?>
LADIESTORY.ID » BEAUTY » TERNYATA, INI PERBEDAAN DAN FUNGSI AHA DAN BHA PADA PRODUK PERAWATAN KULIT

Ternyata, Ini Perbedaan dan Fungsi AHA dan BHA pada Produk Perawatan Kulit

LS Beauty
Penulis: LS Beauty
Selasa, 18 Februari 2020 | 09:45:54
Durasi baca: 2 menit, 3 detik
Dibaca: 4 kali
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp
Bagikan ke Twitter Bagikan ke Facebook Bagikan ke Email Bagikan ke Whatsapp

Ternyata, Ini Perbedaan dan Fungsi AHA dan BHA pada Produk Perawatan Kulit

Kalian sudah sering dengar nama kandungan skincare dengan kandungan bahan alami bernama AHA dan BHA kan? Dua kandungan ini punya fungsi yang berbeda. Kalau tipe kulit kalian lebih cocok pakai kandungan skincare yang mana nih. Kita cari tahu yuk!

AHA (Alpha Hydroxy Acid)

Kandungan AHA seperti asam glikolat dan asam laktak memang paling umum terdapat dalam produk kosmetik. Keberadaan bahan tersebut biasanya digunakan untuk membantu mengobati gangguan kulit tertentu seperti jerawat, radang kulit, dan kemerahan. Produk seperti pembersih wajah, toner, dan beberapa lainnya banyak menggunakan kandungan ini yang diketahui dapat membantu mengurangi tKamu-tKamu penuaan.

Baca juga: Produk 2 in 1 Scrub dan Masker Yang Wajib Dicoba!

BHA (Beta Hydroxy Acid)

BHA adalah Beta Hydrocid Acid adalah bahan yang berasal dari biota laut dan tumbuh-tumbuhan seperti pepaya, berries, atau nanas. BHA berfungsi untuk membersihkan penyumbatan pori-pori dan membersihkannya dari produksi minyak berlebih pada wajah dan kotoran lainnya yang dapat menjadi penyebab timbulnya jerawat.

Bedanya adalah, komponen AHA larut dalam air, sedangan komponen BHA larut dalam minyak. AHA mampu meningkatkan kelembapan kulitmu sehingga cocok untuk kamu dengan kulit normal yang kering dan sering rusak karena sinar matahari. Sedangkan, BHA sangat cocok untuk kulit normal yang berminyak yang bermasalah dengan whiteheads atau blackheads dan pori-pori yang besar. BHA juga memiliki sifat menenangkan alami kulit, jadi cukup lembut untuk kulit sensitif yang rentan terhadap kemerahan dan bahkan cocok untuk kulit yang rentan terhadap milia (bintik putih di bawah kulit bertekstur keras dan menonjol).

AHA  dan BHA merupakan senyawa asam yang termasuk efektif untuk eksfoliasi atau pengelupasan sel kulit mati. Tiap harinya, tubuh memroduksi sel kulit baru untuk mengganti sel kulit lama. Nah, sel kulit mati ini kadang tidak dapat terlepas sempurna dan masih menempel pada kulit. Ini sebabnya Kamu butuh eksfoliasi menggunakan senyawa kimia tertentu untuk membantu pengelupasannya.

Selain mampu melembapkan dan membantu pelepasan sel kulit mati, AHA juga mampu meningkatkan ketebalan kulit, dan memperbaiki tingkat kolagen. Oleh karena itu, kandungan AHA lebih sering ditemukan pada produk-produk anti-aging. Sedangkan BHA lebih bagus dalam urusan mengatasi masalah kulit berminyak seperti jerawat, komedo, dan peradangan kulit, sehingga sering ditemukan pada produk-produk kulit anti-acne.

Baca juga: Warna Lipstik yang Cocok Untuk Semua Warna Kulit!


Setelah penggunaan AHA dan BHA selama satu bulan, akan terasa efeknya pada kulit kering atau hidrasi menjadi lebih lembap. Selain itu, kulit menjadi lebih halus dan jerawat sudah mulai menghilang. Namun untuk jerawat yang besar dibutuhkan beberapa minggu agar bisa mengempes dan memudar. Hasil akhir saat memakai toner ini adalah kulit menjadi lembap, makin cerah dan bersih. Karena kandungannya dari bahan alami membuat toner ini tidak memiliki efek samping seperti rasa perih dan panas.

Glowing 2020 Tips Kecantikan Skin care routine Tips Cantik Merawat Kulit Wajah Skincare Tips

RESPONSES

Give your comment here COMMENT

RELATED POSTS

TRENDING ON BEAUTY