5 Acuan Bagi Fresh Graduate dalam Meminta Gaji Saat Wawancara

Sabtu, 18 September 2021 | 00:01:00

Diana Rahmawati

Penulis : Diana Rahmawati

5 Acuan Bagi Fresh Graduate dalam Meminta Gaji Saat Wawancara

Foto: Ladiestory.id

Usai resmi menerima gelar sarjana, tujuan selanjutnya yaitu mencari pekerjaan, meskipun terdapat beberapa orang yang mau melanjutkannya dengan berbisnis. Semakin tingginya jumlah pencari kerja membuat persaingan menjadi lebih ketat.

Tak cuma modal prestasi akademik saja, banyak faktor lain yang menentukan kesuksesan seseorang ketika melamar kerja, begitu juga keberuntungan.

Acuan Standar Gaji Fresh Graduate

Lalu, bagaimana sikap atau acuan yang semestinya sebagai seorang fresh graduate bila ingin melamar kerja? Apakah boleh langsung meminta gaji tinggi?

Untuk mengetahui penjelasan lengkapnya, simak beberapa acuan bagi fresh graduate dalam meminta gaji di bawah ini.

1. Proaktif mencari alternatif lowongan pekerjaan

Foto: Ladiestory.id

Seorang sarjana umumnya mengutamakan lowongan kerja yang cocok dengan kompetensi lulusannya. Terlebih keberadaan situs info lowongan pekerjaan saat ini menyediakan fasilitas penyaringan.

Lowongan kerja digolongkan dalam sejumlah kategori layaknya bidang keilmuwan, besaran gaji, atau lokasi perusahaan.

Nah, selain fokus dalam pekerjaan yang cocok dengan pendidikan kamu, siapkan juga alternatif lainnya. Tandai lowongan kerja yang sesuai dengan minat serta bakat kamu.

Lebih baik lagi bila kamu telah mempunyai portofolio yang dapat dilampirkan ketika melamar.

Jangan lupa guna proaktif memantau perkembangan lamaran kerjamu. Bila tidak kunjung ada kabar, segera beralih ke lowongan lain yang menurutmu potensial.

2. Memahami Etika Berkirim Email yang Baik dan Benar

Penting dalam memperhatikan ketika akan mengirim berkas lamaran kerja via email. Pastikan jika kamu telah memahami etika mengirim email resmi dengan baik dan benar.

Tuliskan subjek dengan jelas, dan sampaikan pengantar mengenai tujuanmu mengirim pesan ke badan email.

Terdapat banyak fresh graduate yang menganggap sepele etika pengiriman email resmi yang baik dan benar. Jangan salah, banyak perusahaan yang menjadikan tata cara berkirim email menjadi salah satu parameter dalam menilai, lo.

3. Berpakaian Sopan dan Rapi Ketika Menghadiri Undangan Tes Wawancara

Foto: Ladiestory.id

Untuk seorang fresh graduate, memperoleh kabar undangan wawancara kerja terdengar sangat menyenangkan. Rasanya semacam selangkah lebih dekat dengan dunia kerja. Padahal, tahap wawancara ini tergolong bagian krusial. Perusahaan akan menilai secara langsung, sebelum memutuskan akan menerimamu atau tidak.

Pastikan kamu menggunakan pakaian yang rapi serta sopan. Ciptakan first impression yang berkesan untuk pihak perusahaan.

4. Menjawab Pertanyaan Wawancara dengan Santun dan Cerdik

Banyak orang yang melamar kerja mengeluhkan pertanyaan wawancara yang tricky juga menjebak. Sejumlah pertanyaan sengaja dibuat guna menguji kecakapan mental calon pekerja, salah satunya ketika diminta mengatakan kelebihan dan kekurangan dalam dirimu.

Hindari sikap menyombongkan diri, khususnya membanggakan besaran nilai IPK dan nama besar universitas. Lebih bijak bila dapat menyertakan bukti ketika menjelaskan keunggulan dan skill yang kamu kuasai.

5. Memahami Aturan Upah Minimum yang Ditetapkan Pemerintah

Foto: Ladiestory.id

Ini dia bagian paling penting yang terkadang disepelekan para fresh graduate ketika melamar kerja. Sampai sekarang ini, belum terdapat undang-undang atau peraturan resmi dari pemerintah yang mengatur besaran gaji menurut jenjang pendidikan dan almamater.

Terlebih bagi perusahaan swasta, penggajian tergolong dalam urusan perdata atau menurut kesepakatan antara perusahaan dengan pekerja. Dengan catatan, gaji yang diberikan perusahaan tidak boleh lebih rendah dari UMP (Upah Minimum Pekerja) yang diatur pemerintah.

Merujuk pada Pasal 88 UU No. 13 Tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan, setiap buruh/pekerja berhak menerima upah/penghasilan sesuai dengan kebijakan upah minimum proporsional yang ditetapkan oleh pemerintah.

Nah, besarnya upah minimum atau UMP ini berbeda-beda pada tiap daerah.

Bagi kamu para fresh graduate, perhatikan acuan-acuan di atas dalam adab meminta gaji. Semoga bermanfaat.

Berita Terkait