Dari Model Jadi Ibu Rumah Tangga dan Pebisnis, Begini Kisah Caesa Ramadhanis

Kamis, 18 Januari 2024 | 18:25:00

Aldeta Prasasti

Penulis : Aldeta Prasasti

Dari Model Jadi Ibu Rumah Tangga Dan Pebisnis, Begini Kisah Caesa Ramadhanis

Caesa Ramadhanis. (Instagram.com/caesadhanisa)

Ladiestory.id - Menjadi seorang ibu adalah anugerah bagi sebagian besar wanita. Salah satunya bagi Caesa Ramadhanis, ibu muda yang kini telah memiliki dua orang anak.

Caesa Ramadhanis adalah wanita muda dengan karir yang terbilang mumpuni. Ia adalah seorang content creator, model, bahkan presenter televisi. Namun, semua pekerjaan itu harus ia tinggalkan setelah menikah dengan sang suami. Meski begitu, sang suami tidak pernah melarang Caesa Ramadhanis untuk terus berkarir.

"After married bener-bener setelah hari ketiga kita langsung pindah semuanya ke Bali. Nah suami tuh Balinya kota kecil, Bali Utara, kayak jauh dari peradaban, aku yang biasanya hectic ngapa-ngapain tiba-tiba gak ngapa-ngapain,” ungkap Caesa kepada tim Ladiestory.id, pada Selasa (16/1/2024).

“Aku sebelum married udah ngobrol sama suami ‘kalo gue kerja gimana?’ dia sebenernya gak pernah ada larangan untuk aku kerja gitu, karena kita gak ada yang tau umur, jadi aku sama dia mempersiapkan kalo salah satu dari kita nggak ada kita harus tetep hidup, anak-anak tetap bisa fight, settle masa depannya,” sambungnya.

Caesa Ramadhanis. (Instagram.com/caesadhanisa)

Basic-nya yang merupakan seorang wanita karir membuat Caesa Ramadhanis pun enggan berdiam diri meski sudah berstatus menjadi seorang istri dan ibu. Tekadnya yang kuat membuat wanita berusia 29 tahun itu nekat membangun bisnis clothing line sendiri tanpa modal pengetahuan tentang bisnis atau pun fashion.

Ia memulai bisnisnya dari nol dengan riset dan mempelajari semua hal tentang fashion seorang diri saat tengah mengandung anak pertamanya. Meski beberapa kali gagal, Caesa tetap bangkit dan mencoba berbagai cara hingga akhirnya, bisnisnya mulai dikenal pada tahun ketiga.

Berawal menjadi seorang model, presenter, serta content creator yang tidak memiliki ilmu dasar tentang bisnis dan fashion, tentu membuat Caesa mengalami beberapa kesulitan. Namun, tekad dan keyakinan serta konsistensi yang ia terapkan membuatnya berhasil mempertahankan bisnis clothing line rumahan miliknya.

Tidak hanya tekad, keyakinan, dan konsisten, Caesa juga menjelaskan bahwa dukungan sang suami untuknya juga berperan penting dalam kesuksesan bisnisnya.

Meski kini bisnisnya mulai berkembang pesat, Caesa Ramadhanis tetap tidak lupa akan tanggung jawabnya sebagai seorang istri dan ibu. Ia sangat tahu bagaimana cara membagi waktu antara keluarga dan pekerjaannya.

Keluarga Caesa Ramadhanis. (Instagram.com/caesadhanisa)

“Aku tau tanggung jawab aku sebagai orang tua, kayak misalkan pagi aku tetep bangunin anak mandi, nyuapin, berangkat sekolah aku drop. Aku bagi waktu siangnya aku fokus ke kerjaan, sore aku juga fokus ke kerjaan, kemudian malam udah bener-bener sampai rumah aku gak akan bales kerjaan sama sekali, aku pure main sama anak-anak,” tutur Caesa.

“Jadi aku ingin produktif dan tanggung jawab, peran aku kan banyak, istri iya, orang tua iya, aku pun masih punya kehidupan yang gak bisa aku tinggalin, jadi gimana caranya make it balance aja, aku gak mau mengorbankan sesuatu berlebih,” lanjutnya.

Sudah mencoba sendiri struggle menjadi ibu sekaligus pebisnis, Caesa Ramadhanis pun berpesan kepada semua ibu rumah tangga yang juga ingin produktif tanpa harus melewatkan pertumbuhan anak-anaknya. Menurutnya, kuncinya adalah berani melangkah, mencoba, yakin dan konsisten.

“Aku punya taktik sendiri di otak aku yang nggak bisa aku jelasin ke orang kayak ‘oh gua harus ngerjain kerjaan jam 3 karena anakku lagi tidur siang, ini jam 12 pulang sekolah, gua gantiin bajunya, langsung gua tidurin’ jadi pas aku berangkat gak drama dan pas aku pulang dia tetap happy gitu,” jelas Caesa.

Keluarga Caesa Ramadhanis. (Instagram.com/caesadhanisa)

Caesa juga berpendapat bahwa memiliki asisten untuk membantu menjaga anak atau dalam urusan rumah sangat diperbolehkan agar keyakinan untuk berbisnis tidak goyah.

“Menurut aku, kita nge-hire asisten itu gapapa bukan berarti kita pindah tangankan kerjaan kita, jadi dia tuh hanya membantu tugasnya, ketika kita ada yang bantu, kita bisa menghasilkan lebih besar, kenapa enggak?” ucapnya.

“Harus yakin dulu sama diri sendiri, kalo udah yakin pasti konsisten, kalo udah jalan, punya karyawan apalagi, lo gak mungkin setengah-setengah, kalo punya tanggung jawab, di pundak lo berat banyak yang bergantung, lo pasti akan berpikir giman caranya mendapatkan nominal segini bulan ini,” pungkasnya.