- Home
- Pencarian
“parenting”
311 artikel ditemukan
Usia 1-5 tahun merupakan periode yang penting dalam perkembangan anak. Usia emas pada anak umumnya mengacu pada periode perkembangan penting dalam kehidupan anak yang meliputi usia awal hingga usia sekolah. Periode ini juga dikenal dengan istilah "periode sensitif" atau "periode kritis". Mendidik anak adalah suatu proses yang melibatkan pengasuhan dan pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan potensi anak dalam berbagai aspek kehidupan.
Memiliki anak adalah anugerah terindah bagi setiap orang tua. Setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Proses tumbuh kembang anak memang tidak mudah untuk dilewati, maka dari itu dibutuhkan keterlibatan orang tua di dalamnya. Speech delay atau keterlambatan bicara merujuk pada kondisi di mana anak mengalami keterlambatan dalam perkembangan kemampuan bicara dan bahasa yang sesuai untuk usianya. Artinya, anak tersebut tidak mencapai tonggak perkembangan bicara yang diharapkan pada rentang usia tertentu.
Pendidikan anak merupakan hal yang penting dalam mempersiapkan mereka untuk masa depan. Memilih sekolah adalah keputusan penting yang dapat memengaruhi masa depan pendidikan dan perkembangan anak. Setiap Juni dan Juli juga menjadi waktu penting bagi orang tua untuk mengambil keputusan tentang sekolah yang akan mereka pilih. Mereka perlu mempertimbangkan semua informasi yang telah dikumpulkan, mengunjungi sekolah, berbicara dengan staf, dan membandingkan pilihan yang ada sebelum akhirnya memutuskan sekolah mana yang paling sesuai untuk anak mereka.
Menggendong bayi yang baru lahir dan di bawah usia enam bulan tidak boleh dilakukan sembarangan. Pasalnya, tubuh bayi masih kecil, lemah, dan belum kuat. Oleh karena itu, orang tua perlu berhati-hati ketika menggendong bayi. Salah dalam cara menggendong justru dapat membahayakan bayi. Nah, salah satu teknik menggendong yang aman digunakan untuk bayi baru lahir sekalipun adalah teknik M-shape. Teknik M-shape atau kangaroo care adalah sebuah teknik menggendong dimana bagian lutut bayi menekuk dan sedikit lebih tinggi daripada panggul. Jadi, jika dilihat posisi kaki bayi menyerupai huruf "M".
Menjadi orang tua tentu ingin memberikan pola asuh yang terbaik bagi anak-anakanya. Apabila anda ingin menanamkan pola asuh tanpa harus mengeluarkan amarah, nada-nada tinggi hingga bentakan yang dapat membuat mental anak terganggu, maka anda bisa melakukan pola asuh peaceful parenting. Peaceful parenting merupakan pola asuh yang dilakukan untuk meminimalisir amarah yang diluapkan oleh orang tua kepada anaknya. Pola asuh ini pun bertujuan untuk mengedepankan rasa cinta kasih, kedamaian, ketenangan serta memberikan pemahaman yang luas dari orang tua kepada anaknya.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Mulai dari memberikan makanan yang bergizi, melakukan stimulasi, dan juga memberikan waktu istirahat yang cukup untuk anak. Anak-anak justru membutuhkan waktu istirahat yang lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa. Selain tidur malam hari, untuk memenuhi waktu istirahat anak bisa juga dengan mengajak anak untuk tidur siang.
Bagi orang tua yang bekerja tentu tidak bisa mengasuh anaknya selama 24 jam. Daycare menjadi salah satu pilihan bagi orang tua yang ingin menitipkan anaknya selama jam kerja. Namun, memilih daycare tidak boleh sembarangan. Pasalnya, daycare bukan hanya sebagai tempat penitipan saja melainkan juga sebagai tempat belajar banyak hal bagi anak terutama tentang cara bersosialisasi.
Kondisi berat badan anak tidak bertambah sesuai usia atau bisa juga disebut dengan istilah ‘weight faltering’ merupakan masalah yang tidak boleh dianggap sepele. Gejala utama dari kondisi ini adalah perkembangan berat badan anak yang kurang dan tidak memenuhi standar kurva pertumbuhan. Kementerian Kesehatan merilis hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 di awal 2023. Survei tersebut menunjukkan adanya peningkatan kasus balita yang mengalami berat badan kurang selama tiga tahun terakhir.
Membagi waktu secara seimbang antara pekerjaan dan keluarga merupakan hal yang tidak mudah. Rutinitas pekerjaan yang padat kerap kali menyita waktu dan energi kita saat tiba di rumah dan menjadikan momen quality time bersama keluarga khususnya anak menjadi berkurang. Padahal ada beberapa cara untuk membangun kedekatan bersama anak yang dapat dilakukan secara seru dan terbilang mudah namun tetap menyehatkan. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah dengan mengajak anak untuk turut aktif olahraga bersama, tidak hanya orang tua, anak pun turut dapat merasakan manfaatnya.