Mau Menikah? Ini 5 Hal yang Harus Disiapkan

Minggu, 12 Juni 2022 | 00:01:00

Gendis Ayu

Penulis : Gendis Ayu

Mau Menikah? Ini 5 Hal Yang Harus Disiapkan

Ilustrasi menikah. (Special)

Ladiestory.id - Hubungan pernikahan jauh berbeda dengan pacaran. Pasalnya dalam pernikahan membutuhkan banyak hal, seperti tanggung jawab, keseriusan hati, hingga komitmen. 

Bahkan, bermodal kesetiaan saja tidak cukup dalam membangun rumah tangga. Dibutuhkan kesiapan dari masing-masing individu dalam membangun rumah tangga. 

Ada beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum menikah. Apa saja hal yang harus dipersiapkan sebelum menikah?

Siap Berkompromi

Ilustrasi pasangan berkompromi. (Special)

Salah satu hal yang wajib dipersiapkan sebelum nikah adalah sikap siap berkompromi. Tidak hanya berkompromi, Kamu juga harus siap untuk berkorban. Pasalnya, hidupmu bukan lagi milik diri sendiri. Hari-harimu juga tidak akan disibukkan dengan diri sendiri. 

Akan ada beberapa kegiatan yang tidak bisa Kamu lakukan lagi demi kebahagiaan bersama, seperti Kamu tidak akan bisa nongkrong setiap malam bersama teman-teman. 

Kamu harus bisa menekan ego sendiri. Pasalnya, sudah memiliki suami yang harus diurus. Ketika Kamu sudah menikah, harus siap berkorban segalanya, mulai dari waktu, tenaga, hingga uang. 

Tahu Bagaimana Meredam Amarah 

Ilustrasi pasangan merajuk. (Special)

Pertengkaran kerap menjadi problem utama dalam rumah tangga. Terutama pada pengantin baru yang masih beradaptasi. 

Mungkin beberapa orang berpikir jika pengantin baru akan bahagia. Sebaliknya, beberapa bulan setelah menikah mulai timbul beberapa konflik. Pasalnya, ada beberapa hal yang baru kita tahu tentang pasangan setelah menikah, seperti kita baru tahu jika dia memiliki kebiasaan menaruh handuk di kasur. 

Itu sebagai contoh yang sederhana namun bisa menimbulkan amarah. Sehingg,a sebelum menikah kita harus tahu bagaimana cara meredam amarah. 

Selain itu, meredam amarah diri sendiri juga sangat perlu dilakukan. Terkadang meredam amarah diri sendiri jauh lebih sulit, apalagi jika memiliki ego yang tinggi. 

Kamu harus belajar meredakan amarah dan mengajak bicara pasangan saat sama-sama kepala sudah dingin. Jika ego masih ada dalam diri, amarah tak kunjung hilang. Terlebih dalam keluarga, masalah harus dibahas hingga menemukan jalan keluar.

Hargai Perbedaan

Ilustrasi pasangan. (Special)

Semua orang pasti memiliki perbedaan. Bahkan, orang kembar pun tetap memiliki perbedaan. Apalagi, dua insan yang disatukan menjadi sebuah keluarga.

Banyak orang mengatakan dua kepala yang dijadikan satu. Tentu hal tersebut tidak mudah. Pasalnya, lagi-lagi kita harus menekan ego kita sendiri. Inilah yang harus dipersiapkan saat sebelum menikah. 

Kamu harus menimbang dirimu sendiri apakah sudah memiliki kemampuan untuk memahami prinsip satu sama lain. Hal ini bisa dikomunikasikan dan didiskusikan terhadap pasangan sebelum menikah. 

Sebisa mungkin, kalian berdua harus menemukan jalan tengah untuk setiap perbedaan. Hal ini menjadi salah satu upaya agar lebih banyak menemukan kesamaan. 

Mandiri dan Stabil Kelola Uang 

Ilustrasi pasangan mengelola keuangan. (Special)

Finansial menjadi salah satu hal yang krusial dalam rumah tangga. Oleh sebab itu, Kamu harus membicarakannya bersama pasangan sebelum menikah. 

Diskusikan siapa yang akan membayar listrik hingga uang bulanan rumah tangga. Tak hanya itu, kalian berdua juga harus memastikan sudah mandiri dan stabil mengelola keuangan. 

Jangan sampai, sudah menikah namun masih minta uang ke orang tua. Sehingga kalian, harus bisa mengelola uang untuk segala kebutuhan keluarga. Selain itu, Kamu dan pasangan juga harus saling terbuka soal keuangan, mulai dari pendapatan, pengeluaran, bahkan perihal utang.

Berhenti Berbagi Detail Kehidupan Cintamu 

Ilustrasi pasangan menikah. (Special)

Saat masih pacaran, terkadang perempuan suka curhat ke sahabat dan teman-temannya jika sedang ada masalah dengan pasangan. Bahkan, perempuan kerap membagikan kebiasaan dan keburukan pasangan ke sahabat. 

Nanun ingatlah, saat sudah sah menikah, aib pasangan menjadi aibmu juga. Sehingga, Kamu tidak pantas jika membagikan detail kehidupanmu dengan pasangan pada sahabat. 

Poin ini bukan berarti Kamu tidak boleh curhat ke sahabat. Namun, Kamu harus tahu batasan-batasan sebagai seorang istri.

s