- Home
- Tag
# gangguan kesehatan jiwa
4 artikel
Perilaku bunuh diri masih membayangi masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Dalam data yang diungkap Sandersan Onie, seorang doktor psikologi klinis, angka underreporting suicide di Indonesia mencapai 300%. Angka ini ternyata menjadi yang tertinggi di dunia. Oleh karena itu, seluruh lapisan masyarakat harus turut andil melakukan upaya pencegahan bunuh diri.
Gangguan kesehatan jiwa masih menjadi isu yang simpang siur di masyarakat. Meski kesadaran akan gangguan kesehatan jiwa terus meningkat, namun masih banyak stigma yang membuat seseorang takut menghadapi para pengidapnya. Salah satunya, tak sedikit masyarakat yang takut 'tertular' bila menjalin hubungan dengan orang yang mengidap gangguan kesehatan jiwa. Padahal, Sandersan Onie, seorang doktor psikologi klinis, menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar.
Doktor psikologi klinis, Sandersan (Sandy) Onie, Project Leader & Founder EHFA dan President Indonesian Association for Suicide Prevention mengungkapkan bahwa orang yang berupaya atau melakukan bunuh diri belum tentu menderita gangguan kesehatan jiwa. Dalam press conference "Indonesia Mental Health Movement: It Starts and Ends with Us" beberapa waktu lalu, Sandy menerangkan bahwa ada perbedaan antara masalah kesehatan jiwa dan gangguan kesehatan jiwa.
Pemikiran manusia berpengaruh dalam kehidupan dan sikap untuk melangkah. Maka dari itu, Kamu perlu mengendalikan pikiran dari hal negatif sehingga mengurangi terjadinya stres. Selain itu, pikiran negatif yang sering muncul menyebabkan seseorang menjadi cemas, stres, bahkan mengalami depresi.