- Home
- Pencarian
“tips kesehatan”
62 artikel ditemukan
Sayur dan buah tentunya memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Berbagai kajian menunjukkan bahwa mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang cukup, dapat membantu menjaga kenormalan tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol darah. Selain itu, mengonsumi sayur dan buah juga diketahui dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan ginjal.
Puasa Intermiten merupakan praktik mengurangi asupan makanan secara signifikan atau berpantangan pada makanan selama jangka waktu tertentu dalam satu hari. Dalam hal lain, praktik yang melibatkan makan dan berpuasa secara teratur. Pola makan mengacu pada periode teratur tanpa atau sangat rendah asupan kalori. Puasa jenis ini biasanya terdiri dari puasa harian selama kurang lebih 16 jam, atau puasa selama 24 jam setiap dua hari sekali. Praktik ini dipercaya efektif dalam menurunkan berat badan.
Sayuran tentunya memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan, baik itu dimakan mentah atau diolah dalam masakan terlebih dahulu. Namun, masih banyak orang yang ingin memasukkan lebih banyak sayuran ke dalam makanan mereka yang mungkin mengabaikan atau tidak mengetahui satu hal. Melansir CNN, berdasarkan penelitian baru yang tidak dipublikasikan yang dipresentasikan pada 30 Juni di Chicago pada Nutrition 2024 dalam pertemuan tahunan American Society for Nutrition, menyatakan bahwa mengonsumsi tiga porsi wortel kecil dalam seminggu dapat memberikan peningkatan signifikan nutrisi terhadap tubuh.
Muscle memory atau memori otot merupakan sebuah fenomena ketika otot-otot pada tubuh seseorang mengingat-ingat kembali apa yang pernah dilakukan pada tubuh. Saat mendengar istilah “memori otot”, yang muncul adalah gambaran ketika otot seseorang mampu menghafal gerakan tertentu, seperti menggiring bola atau memainkan “Selamat Ulang Tahun” di piano. Meskipun memori otot itu nyata, bukan itu yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh.
Minum dua liter atau lebih minuman yang mengandung pemanis buatan per minggu, yang setara dengan soda diet cepat saji ukuran sedang sehari, dapat meningkatkan risiko detak jantung tidak teratur yang disebut fibrilasi atrium sebesar 20% jika dibandingkan dengan orang yang tidak meminumnya sama sekali.
Menjalankan work from home, nyatanya tidak semudah kelihatannya. Seseorang yang tidak terbiasa melakukan hal ini, bisa saja merasa seperti ada perjuangan berat yang seringkali berakhir dengan stres dan sakit kepala. Menghindari hal tersebut, seseorang harus memiliki batasan, kemauan keras, pola pikir tertentu untuk menjalankannya hari demi hari.
Kurang tidur memiliki beragam dampak bagi seseorang, salah satunya bisa menyebabkan seseorang merasa lima hingga sepuluh tahun lebih tua dari usia sebenarnya. Masalah kesehatan dan mobilitas juga dapat menyebabkan perasaan ingin menangani sesuatu sebelum waktunya.
Saat berpuasa, seseorang tentunya akan menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam. Ketika menjalankan hal ini, tak jarang pula ada beberapa orang yang akan merasakan sakit kepala, sakit perut, atau dehidrasi ringan. Namun, hal-hal tersebut tidak akan dialami jika seseorang bisa memenuhi asupan nutrisi yang tepat selama bulan Ramadan.
Penyakit yang menyerang pencernaan, salah satunya adalah GERD, memang kerap kali menjadi momok yang menakuutkan bagi banyak orang, khususnya pada saat bulan Ramadan ini.