5 Fakta Menarik Masjidil Aqsa yang Terletak di Palestina

Selasa, 28 November 2023 | 00:00:00

Penny Fatikasari

Penulis : Penny Fatikasari

5 Fakta Menarik Masjidil Aqsa Yang Terletak Di Palestina

Masjidil Aqsa. (Freepik)

Ladiestory.id - Masjid Al Aqsha menjadi daya tarik tersendiri dan memiliki pesona hingga sejarah penting  yang tak boleh dilewatkan khususnya bagi umat Muslim. Masjid Al Aqsha atau Masjidil Aqsa terletak di Yerusalem Timur, Palestina, sebelumnya Masjidil Aqsa dikenal sebagai Baitul Maqdis sebagai kiblat utama bagi umat muslim.

Menurut sejarah Islam, Masjidil Aqsa pertama kali dibangun oleh Nabi Yakub AS kemudian masjid ini kembali direnovasi oleh Nabi Daud AS dan direnovasi lebih baik kembali oleh putra Nabi Daud AS yang bernama Nabi Sulaiman AS. Sesuai dengan Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 1 diterangkan bahwa Masjidil Aqsa merupakan mu’zijat dari Allah dan peristiwa terbesar yang terjadi dalam sejarah manusia, hal ini dikarenakan Masjidil Aqsa menjadi tempat persinggahan Rasulullah SAW dipertemukan langsung dengan Allah SWT.

Berikut ini lima fakta menarik Masjidil Aqsa yang terletak di Palestina seperti yang telah Ladiestory.id rangkum berikut ini.

Menjadi Kiblat Utama Umat Muslim

Masjidil Aqsa. (Islamic Articles)

 

Masjidil Aqsa dikenal sebagi kiblat utama umat Muslim dan menjadi kiblat umat Muslim dari generasi pertama hingga seterusnya. Namun sebelumnya diketahui jika Masjidil Haram merupakan masjid pertama yang dibangun di dunia sedangkan Masjidil Aqsa merupakan masjid ke dunia yang dibangun setelahnya, waktu pembangunan kedua masjid tersebut pun berjarak selama 40 tahun. Masjdil Aqsa menjadi masjid kedua di dunia yang diberikan kelimpahan berkah dari Allah SWT karena menjadi tempat perlintasan para Nabi.

Tempat Persinggahan Nabi Muhammad SAW

Masjidil Aqsa. (National Geographic)

 

Fakta menarik selanjutnya, Masjidil Aqsa merupakan masjid yang menjadi tempat persinggahan para Nabi dan yang paling istimewa di Masjidil Aqsa merupakan tempat persinggahan Nabi Muhammad SAW ketika melakukan perjalanan Isra’ Miraj, dimana beliau didampingi langsung oleh malaikat Jibril dengan mengendarai Buraq saat Nabi Muhammad SAW berangkat dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa.

Kemudian di Baitul Maqdis, Buraq melintasi dinding barat Masjidil Aqsa menuju Sidaratul Muntaha yang menjadi tempat bertemunya Rasulullah SAW dengan Allah SWT. Dari kisah inilah Masjidil Aqsa dikenal sebagai tempat paling suci dan bersejarah dalam umat Muslim dunia. Selain itu Baitul Maqdis dikenal sebagai tempat diutusnya para Nabi.

Menjadi Situs Suci Tiga Agama

Masjidil Aqsa. (Freepik)

 

Masjidil Aqsa dikenal sebagai tempat suci dan bersejarah bagi perkembangan agam Islam di dunia. Saat ini Masjidil Aqsa masih tegak dan kokoh berdiri di tanah suci Palestina. Bahkan kompleks Masjidil Aqsa menjadi situs suci bagi tiga agama yakni Islam, Kristen dan Yahudi. Namun, hingga saat ini keberadaan Masjidil Aqsa menjadi sengketa antara Israel dan Palestina.

Tempat Suci yang Diberkahi

Masjidil Aqsa. (Unsplash)

 

Selain dikenal sebagai tempat persinggahan para Nabi, hingga peristiwa-peristiwa bersejarah berkembangnya agama Islam, Masjidil Aqsa menjadi tempat suci yang diberkahi oleh Allah SWT. Kawasan Masjidil Aqsa diberkahi dengan tanah yang subur dan mengandung tambang sehingga dapat menjadi ladang pencaharian bagi penduduk sekitar baik itu makanan hingga hasil kebun maupun pertanian. Hingga kini masyarakat Palestina sangat menjaga keberadaan Masjidil Aqsa dari para zionis bahkan mereka rela mengorbankan nyawa dan harapan demi menjaga dan tak meninggalkan kiblat utama umat Muslim tersebut.

Miliki Desain yang Khas

Masjidil Aqsa. (Freepik)

 

Masjidil Aqsa juga menjadi tempat wisata sejarah bagi para umat Muslim dari penjuru dunia. Masjidil Aqsa masih memiliki desain yang khas dan sangat tradisional walaupun kini juga sudah ada perubahan desain yang lebih modern. Masjidil Aqsa terdapat 7 lorong dengan tiang yang melengkung didalamnya. Beberapa kondisi bangungan masih tetap kokoh dan terjaga keaslian dan ciri khasnya, bahkan terdapat 121 jendela kaca dari zaman Abbasiyah dan Fatimiyah yang masih kokoh hingga kini.