan uang. Ayana Moon sempat ingin menyerah dan meninggalkan Islam saat awal-awal menjadi seorang mualaf.

Namun Ayana masih memiliki keyakinan dan terus berdoa untuk melanjutkan niatnya. Saat berada di Malaysia, dia sempat ragu karena tidak memiliki uang. Demi menghemat pengeluarannya, Ayana Moon tinggal di penginapan kecil.

Pernah suatu ketika Ayana salat menggunakan handuk sebagai sajadah, namun orang Eropa yang satu penginapan dengannya menginjak handuk tersebut karena tidak mengetahui konsep salat.

Ayana Moon menangis akan kejadian tersebut. Cobaan demi cobaan datang menggoyahkan imannya, namun dia tetap teguh pada pendiriannya tentang Islam.

Karier

Berawal dari dunai fashion, Ayana sempat menjadi model beberapa hijab. Menyadari banyak potensi yang bisa ia kembangkan, akhirnya dia mencoba menulis buku perjalanannya menuju Islam.

Keuntungan dari penjualan bukunya tersebut, ia sumbangkan ke Rumah Singgah Tangganis Jawa Barat. Selain itu dia juga mulai membuat konten Youtube dan kurang dari setahun dia sudah mendapatkan lebih dari 400 ribu subscribers.

Ayana  juga menjadi brand ambasador untuk kosmetik lokal, dan bekerja sama dengan brand hijab untuk meluncurkan koleksi hijabnya. Ayana Moon juga berencana setelah pandemi akan membuat proyek Travel Halal ke Korea Selatan.

Demikianlah perjalanan spiritual Ayana Moon hingga berujung pada kesuksesan. Semoga hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua, bahwa dibalik cobaan pasti ada hikmah dan kesuksesan yang telah menunggu.