COD: Pengertian, Cara Kerja, Risikonya

Senin, 14 Juni 2021 | 20:58:33

Astri Supriyati

Penulis : Astri Supriyati

COD: Pengertian, Cara Kerja, Risikonya

Foto: Ladiestory.id

Semakin modern zaman, semakin berkembang pula teknologi yang membantu menunjang berbagai aspek kehidupan. Di era digital seperti ini kehadiran e-commerce cukup diminati sebagian besar masayarakat.

Kegiatan berbelanja secara daring dapat dilakukan oleh siapa saja dalam satu klik. Pembeli tak perlu repot-repot ke pasar atau mall untuk mendapatkan barang yang diinginkan.

Semua sudah tersedia dalam genggaman. Pilihan barang yang ditawarkan pun beragam, mulai dari produk fashion, rumah tangga, hingga kebutuhan pokok.

Yang namanya transaksi jual beli pasti membutuhkan uang sebagai alat tukar. Saat berbelanja online, seller atau marketplace menyediakan beragam bentuk pembayaran. Biasanya, pembeli dapat membayar melalui transfer bank, uang digital, bayar di minimarket, dsb.

Selain itu, ada pula seller atau marketplace yang menerima pembayaran dengan sistem cash on delivery atau biasa disingkat COD. Lalu, apa sih pengertian COD, cara kerjanya, dan risiko dari transaksi ini? Berikut ulasannya.

Pengertian COD

Cash on Delivery (COD) adalah transaksi yang melibatkan pertemuan langsung antara penjual dan pembeli di tempat dan waktu sesuai kesepakatan.

Penjual atau seller akan membawa barang dagangannya sesuai waktu dan tempat yang sudah disepakati pembeli. Setelah memeriksa barang yang hendak dibeli, pembeli dapat membayar sesuai harga kesepakatan.

Seiring dengan masifnya berbelanja secara online, pengertian COD sudah bergeser. Dalam berbelanja di marketplace, COD bukan lagi menjadi pertemuan antara penjual dan pembeli.

COD menjadi metode pembayaran yang dapat dibayarkan di tempat. Artinya, pembeli membayar barang tersebut saat paket atau barangnya diantar ke rumah oleh kurir.

Cara Kerja COD

Jika sudah mengetahui pengertian COD, lalu seperti apa cara kerjanya? Bagaimana jika ingin bertransaksi dengan metode pembayaran ini?

Seperti yang sudah diulas sebelumnya, transaksi COD terjadi saat penjual dan pembeli bertemu secara langsung, sesuai kesepakatan.

Awal dari transaksi ini, biasanya penjual mengunggah foto barang yang hendak dijual. Jika pembeli berminat, ia dapat menghubungi pihak penjual untuk berdiskusi tentang barang tersebut.

Nantinya, penjual akan membawa barang fisik dari produk yang ditawarkan. Pembeli dapat melihat dan memeriksa barang tersebut, apakah sesuai dengan yang dipesan atau tidak. Setelah itu pembeli membayar sesuai dengan harga yang telah disepakati.

Transaksi tersebut berlaku jika kamu atau pembeli menghubungi seller secara langsung, dan bersepakat untuk melakukan transaksi COD.

Seiring dengan maraknya penggunaan ponsel pintar, kamu dapat membeli barang melalui pihak ketiga atau marketplace. Untuk memudahkan pembayaran bagi mereka yang belum memiliki akun bank atau masih awam dengan belanja online, beberapa marketplace menyediakan metode pembayaran COD.

Di sini, pembeli dapat berdiskusi dengan penjual terkait produk yang ditawarkan. Lalu memesannya melalui marketplace dan memilih COD sebagai metode pembayaran.

Nantinya, pembeli tidak akan bertemu langsung dengan sang penjual melainkan membayar pada kurir saat paket atau barang tiba.

Sebelum membayar paket secara tunai sesuai harga, pembeli tidak diperkenankan membuka isi paket. Jika barang tidak sesuai atau cacat, pembeli dapat melakukan komplain pada seller melalui fitur yang disediakan marketplace.

Risiko

Walau COD menjadi salah satu metode pembayaran yang diminati dan mudah, namun bertransaksi melalui COD juga memiliki risiko:

Bagi penjual metode COD bisa merugikan jika pembeli membatalkan transaksi dengan berbagai alasan, karena penjual sudah meluangkan waktu, tenaga, dan biaya. Penjual juga memiliki risiko menerima uang palsu dari pembeli yang tidak amanah.

Baik penjual maupun pembeli, rentan risiko kejahatan. Untuk itu, buat kesepakatan untuk melakukan transaksi COD di tempat umum dan terbuka.

Bagi kurir, metode pembayaran COD juga memiliki risiko. Banyak kurir menjadi sasaran amukan pembeli karena isi paket atau barang tidak sesuai.

Setelah tahu apa itu pengertian COD, cara kerjanya, dan risikonya, harapannya dapat berlaku lebih bijak dalam berbelanja dan bertransaksi. Saat memilih untuk menggunakan metode pembayaran COD di marketplace, pahami bahwa kurir tidak bertanggung jawab jika ada isi paket tidak sesuai pesanan. Sebaliknya, kamu dapat mengajukan komplain pada pihak seller.