Kurangi Infeksi Jamur, 6 Manfaat Tidak Memakai Celana Dalam

Selasa, 31 Mei 2022 | 00:01:00

Prisca Devina

Penulis : Prisca Devina

Kurangi Infeksi Jamur, 6 Manfaat Tidak Memakai Celana Dalam

Ilustrasi Perempuan memakai celana dalam. (Special)

Ladiestory.id - Celana dalam adalah salah satu pakaian yang tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Wah, aneh rasanya jika bepergian atau melakukan aktivitas tanpa mengenakan pakaian dalam. Tapi, pernahkah Kamu mencoba untuk tidak memakai celana dalam seharian? Karena tidak memakai celana dalam itu baik untuk tubuh, loh!

Memang, membiasakan diri memakai celana dalam bisa membuat Kamu ragu untuk tidak memakainya, meski sesaat. Sebenarnya, tidak masalah apakah Kamu ingin terus memakainya atau tidak. Namun mengutip Bustle, Kamu bisa mendapatkan beberapa manfaat kesehatan dengan tidak mengenakan pakaian dalam.

Aliran Udara Lebih Bebas

Ilustrasi perempuan rileks. (Special)

Salah satu masalah dalam mengenakan pakaian dalam, terutama yang terbuat dari serat sintetis, adalah menghalangi aliran udara. Kondisi ini tidak baik untuk kesehatan organ intim. Dengan tidak mengenakan pakaian dalam, Kamu "membebaskan" labia dan vagina Kamu dari bahan pakaian dalam Kamu, serta penumpukan kelembaban di area tersebut.

Pernapasan Nokturnal Organ Dalam

Ilustrasi perempuan rileks. (Special)

Jika Kamu tidak ingin melepas celana dalam di siang hari, Kamu dapat mempertimbangkan untuk melepasnya di malam hari. Dengan tidak memakai celana dalam di malam hari, organ intim bisa bernafas lebih lega. Jadi, ingin mencobanya?

Mengurangi Risiko Infeksi Jamur

Ilustrasi perempuan rileks. (Special)

Jika Kamu sering mengalami infeksi jamur atau ragi, mungkin Kamu ingin mencoba pergi tanpa pakaian dalam. Dengan tidak mengenakan pakaian dalam, Kamu akan membiarkan udara mengalir dan berhembus ke organ intim Kamu. Udara dapat mencegah retensi kelembaban, yang dapat menyebabkan infeksi jamur dan iritasi kulit.

Kurangi Risiko Gesekan

Ilustrasi perempuan rileks. (Special)

Pakaian dalam dapat menyerap keringat dan kelembaban saat beraktivitas. Bayangkan jika Kamu sedang berolahraga atau melakukan aktivitas yang banyak mengeluarkan keringat? Tentu saja bisa memicu munculnya infeksi jamur dan menimbulkan gesekan yang bisa mengiritasi kulit. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk tidak mengenakan pakaian dalam saat berolahraga atau melakukan aktivitas apapun.

Namun, ini adalah pilihan. Mungkin bahan celana dalam Kamu akan menyerap keringat sehingga tetap membuat Kamu nyaman. Akan tetapi, setelah melakukan olahraga pastikan untuk segera melepasnya karena dapat meningkatkan risiko infeksi jamur yang akan terjadi.

Dapat Mencegah Terjadinya Lembab atau Keputihan

Ilustrasi perempuan rileks. (Special)

Jika tubuh Kamu tidak rentan terhadap infeksi, memakai pakaian dalam tidak akan langsung menyebabkan ISK. Namun jika Kamu mengalami keputihan yang banyak dan tidak ingin memakai pakaian dalam yang basah, mungkin sebaiknya Kamu mempertimbangkan untuk tidak memakainya.

Pakar kesehatan mengatakan bahwa jika seorang wanita secara teratur merasakan atau mengalami celana dalam yang sangat basah, atau jika daerah vulva dan perineum (kulit vulva pada pembukaan kandung kemih dan vagina) sering basah, ia dapat mencoba untuk tidak mengenakan celana dalam saat mengenakan rok. Hal ini cukup membantu mengatasi kelembaban dan keputihan yang muncul di celana.

Menghindari Bahan Kimia Berbahaya

Ilustrasi perempuan rileks. (Special)

Tidak memakai pakaian dalam memberikan waktu luang bagi organ intim Kamu untuk menghindari bahan kimia yang menempel pada pakaian dalam setelah dicuci. Entah itu deterjen atau pelembut kain, apa pun bisa mengiritasi kulit Kamu. Jadi, dengan tidak memakai celana dalam, Kamu bisa melindungi organ intim Kamu dari bahan kimia berbahaya.

Namun perlu diingat bahwa mengenakan pakaian dalam dapat melindungi Kamu dari bahan kimia yang menempel pada pakaian luar Kamu. Jadi, temukan opsi rutin yang paling cocok untuk Kamu dan paling nyaman untuk Kamu.

s