Terbukti Ayah Biologis Anak Wenny, Begini Proses Tes DNA yang Dijalani Rezky Adhitya

Minggu, 29 Mei 2022 | 10:30:00

Devy Felicia

Penulis : Devy Felicia

Terbukti Ayah Biologis Anak Wenny, Begini Proses Tes Dna Yang Dijalani Rezky Adhitya

Rezky Adhitya. (Special)

Ladiestory.id - Belum lama ini, berita menghebohkan datang dari artis Rezky Adhitya. Ia diketahui memiliki anak dengan perempuan lain jauh sebelum ia menikah dengan Citra Kirana

Hingga saat ini, sosok anak dari Wenny Ariani telah dinyatakan resmi sebagai anak biologis dari Rezky Adhitya. Hal ini diketahui dari juru bicara Pengadilan Tinggi (PT) Banten secara langsung.

"Benar, sudah diputus," ujar jubir PT Banten, Binsar Gultom, Selasa (24/5/2022).

Dilansir Cleveland Clinic, diperlukan tes paternitas DNA untuk dapat menentukan seseorang dari anak tertentu. Sebagai upaya untuk memastikan apakah seorang pria merupakan ayah biologis orang lain atau tidak, tes ini terbilang akurat.

Biasanya, tes paternitas memakai DNA yang diambil dari usapan mulut pada pipi bagian dalam. Hal ini akan menyebabkan tingkat akurasi tes tersebut diklaim mencapai 99,9 persen.

Selain itu, cara untuk mengambil sampel dari usapan mulut dan pipi dalam yaitu dengan: 

Tes darah: Calon ayah dan anak memberikan sampel darah di layanan medis. Fasilitas tersebut mengirimkan sampel ke laboratorium untuk dianalisis.

Cheek swabs: Petugas mengambil sampel calon ayah dan anak dalam pipi mereka untuk sel bukal (pipi). Sampel nantinya dikirim ke laboratorium untuk menganalisis hasil tes.

Serangkaian tes yang perlu dijalankan oleh laboratorium sendiri bernama sekuensing DNA. Tes ini nantinya dapat mencari kecocokan genetik antara seorang ayah dan anaknya. Nantinya, kecocokan ini dapat mengungkapkan kenyataan apakah seorang pria tersebut merupakan ayah biologis anak yang dimaksud atau bukan.

Kira-kira, mengapa dibutuhkan tes DNA paternitas?

Tes ini jelas dibutuhkan untuk membantu perjuangan orang-orang berhak mendapatkan hak hukum atas tunjangan anak, hak asuh anak, jaminan sosial, sampai warisan. Identifikasi kondisi genetik pun dapat mempengaruhi kesehatan jangka panjang seseorang.

s