Meski Sudah Vaksin, Tetap Pakai Masker Ini Alasannya

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:51:00

Prisca Devina

Penulis : Prisca Devina

Meski Sudah Vaksin, Tetap Pakai Masker Ini Alasannya

Foto: Ladiestory.id

Ladiestory.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengajak semua orang yang telah divaksin penuh untuk  tetap memakai masker dan menjaga protokol dengan benar.

Pengawasan ketat ini didasari dari munculnya varian corona Delta yang lebih menular dan lebih mematikan. Pertama kali ditemukan Varian Delta ada di India sehingga menyebabkan tsunami corona terjadi di negeri Bollywood.

Foto: indozone

Laporan mengenai pemberian vaksin corona untuk masyarakat Indonesia sedang berlangsung dan menyebar di seluruh pulau. Total penerima vaksin di saat ini kurang lebih dari 500 ribu orang sudah mendapatkan vaksin, dimulai dari tenaga medis sebagai garda terdepan yang pertama divaksin.

Pemberian vaksin dilakukan sebanyak dua dosis alias dua kali suntik.  Namun, masker tetap wajib digunakan karena meski sudah mendapatkan suntikan vaksin corona sebanyak dua kali kemungkinan terkena virus masih ada.

Para ahli, baik dari dalam maupun luar negeri tetap mengimbau penggunaan masker guna melindungi diri dari penularan dan menularkan virus ke orang lain. 

Pendapat Dari Beberapa Ahli 

Tetap pakai masker
Foto: Ladiestory.id

"Orang tidak bisa merasa aman hanya karena mereka disuntik dua dosis (vaksin). Mereka masih perlu melindungi diri mereka sendiri," kata Asisten Direktur Jenderal WHO untuk Akses ke Obat-Obatan dan produk kesehatan, Dr. Mariangela Simao dikutip CNBC Internasional

"Vaksin saja tidak akan menghentikan penularan komunitas. Masyarakat perlu terus menggunakan masker secara konsisten, berada di ruang yang berventilasi, kebersihan tangan, jarak fisik, hindari berkerumun. Ini masih menjadi sangat penting, bahkan jika Anda divaksinasi ketika Anda memiliki transmisi komunitas yang sedang berlangsung."

Komentar ini muncul saat banyak negara yang telah memvaksin setengah populasi mulai menghapus kewajiban memakai masker dan protokol kesehatan.

Riford mencatat bahwa saran COVID-19 CDC untuk orang yang divaksinasi tidak diukir di atas batu. “Panduan ini dapat berubah saat kita mempelajari lebih lanjut tentang cakupan vaksin dan  bagaimana kaitannya dengan varian COVID-19,” katanya kepada Healthline.

Tindakan Tegas untuk Tetap Pakai Masker

Tetap pakai masker
Foto: Ladiestory.id

Faktanya, Dr. Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, mengatakan akhir pekan lalu di State of the Union CNN bahwa pemerintah federal sedang mempertimbangkan apakah akan menerapkan kembali mandat masker pada orang Amerika yang divaksinasi untuk membantu menahan penyebaran virus varian delta COVID-19.

Mutasi terbaru COVID-19 sangat menular dan telah menyebabkan sejumlah tes positif di antara orang yang divaksinasi dan meningkatnya jumlah kasus serius dan terkadang fatal di antara orang yang tidak divaksinasi.

Beberapa pemerintah daerah, seperti kota Los Angeles, juga telah kembali mewajibkan masker di tempat umum dalam ruangan dalam menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Meskipun vaksin COVID-19 adalah penanganan yang dapat melawan COVID-19, faktanya vaksin memberikan perlindungan 100 persen dari virus.

Selain itu, strategi mitigasi risiko mungkin masih perlu diadopsi oleh individu yang divaksinasi penuh. Namun, hal ini perlu didukung dengan melakukan tindakan perlindungan terbaik dengan menggunakan masker wajah. Fungsi dari pemakaian masker adalah untuk menghindari dari penyebaran virus.

Berita Terkait