7 Bahan Utama pada Dessert Peach Gum yang Kaya Vitamin

Sabtu, 17 Februari 2024 | 11:26:00

KD Mumpuni

Penulis : KD Mumpuni

7 Bahan Utama Pada Dessert Peach Gum Yang Kaya Vitamin

Ilustrasi dessert Peach Gum. (Canva)

Ladiestory.id - Peach gum atau getah persik liar telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Cina dan memiliki manfaat untuk kesehatan, terutama dalam hal kecantikan dan kesehatan kulit. Getah ini memiliki tekstur seperti jelly atau agar-agar setelah direndam dalam air dan diolah dengan benar.

 Dalam pengobatan tradisional Cina, peach gum sering digunakan untuk membantu masalah pencernaan, menyembuhkan gangguan pernapasan, dan memperlancar aliran darah. Selain itu, dianggap memiliki sifat menenangkan, baik juga untuk membantu kamu yang sulit tidur maupun mengurangi kecemasan.

Salah satu manfaat utama yang dikaitkan dengan peach gum adalah kandungan kolagen alaminya. Kolagen dikenal sebagai protein yang penting untuk kulit kamu. Banyak orang percaya bahwa mengkonsumsi peach gum secara teratur dapat membantu menjaga elastisitas kulit dan mengurangi tanda-tanda penuaan. 

Umumnya, peach gum dijadikan dessert yang ditambah dengan bahan-bahan lainnya. Mengutip dari laman kitchenmisadventures.com, ternyata proses membuat dessert peach gum sangatlah mudah. Di balik kemudahannya ternyata 7 bahan lainnya dalam dessert peach gum juga mengandung banyak sekali manfaat. Berikut.

Snow Fungus

Ilustrasi Snow Fungus. (Canva)

 

Snow Fungus, juga dikenal sebagai Tremella fuciformis, adalah jenis jamur yang tumbuh di daerah subtropis dan tropis di Asia, termasuk Tiongkok, Jepang, Korea, dan negara-negara Asia Tenggara. Jamur ini mendapat namanya karena teksturnya yang lembut dan putih, menyerupai salju yang menempel di tanaman. Snow Fungus telah lama digunakan dalam masakan Tiongkok tradisional dan pengobatan herbal Asia karena kandungan nutrisinya yang kaya dan manfaat kesehatannya.

Goji Berries

Ilustrasi Goji Berries. (Canva)

 

Goji berries juga dikenal sebagai wolfberries, adalah buah yang berasal dari tanaman Lycium barbarum atau Lycium chinense. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Timur, terutama Tiongkok, dan telah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok selama ribuan tahun karena berbagai manfaat kesehatannya.

Longan

Ilustrasi Longan. (Canva)

 

Longan adalah buah yang berasal dari Asia Tenggara dan Tiongkok Selatan. Buah ini dikenal dengan nama ilmiah Dimocarpus longan dan merupakan anggota dari keluarga Sapindaceae, yang sama dengan buah rambutan dan manggis. Longan memiliki rasa yang manis dan segar, serta tekstur daging yang kenyal dan berair. Buah ini sering dikonsumsi segar atau sebagai bahan dalam berbagai hidangan, minuman, dan makanan penutup.

Biji Teratai (Lotus Seed)

Ilustrasi Biji Teratai. (Canva)

 

 

Biji Teratai  juga dikenal sebagai biji lotus atau lotus seed adalah biji yang berasal dari tanaman teratai, atau Nelumbo nucifera. Tanaman teratai merupakan tanaman air yang tumbuh di perairan dangkal di seluruh Asia, dan biji-bijinya telah menjadi bagian penting dari masakan dan pengobatan tradisional di berbagai budaya di Asia.

Bunga Lily

Ilustrasi Bunga Lily. (Canva)

 

Bunga Lily  juga dikenal sebagai Lilium, adalah kelompok tanaman berbunga yang indah dan bervariasi dalam genus Lilium. Mereka termasuk dalam keluarga Liliaceae dan merupakan tanaman asli dari belahan utara bumi, terutama Eurasia dan Amerika Utara. Bunga Lily memiliki penampilan yang menarik dan bervariasi, dan sering kali menjadi populer sebagai tanaman hias di taman dan dalam pengaturan bunga potong.

Kurma Merah

Ilustrasi Kurma Merah. (Canva)

 

Kurma Merah dikenal karena ukurannya yang besar, tekstur daging yang lembut, rasa manis yang kaya, serta warna merah kecoklatan kulitnya yang menarik. Kurma Merah sering dikonsumsi segar atau kering dan merupakan bagian penting dari diet di berbagai negara, terutama di wilayah Timur Tengah.

8.Gula Batu

Ilustrasi Gula Batu. (Canva)

 

Gula batu  juga dikenal sebagai gula jaggery atau gula aren  adalah jenis gula alami yang dibuat dari sari tebu atau nira pohon aren. Proses pembuatan gula batu melibatkan pemasakan dan pengeringan cairan manis yang diekstrak dari tebu atau pohon aren, yang kemudian membentuk kristal atau blok padat yang disebut gula batu.