- Home
- Tag
# bnc
5 artikel
PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), bank dengan layanan digital dengan nasabah terbanyak di Indonesia, kembali menyelenggarakan literasi keuangan. Kegiatan literasi keuangan kali ini diadakan dengan berkolaborasi bersama BonCabe, sebuah merek produk makanan pelopor sambal tabur di Indonesia milik PT Kobe Boga Utama (Kobe).
PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), salah satu bank digital di Indonesia, mengukuhkan komitmennya untuk menjangkau lebih luas berbagai komunitas pada tahun ini.
PT Bank Neo Commerce Tbk, (BNC) semakin gencar menjalin kolaborasi dengan berbagai komunitas baik lokal maupun nasional. Perlahan namun pasti, ini menjadi bukti nyata dukungan yang diberikan oleh BNC kepada masyarakat selain dengan senantiasanya menyediakan berbagai inovasi melalui produk dan fitur layanan yang semakin lengkap di aplikasi neobank. Kali ini, BNC berkesempatan untuk dapat bersinergi bersama komunitas profesi berskala nasional, yaitu Ikatan Apoteker Indonesia dalam rangkaian acara Bali Pharmacy Festival 2022 yang diselenggarakan pada 22-24 September di Bali. Maritsen Darvita, VP of Marketing Bank Neo Commerce, mengatakan bahwa, kehadiran BNC di Bali kali ini cukup berbeda, karena BNC ingin memberikan literasi dan edukasi terkait keuangan kepada masyarakat, sejalan dengan arahan dari OJK.
PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), salah satu bank digital di Indonesia, terus memperbanyak kolaborasi dengan berbagai pihak guna menjawab kebutuhan nasabah dan upaya mendukung pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Hal ini dibuktikan dengan BNC menjadi sponsor utama dalam gelaran neobank Localfest, yang akan diadakan pada 9-11 September 2022 di Parkir Timur Senayan, Jakarta.
Bank Neo Commerce (BNC) (BBYB) mengumumkan Pengunduran right issue yang sedianya akan dilaksanakan pada akhir triwulan dua menjadi awal triwulan empat atau pada Oktober tahun ini. Meski demikian, komitmen BNC akan penambahan modal inti di tahun 2022 untuk memperkuat dan memperluas jangkauan bisnisnya juga untuk pemenuhan ketentuan OJK tentang Modal Inti masih sesuai rencana yang ada. Direktur Utama BNC Tjandra Gunawan menjelaskan bahwa dengan pertimbangan kondisi perekonomian global belakangan ini dan imbasnya ke kondisi pasar saham di dalam negeri, BNC memutuskan untuk memundurkan jadwal pelaksanaan right issue yang rencana awalnya akan dilakukan triwulan II ini.